Rachmat Gobel Dorong Krakatau Steel Terapkan Industri Strategis .

Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel melakukan kunjungan ke PT Krakatau Steel (KS), di Royale Krakatau Hotel Convention Hall, Cilegon, Banten, Selasa (16/3). Gobel datang dengan didampingi didampingi beberapa anggota Komisi V DPR dan anggota Komisi VI DPR. 

Kedatangan Gobel dan rombongan diterima langsung jajaran direksi KS. Di antaranya Direktur Utama Silmy Karim, Direktur Produksi Djoko Muliono, Direktur Pengembangan Usaha Purwono Widodo, dan Direktur Komersial Melati Sarnita. 

Dalam sambutannya, Gobel mengatakan, sebagai negara besar, Indonesia harus memiliki visi untuk membangun industri. Bukan hanya sekadar mendorong investasi membangun pabrik atau menciptakan lapangan kerja. 

“Pabrik dan industri serupa tapi tidak sama. Pabrik memiliki pekerja, bangunan, dan bahan baku yang kemudian diproses untuk menghasilkan barang. Sementara industri adalah hal yang kompleks, termasuk pembangunan sumber daya manusia dan lingkungan,” kata politisi Partai Nasdem ini, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (16/3).

Gobel meminta ke jajaran direksi KS untuk menerapkan industri strategis agar perusahaan baja BUMN itu bisa terus bertahan, mampu mengurangi impor, dan tidak mengalami kerugian. Gobel juga meminta pemerintah konsisten dalam mengedepankan dan membangun produk dalam negeri. Tidak sekadar menggaungkan slogan cinta produk dalam negeri. [USU]

]]> .
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel melakukan kunjungan ke PT Krakatau Steel (KS), di Royale Krakatau Hotel Convention Hall, Cilegon, Banten, Selasa (16/3). Gobel datang dengan didampingi didampingi beberapa anggota Komisi V DPR dan anggota Komisi VI DPR. 

Kedatangan Gobel dan rombongan diterima langsung jajaran direksi KS. Di antaranya Direktur Utama Silmy Karim, Direktur Produksi Djoko Muliono, Direktur Pengembangan Usaha Purwono Widodo, dan Direktur Komersial Melati Sarnita. 

Dalam sambutannya, Gobel mengatakan, sebagai negara besar, Indonesia harus memiliki visi untuk membangun industri. Bukan hanya sekadar mendorong investasi membangun pabrik atau menciptakan lapangan kerja. 

“Pabrik dan industri serupa tapi tidak sama. Pabrik memiliki pekerja, bangunan, dan bahan baku yang kemudian diproses untuk menghasilkan barang. Sementara industri adalah hal yang kompleks, termasuk pembangunan sumber daya manusia dan lingkungan,” kata politisi Partai Nasdem ini, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (16/3).

Gobel meminta ke jajaran direksi KS untuk menerapkan industri strategis agar perusahaan baja BUMN itu bisa terus bertahan, mampu mengurangi impor, dan tidak mengalami kerugian. Gobel juga meminta pemerintah konsisten dalam mengedepankan dan membangun produk dalam negeri. Tidak sekadar menggaungkan slogan cinta produk dalam negeri. [USU]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories