Relawan Pamer Aplikasi Sahabat Ganjar Ke Warga Tegal Dan Pemalang

Relawan Sahabat Ganjar menggunakan aplikasi yang namanya sama dengan organisasi tersebut saat membagikan sembako ke warga Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (27/2).

Aplikasi yang memiliki tingkat akurasi pendataan yang tinggi itu digunakan untuk mencegah terjadi pengulangan bagi warga penerima sembako.

Termasuk, menghindari adanya kerumunan di tengah penerapan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di dua kota tersebut.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sahabat Ganjar Jawa Tengah, Parikesit Sosrodihardjo mengatakan bahwa penggunaan aplikasi Sahabat Ganjar sangat efektif dalam upaya mendukung kebijakan pemerintahan. Sebab, segala aktivitas yang dilakukan ini tidak akan menimbulkan kerumunan masyarakat.

“Dengan aplikasi yang dimiliki Sahabat Ganjar, akan menambah efektivitas dalam melakukan pendataan yang sudah mendapatkan bantuan. Kita juga bisa melihat berbagai macam kegiatan lain yang dilakukan di beberapa daerah, dari menu dan tools yang ada didalam aplikasi,” kata Kesit seperti dalam keterangan tertulis yang diterima RM.id Minggu (27/2).

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sahabat Ganjar Pemalang Eko Kusworo Nugroho menambahkan, PPKM yang kembali diterapkan tidak menyurutkan niat pihaknya untuk terus berbagi kepada masyarakat.

Sebab, tidak sedikit masyarakat yang berpotensi terkena dampak dari pemberlakuan aturan yang berfungsi mencegah penularan Covid-19 itu.

“Bagi-bagi sembako adalah cara Sahabat Ganjar untuk berbagi dan menunjukan kepedulian kepada masyarakat. Harapannya agar bisa membantu kebutuhan masyarakat selama PPKM,” ujar Eko.

 

Setelah membagi-bagikan sembako, relawan Sahabat yang kini dinahkodai Gus Nahib melakukan aksi larisin dagangan para pelaku UMKM, serta membranding stiker “Sahabat Ganjar” di setiap gerobak dagangan para pelaku UMKM. [DNU]

]]> Relawan Sahabat Ganjar menggunakan aplikasi yang namanya sama dengan organisasi tersebut saat membagikan sembako ke warga Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (27/2).

Aplikasi yang memiliki tingkat akurasi pendataan yang tinggi itu digunakan untuk mencegah terjadi pengulangan bagi warga penerima sembako.

Termasuk, menghindari adanya kerumunan di tengah penerapan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di dua kota tersebut.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sahabat Ganjar Jawa Tengah, Parikesit Sosrodihardjo mengatakan bahwa penggunaan aplikasi Sahabat Ganjar sangat efektif dalam upaya mendukung kebijakan pemerintahan. Sebab, segala aktivitas yang dilakukan ini tidak akan menimbulkan kerumunan masyarakat.

“Dengan aplikasi yang dimiliki Sahabat Ganjar, akan menambah efektivitas dalam melakukan pendataan yang sudah mendapatkan bantuan. Kita juga bisa melihat berbagai macam kegiatan lain yang dilakukan di beberapa daerah, dari menu dan tools yang ada didalam aplikasi,” kata Kesit seperti dalam keterangan tertulis yang diterima RM.id Minggu (27/2).

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sahabat Ganjar Pemalang Eko Kusworo Nugroho menambahkan, PPKM yang kembali diterapkan tidak menyurutkan niat pihaknya untuk terus berbagi kepada masyarakat.

Sebab, tidak sedikit masyarakat yang berpotensi terkena dampak dari pemberlakuan aturan yang berfungsi mencegah penularan Covid-19 itu.

“Bagi-bagi sembako adalah cara Sahabat Ganjar untuk berbagi dan menunjukan kepedulian kepada masyarakat. Harapannya agar bisa membantu kebutuhan masyarakat selama PPKM,” ujar Eko.

 

Setelah membagi-bagikan sembako, relawan Sahabat yang kini dinahkodai Gus Nahib melakukan aksi larisin dagangan para pelaku UMKM, serta membranding stiker “Sahabat Ganjar” di setiap gerobak dagangan para pelaku UMKM. [DNU]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories