Ramadan, Home Credit Salurkan Pembiayaan Elektronik Rp 542 M

Geliat belanja masyarakat kembali agresif selama bulan Ramadan tahun ini. PT Home Credit Indonesia (Home Credit) berhasil meningkatkan penyaluran pembiayaan selama Ramadan.

Pada periode 13 April-13 Mei 2021, jumlah pembiayaan barang elektronik yang berhasil disalurkan Home Credit mencapai Rp 542 miliar. Angka ini meningkat sekitar 3,5 kali lipat dibanding Ramadan tahun lalu. 

Jumlah pelanggan yang menggunakan fasilitas pembiayaan Home Credit pada periode Ramadan tahun ini juga naik secara signifikan yaitu 2,5 kali lipat dibandingkan Ramadan tahun lalu. Hingga akhir Mei 2021, Home Credit mencatat ada sekitar 5 juta pelanggan yang telah dilayani di Indonesia.

Tren belanja selama Ramadan tahun ini bisa dilihat dari komposisi total kontrak pembiayaan barang di toko. Di mana pelanggan Home Credit paling banyak mengajukan pembiayaan untuk gadget, laptop, dan smartphone (66 persen), setelah itu barang elektronik dan TV (18 persen). Selebihnya, sebanyak 10 persen dari total kontrak ditujukan untuk pembiayaan furnitur, diikuti jenis barang lain seperti aksesoris mobil, fesyen, dsb.

Selain itu, pembiayaan yang disalurkan Home Credit untuk modal kerja usaha kecil dan menengah juga berjalan baik. Sepanjang Ramadan, Home Credit berhasil menyalurkan pembiayaan sekitar Rp 115 miliar. Sejak diluncurkan Maret lalu, Home Credit telah mendukung 31.200 pelaku usaha per akhir Mei 2021.

Direktur Utama Home Credit Indonesia Animesh Narang mengatakan, sudah memprediksi bahwa Ramadan tahun ini pembiayaan alam meningkat. Pasalnya, meskipun ada pelarangan mudik, namun masyarakat tetap menjalankan beberapa tradisi Ramadan seperti mengirimkan hadiah atau parsel untuk menjalin silaturahmi. 

“Kami juga melihat survey Bank Indonesia pada bulan April 2021 yang menunjukkan indeks keyakinan konsumen yang mencapai poin tertinggi sejak adanya pandemi, yaitu 101,5,” ujarnya, Senin (14/6).

Peningkatan ini juga tak lepas dari usaha pemerintah yang terus berupaya menciptakan iklim positif sehingga dapat menggenjot konsumsi masyarakat dan bantu industri pembiayaan untuk kembali bertumbuh.

 Lebih lanjut, Animesh juga menjelaskan bahwa Home Credit mengutamakan untuk selalu meningkatkan setiap layananny. Khususnya untuk selalu memperbaiki customer journey yang serba digital berdasarkan berbagai masukan yang diterima sepanjang proses pembiayaan berjalan. 

Animesh merekomendasikan aplikasi digital My Home Credit bagi para pelanggan yang ingin mengakses berbagai layanan Home Credit dengan mudah. Aplikasi tersebut telah memiliki lebih dari 9,3 juta pengguna terdaftar per 31 Maret 2021. Salah satu keunggulan aplikasi My Home Credit yaitu para pelanggan bisa mendapatkan limit kredit untuk pembiayaan hingga Rp 20 juta dengan uang muka mulai dari 0 persen. [DIT]

]]> Geliat belanja masyarakat kembali agresif selama bulan Ramadan tahun ini. PT Home Credit Indonesia (Home Credit) berhasil meningkatkan penyaluran pembiayaan selama Ramadan.

Pada periode 13 April-13 Mei 2021, jumlah pembiayaan barang elektronik yang berhasil disalurkan Home Credit mencapai Rp 542 miliar. Angka ini meningkat sekitar 3,5 kali lipat dibanding Ramadan tahun lalu. 

Jumlah pelanggan yang menggunakan fasilitas pembiayaan Home Credit pada periode Ramadan tahun ini juga naik secara signifikan yaitu 2,5 kali lipat dibandingkan Ramadan tahun lalu. Hingga akhir Mei 2021, Home Credit mencatat ada sekitar 5 juta pelanggan yang telah dilayani di Indonesia.

Tren belanja selama Ramadan tahun ini bisa dilihat dari komposisi total kontrak pembiayaan barang di toko. Di mana pelanggan Home Credit paling banyak mengajukan pembiayaan untuk gadget, laptop, dan smartphone (66 persen), setelah itu barang elektronik dan TV (18 persen). Selebihnya, sebanyak 10 persen dari total kontrak ditujukan untuk pembiayaan furnitur, diikuti jenis barang lain seperti aksesoris mobil, fesyen, dsb.

Selain itu, pembiayaan yang disalurkan Home Credit untuk modal kerja usaha kecil dan menengah juga berjalan baik. Sepanjang Ramadan, Home Credit berhasil menyalurkan pembiayaan sekitar Rp 115 miliar. Sejak diluncurkan Maret lalu, Home Credit telah mendukung 31.200 pelaku usaha per akhir Mei 2021.

Direktur Utama Home Credit Indonesia Animesh Narang mengatakan, sudah memprediksi bahwa Ramadan tahun ini pembiayaan alam meningkat. Pasalnya, meskipun ada pelarangan mudik, namun masyarakat tetap menjalankan beberapa tradisi Ramadan seperti mengirimkan hadiah atau parsel untuk menjalin silaturahmi. 

“Kami juga melihat survey Bank Indonesia pada bulan April 2021 yang menunjukkan indeks keyakinan konsumen yang mencapai poin tertinggi sejak adanya pandemi, yaitu 101,5,” ujarnya, Senin (14/6).

Peningkatan ini juga tak lepas dari usaha pemerintah yang terus berupaya menciptakan iklim positif sehingga dapat menggenjot konsumsi masyarakat dan bantu industri pembiayaan untuk kembali bertumbuh.

 Lebih lanjut, Animesh juga menjelaskan bahwa Home Credit mengutamakan untuk selalu meningkatkan setiap layananny. Khususnya untuk selalu memperbaiki customer journey yang serba digital berdasarkan berbagai masukan yang diterima sepanjang proses pembiayaan berjalan. 

Animesh merekomendasikan aplikasi digital My Home Credit bagi para pelanggan yang ingin mengakses berbagai layanan Home Credit dengan mudah. Aplikasi tersebut telah memiliki lebih dari 9,3 juta pengguna terdaftar per 31 Maret 2021. Salah satu keunggulan aplikasi My Home Credit yaitu para pelanggan bisa mendapatkan limit kredit untuk pembiayaan hingga Rp 20 juta dengan uang muka mulai dari 0 persen. [DIT]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories