Putra Dan Mantu Presiden Resmi Dilantik Jadi Wali Kota Gibran-Bobby Jangan Malu-maluin Jokowi

Putra dan mantu Presiden Jokowi; Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution dilantik sebagai wali kota, Jumat (26/2). Gibran di Solo, Bobby di Medan. Sebagai anak dan mantu orang nomor 1 di republik ini, segala gerak-gerik keduanya akan paling disorot. Karena itu, Gibran dan Bobby selamat bekerja ya. Ingat, jangan malu-maluin Pak Jokowi!

Gibran dan Bobby dilantik pada hari dan waktu yang hampir bersamaan. Bedanya, pelantikan Gibran dilakukan secara virtual oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Sementara Bobby, dilantik secara langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Pelantikan Gibran digelar di Gedung DPRD Solo. Ia tiba di lokasi sekitar pukul 8.10 pagi. Sementara wakilnya, yakni Teguh Prakosa dan istrinya Serlly Yusnita datang lebih pagi, sekitar pukul 7.50.

Gibran keluar dari pintu sebelah kanan mobil jenis SUV warna putih. Senada dengan warna pakaian dinas upacara (PDU) wali kota yang dikenakannya. Lalu menuju pintu sebelah kiri, menggandeng sang istri, Selvi Ananda yang tampil cantik dengan kebaya brokat warna merah.

Hari itu Gibran dilantik berbarengan dengan 16 Kepala Daerah baru Gibran, karena anak presiden, ia datang lengkap dengan pengawalan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Pun demikian dengan Bobby.lainnya se-Jawa Tengah. Istimewanya

Sekitar 10 menit setelah Gibran tiba, acara dimulai. Ganjar yang memimpin pelantikan menyebutkan satu per satu nama kepala daerah yang akan diambil sumpah. Giliran Gibran dan Teguh, keduanya terdengar lantang menyahut Ganjar dengan menyebut jabatan yang diembannya.

Usai pelantikan, Gibran langsung tancap gas. Mencopot PDU-nya, lalu bergegas menuju Pasar Gede. Meninjau lokasi vaksinasi Covid-19. Selesai itu, ia menuju ke DPC PDIP Surakarta. Shalat Jumat di sana.

Kata Gibran, usai dilantik ia bersama wakilnya tidak akan punya waktu libur. Khususnya untuk mengejar target vaksinasi dan pemulihan ekonomi. “Kami hari Sabtu dan Minggu tidak libur,” kata Gibran, Jumat (26/2).

 

Di Sumut, iparnya Gibran yakni Bobby juga dilantik sebagai wali kota. Bobby datang disopirin Wakilnya, Aulia Rachman. Di satu mobil itu pula, istri keduanya ikut mendampingi. Yakni Kahiyang Ayu dan Shaula Arindianty.

Di Sumut, pelantikan pada hari itu digelar dalam dua kloter. Bobby dan Aulia bersama 5 kepala daerah lainnya mendapat kloter pertama, pagi hari. Kloter kedua, pelantikan digelar pukul 2 siang. Ada 5 kepala daerah yang dilantik.

Karena digelar secara langsung, Gubernur Edy menyematkan langsung tanda pangkat ke bahu Bobby. Edy berpesan, agar Kepala Daerah yang baru tidak lama-lama beradaptasi.

“Jangan lah berbuat salah, sudahi lah. Karena satu pun anda berbuat salah, Sumatera Utara ini yang malu,” pesan Edy.

Usai dilantik, Bobby dan wakilnya bergegas menuju Gedung DPRD Kota Medan. Di sana, Bobby pidato perdana dalam rapat paripurna. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi.

“Hari ini tidak ada yang menjadi superhero, kita harus bersama-sama berkolaborasi dan menghilangkan egosentrisme antar lembaga,” ucap Bobby.

Keluar dari Gedung DPRD, Bobby dan Aulia jalan kaki ke kantor wali kota yang berjarak sekitar 100 meter. Di sana, Bobby langsung menggelar rapat tertutup dengan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dari Jakarta, aksi keduanya tak luput dari pantauan partai pendukungnya. Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid tidak menuntut banyak. Cuma satu, tunaikan janji. “Bismillah, mulai saja bekerja menunaikan janjinya,” kata Jazilul kepada Rakyat Merdeka, tadi malam. [SAR]

]]> Putra dan mantu Presiden Jokowi; Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution dilantik sebagai wali kota, Jumat (26/2). Gibran di Solo, Bobby di Medan. Sebagai anak dan mantu orang nomor 1 di republik ini, segala gerak-gerik keduanya akan paling disorot. Karena itu, Gibran dan Bobby selamat bekerja ya. Ingat, jangan malu-maluin Pak Jokowi!

Gibran dan Bobby dilantik pada hari dan waktu yang hampir bersamaan. Bedanya, pelantikan Gibran dilakukan secara virtual oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Sementara Bobby, dilantik secara langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Pelantikan Gibran digelar di Gedung DPRD Solo. Ia tiba di lokasi sekitar pukul 8.10 pagi. Sementara wakilnya, yakni Teguh Prakosa dan istrinya Serlly Yusnita datang lebih pagi, sekitar pukul 7.50.

Gibran keluar dari pintu sebelah kanan mobil jenis SUV warna putih. Senada dengan warna pakaian dinas upacara (PDU) wali kota yang dikenakannya. Lalu menuju pintu sebelah kiri, menggandeng sang istri, Selvi Ananda yang tampil cantik dengan kebaya brokat warna merah.

Hari itu Gibran dilantik berbarengan dengan 16 Kepala Daerah baru Gibran, karena anak presiden, ia datang lengkap dengan pengawalan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Pun demikian dengan Bobby.lainnya se-Jawa Tengah. Istimewanya

Sekitar 10 menit setelah Gibran tiba, acara dimulai. Ganjar yang memimpin pelantikan menyebutkan satu per satu nama kepala daerah yang akan diambil sumpah. Giliran Gibran dan Teguh, keduanya terdengar lantang menyahut Ganjar dengan menyebut jabatan yang diembannya.

Usai pelantikan, Gibran langsung tancap gas. Mencopot PDU-nya, lalu bergegas menuju Pasar Gede. Meninjau lokasi vaksinasi Covid-19. Selesai itu, ia menuju ke DPC PDIP Surakarta. Shalat Jumat di sana.

Kata Gibran, usai dilantik ia bersama wakilnya tidak akan punya waktu libur. Khususnya untuk mengejar target vaksinasi dan pemulihan ekonomi. “Kami hari Sabtu dan Minggu tidak libur,” kata Gibran, Jumat (26/2).

 

Di Sumut, iparnya Gibran yakni Bobby juga dilantik sebagai wali kota. Bobby datang disopirin Wakilnya, Aulia Rachman. Di satu mobil itu pula, istri keduanya ikut mendampingi. Yakni Kahiyang Ayu dan Shaula Arindianty.

Di Sumut, pelantikan pada hari itu digelar dalam dua kloter. Bobby dan Aulia bersama 5 kepala daerah lainnya mendapat kloter pertama, pagi hari. Kloter kedua, pelantikan digelar pukul 2 siang. Ada 5 kepala daerah yang dilantik.

Karena digelar secara langsung, Gubernur Edy menyematkan langsung tanda pangkat ke bahu Bobby. Edy berpesan, agar Kepala Daerah yang baru tidak lama-lama beradaptasi.

“Jangan lah berbuat salah, sudahi lah. Karena satu pun anda berbuat salah, Sumatera Utara ini yang malu,” pesan Edy.

Usai dilantik, Bobby dan wakilnya bergegas menuju Gedung DPRD Kota Medan. Di sana, Bobby pidato perdana dalam rapat paripurna. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi.

“Hari ini tidak ada yang menjadi superhero, kita harus bersama-sama berkolaborasi dan menghilangkan egosentrisme antar lembaga,” ucap Bobby.

Keluar dari Gedung DPRD, Bobby dan Aulia jalan kaki ke kantor wali kota yang berjarak sekitar 100 meter. Di sana, Bobby langsung menggelar rapat tertutup dengan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dari Jakarta, aksi keduanya tak luput dari pantauan partai pendukungnya. Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid tidak menuntut banyak. Cuma satu, tunaikan janji. “Bismillah, mulai saja bekerja menunaikan janjinya,” kata Jazilul kepada Rakyat Merdeka, tadi malam. [SAR]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories