Real Madrid Vs Chelsea Panasnya Rivalitas Striker Prancis… .

Real Madrid akan menjamu Chelsea pada leg pertama babak semifinal Liga Champions 2020/21, dini hari nanti WIB. Duel di Estadio Alfredo Di Stefano ini dibumbui banyak hal yang sangat menarik.

Bicara reputasi di kompetisi elite ini, Madrid jauh lebih superior. Madrid adalah pemegang rekor 13 gelar juara (1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002, 2014, 2016, 2017, 2018). Sementara itu, Chelsea baru pernah sekali menjuarai kompetisi ini, yaitu pada 2012.

Namun, Chelsea punya catatan bagus, yakni belum pernah kalah lawan Madrid. Sebelumnya, Chelsea telah mengalahkan Madrid di final European Cup Winners’ Cup 1971 (1-1, replay 2-1) dan di final UEFA Super Cup 1998 (1-0).

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, juga belum pernah kalah melawan Madrid. Tuchel sebelumnya menghadapi Madrid bersama Borussia Dortmund di fase grup Liga Champions 2016/17 (2-2 kandang, 2-2 tandang) dan bersama PSG di fase grup musim lalu (3-0 kandang, 2-2 tandang).

Sisi menarik lainnya adalah reuni para pemain. Eden Hazard dan Thibaut Courtois dari kubu Madrid merupakan dua eks pemain Chelsea. Sementara Mateo Kovacic dan Marcos Alonso dari pihak Chelsea adalah dua eks pemain Madrid.

Namun, ada satu yang sifatnya ‘panas’. Itu melibatkan striker Madrid, Karim Benzema, dan striker Chelsea, Olivier Giroud. Dua pemain ini adalah ‘musuh’ di tim nasional Prancis. Sejak beberapa tahun lalu, Benzema belum pernah dipanggil ke Timnas, dan pelatih Didier Deschamps lebih memilih Giroud. Laga ini bisa menjadi ajang pembuktian bagi Benzema, terutama jika Giroud juga turun ke lapangan.

Madrid maupun Chelsea sama-sama telah menyingkirkan wakil dari negara lawan di fase knockout musim ini. Madrid menyingkirkan Liverpool di perempat final dengan agregat 3-1 berkat gol-gol Vinicius Junior (2) dan Marco Asensio pada leg pertama di Estadio Alfredo Di Stefano.

Sedangkan Chelsea, mengeliminasi rival sekota Real Madrid, yakni Atletico Madrid di babak 16 besar, di mana Chelsea menang agregat 3-0 (1-0 tandang, 2-0 kandang).

Dari sisi performa, dua tim ini sama-sama cukup meyakinkan. Madrid racikan Zinedine Zidane tak terkalahkan dalam 17 laga terakhirnya di semua ajang. Sementara Chelsea-nya Tuchel baru menelan dua kekalahan dalam 21 pertandingan.

Chelsea masih tak terkalahkan dalam laga-laga tandangnya di semua kompetisi. Manajer Chelsea, Thomas Tuchel menantikan duel menghadapi Real Madrid. Ia menilai, laga ini bakal menghadirkan pengalaman yang dibutuhkan timnya untuk berkembang.

“Saat Anda bermain melawan Real Madrid, itu tidak mungkin tidak sulit karena mereka adalah tim paling berpengalaman dalam kompetisi ini,” ujar Tuchel, dikutip situs resmi Chelsea.  [JON/NET]

]]> .
Real Madrid akan menjamu Chelsea pada leg pertama babak semifinal Liga Champions 2020/21, dini hari nanti WIB. Duel di Estadio Alfredo Di Stefano ini dibumbui banyak hal yang sangat menarik.

Bicara reputasi di kompetisi elite ini, Madrid jauh lebih superior. Madrid adalah pemegang rekor 13 gelar juara (1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002, 2014, 2016, 2017, 2018). Sementara itu, Chelsea baru pernah sekali menjuarai kompetisi ini, yaitu pada 2012.

Namun, Chelsea punya catatan bagus, yakni belum pernah kalah lawan Madrid. Sebelumnya, Chelsea telah mengalahkan Madrid di final European Cup Winners’ Cup 1971 (1-1, replay 2-1) dan di final UEFA Super Cup 1998 (1-0).

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, juga belum pernah kalah melawan Madrid. Tuchel sebelumnya menghadapi Madrid bersama Borussia Dortmund di fase grup Liga Champions 2016/17 (2-2 kandang, 2-2 tandang) dan bersama PSG di fase grup musim lalu (3-0 kandang, 2-2 tandang).

Sisi menarik lainnya adalah reuni para pemain. Eden Hazard dan Thibaut Courtois dari kubu Madrid merupakan dua eks pemain Chelsea. Sementara Mateo Kovacic dan Marcos Alonso dari pihak Chelsea adalah dua eks pemain Madrid.

Namun, ada satu yang sifatnya ‘panas’. Itu melibatkan striker Madrid, Karim Benzema, dan striker Chelsea, Olivier Giroud. Dua pemain ini adalah ‘musuh’ di tim nasional Prancis. Sejak beberapa tahun lalu, Benzema belum pernah dipanggil ke Timnas, dan pelatih Didier Deschamps lebih memilih Giroud. Laga ini bisa menjadi ajang pembuktian bagi Benzema, terutama jika Giroud juga turun ke lapangan.

Madrid maupun Chelsea sama-sama telah menyingkirkan wakil dari negara lawan di fase knockout musim ini. Madrid menyingkirkan Liverpool di perempat final dengan agregat 3-1 berkat gol-gol Vinicius Junior (2) dan Marco Asensio pada leg pertama di Estadio Alfredo Di Stefano.

Sedangkan Chelsea, mengeliminasi rival sekota Real Madrid, yakni Atletico Madrid di babak 16 besar, di mana Chelsea menang agregat 3-0 (1-0 tandang, 2-0 kandang).

Dari sisi performa, dua tim ini sama-sama cukup meyakinkan. Madrid racikan Zinedine Zidane tak terkalahkan dalam 17 laga terakhirnya di semua ajang. Sementara Chelsea-nya Tuchel baru menelan dua kekalahan dalam 21 pertandingan.

Chelsea masih tak terkalahkan dalam laga-laga tandangnya di semua kompetisi. Manajer Chelsea, Thomas Tuchel menantikan duel menghadapi Real Madrid. Ia menilai, laga ini bakal menghadirkan pengalaman yang dibutuhkan timnya untuk berkembang.

“Saat Anda bermain melawan Real Madrid, itu tidak mungkin tidak sulit karena mereka adalah tim paling berpengalaman dalam kompetisi ini,” ujar Tuchel, dikutip situs resmi Chelsea.  [JON/NET]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories