Rangkul IPB, Mas Menteri Genjot Kapasitas SDM Ekonomi Kreatif .

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menekankan pentingnya kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor ekonomi kreatif.

Menurutnya pandemi Covid-19 adalah waktu yang tepat untuk investasi SDM ekonomi kreatif. Untuk itu, diperlukan kerjasama dengan perguruan tinggi guna mewujudkan hal tersebut.

“Saya yakin di tahun 2021 sektor ekonomi kreatif akan meningkat. Untuk itu saya mengajak perguruan tinggi untuk sama-sama gerak bersama untuk kembangkan tiga pilar. Yaitu inovasi, adaptasi dan kolaborasi,” kata Sandi dalam keterangannya, Kamis (1/7).

Dia menjelaskan saat ini lebih dari 19 juta penduduk Indonesia menggantungkan hidupnya di sektor ekonomi kreatif. Karenanya untuk mencetak SDM berkualitas, ia mendorong setiap lini ekonomi kreatif bermitra dengan institusi pendidikan.

“Pariwisata dan ekonomi kreatif perlu SDM berkualitas. Di tengah situasi pandemi ini semakin banyak berkolaborasi akan semakin baik,” terangnya.

Gagasan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku ekonomi kreatif baru yang melek teknologi dan mampu bersaing di tengah ketatnya ekosistem digitalisasi.

“Para pelaku ekonomi kreatif baru, para entrepreneur di kalangan perguruan tinggi diharapkan bisa bergabung di program Baparekraf Digital Entrepreneurship, yakni pelaku usaha kreatif yang mentransformasikan usahanya ke dalam teknologi digital,” ujar Mas Menteri itu.

Sementara itu, Wakil Rektor bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB, Drajat Martianto mengungkapkan, Corona memang membawa dampak luar biasa di berbagai bidang, termasuk ekonomi.

“Sebagai insan perguruan tinggi dan terlatih dengan jiwa pembelajar, kita harus bisa mengambil hikmah dari hal-hal yang menimbulkan tekanan. Ada peluang terbuka dan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Menurutnya ada banyak sektor yang membutuhkan kreativitas tinggi. Termasuk yang dilakukan Dewan Guru Besar IPB yang berupaya mencari gagasan baru terkait sumber-sumber ekonomi kreatif yang memiliki nilai tambah, dan membuka peluang baru. [UMM]

]]> .
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menekankan pentingnya kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor ekonomi kreatif.

Menurutnya pandemi Covid-19 adalah waktu yang tepat untuk investasi SDM ekonomi kreatif. Untuk itu, diperlukan kerjasama dengan perguruan tinggi guna mewujudkan hal tersebut.

“Saya yakin di tahun 2021 sektor ekonomi kreatif akan meningkat. Untuk itu saya mengajak perguruan tinggi untuk sama-sama gerak bersama untuk kembangkan tiga pilar. Yaitu inovasi, adaptasi dan kolaborasi,” kata Sandi dalam keterangannya, Kamis (1/7).

Dia menjelaskan saat ini lebih dari 19 juta penduduk Indonesia menggantungkan hidupnya di sektor ekonomi kreatif. Karenanya untuk mencetak SDM berkualitas, ia mendorong setiap lini ekonomi kreatif bermitra dengan institusi pendidikan.

“Pariwisata dan ekonomi kreatif perlu SDM berkualitas. Di tengah situasi pandemi ini semakin banyak berkolaborasi akan semakin baik,” terangnya.

Gagasan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku ekonomi kreatif baru yang melek teknologi dan mampu bersaing di tengah ketatnya ekosistem digitalisasi.

“Para pelaku ekonomi kreatif baru, para entrepreneur di kalangan perguruan tinggi diharapkan bisa bergabung di program Baparekraf Digital Entrepreneurship, yakni pelaku usaha kreatif yang mentransformasikan usahanya ke dalam teknologi digital,” ujar Mas Menteri itu.

Sementara itu, Wakil Rektor bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB, Drajat Martianto mengungkapkan, Corona memang membawa dampak luar biasa di berbagai bidang, termasuk ekonomi.

“Sebagai insan perguruan tinggi dan terlatih dengan jiwa pembelajar, kita harus bisa mengambil hikmah dari hal-hal yang menimbulkan tekanan. Ada peluang terbuka dan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Menurutnya ada banyak sektor yang membutuhkan kreativitas tinggi. Termasuk yang dilakukan Dewan Guru Besar IPB yang berupaya mencari gagasan baru terkait sumber-sumber ekonomi kreatif yang memiliki nilai tambah, dan membuka peluang baru. [UMM]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories