PUPR Bangun Rusun Bagi ASN Senilai Rp 73,72 Miliar Di Kalsel

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pembangunan rumah susun (Rusun) di berbagai wilayah Indonesia. 

Salah satunya,  Rusun Apatur Sipil Negara (ASN) yang tengah dibangun oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XI di  Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) senilai Rp 73,72 miliar.

“Kami akan terus mendorong pembangunan Rusun untuk masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Kamis (4/2).

Khalawi menjelaskan, saat ini pembangunan hunian vertikal menjadi salah satu solusi atas semakin terbatasnya lahan permukiman. 

Tak hanya di Ibukota saja, tapi pembangunan hunian vertikal juga harus merata di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kalsel.

“Pelaksanaan pembangunan Rusun BBPJN XI ini dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Kalimantan II melalui Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Selatan,” terangnya. 

Kepala BP2P Kalimantan II Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, Nursal menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak,  termasuk kontraktor pelaksana lapangan. 

Saat ini, proses pembangunan Rusun telah mencapai prosesi penutupan atap atau topping Off Ceremony.

“Kami berharap proses pembangunan bisa berjalan dengan baik sehingga Rusun ini bisa segera di huni oleh ASN Kementerian PUPR yang belum memiliki hunian,” ucapnya.

Erpika menerangkan, proyek pembangunan Rusun BBPJN XI tersebut, dikerjakan multiyears, mulai Oktober 2020 hingga akhir 2021.

Adapun pelaksana pekerjaan dilaksanakan oleh kontraktor PT Citra Prasasti Konsorindo KSO dengan PT Cipta Vera Mandiri dengan managemen konsultan PT Virama Karya (Persero) Cabang Kalimantan.

Rusun BBPJN XI dibangun di Jalan HM Mistar Cokro Kusumo Kelurahan Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru. 

Bangunan vertikal tersebut, berdiri di atas tanah seluas 921 meter persegi dan terdiri atas satu menara blok setinggi delapan lantai.

Total ruang unit hunian Rusun BBPJN XI sebanyak 92 unit dengan tipe 45. “Kami juga akan melengkapi Rusun ini dengan meubelair, seperti tempat tidur, lemari pakaian dan meja kursi sehingga para penghuni nantinya dapat tinggal dengan nyaman,” katanya. [FIK]

]]> Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pembangunan rumah susun (Rusun) di berbagai wilayah Indonesia. 

Salah satunya,  Rusun Apatur Sipil Negara (ASN) yang tengah dibangun oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XI di  Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) senilai Rp 73,72 miliar.

“Kami akan terus mendorong pembangunan Rusun untuk masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Kamis (4/2).

Khalawi menjelaskan, saat ini pembangunan hunian vertikal menjadi salah satu solusi atas semakin terbatasnya lahan permukiman. 

Tak hanya di Ibukota saja, tapi pembangunan hunian vertikal juga harus merata di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kalsel.

“Pelaksanaan pembangunan Rusun BBPJN XI ini dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Kalimantan II melalui Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Selatan,” terangnya. 

Kepala BP2P Kalimantan II Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, Nursal menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak,  termasuk kontraktor pelaksana lapangan. 

Saat ini, proses pembangunan Rusun telah mencapai prosesi penutupan atap atau topping Off Ceremony.

“Kami berharap proses pembangunan bisa berjalan dengan baik sehingga Rusun ini bisa segera di huni oleh ASN Kementerian PUPR yang belum memiliki hunian,” ucapnya.

Erpika menerangkan, proyek pembangunan Rusun BBPJN XI tersebut, dikerjakan multiyears, mulai Oktober 2020 hingga akhir 2021.

Adapun pelaksana pekerjaan dilaksanakan oleh kontraktor PT Citra Prasasti Konsorindo KSO dengan PT Cipta Vera Mandiri dengan managemen konsultan PT Virama Karya (Persero) Cabang Kalimantan.

Rusun BBPJN XI dibangun di Jalan HM Mistar Cokro Kusumo Kelurahan Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru. 

Bangunan vertikal tersebut, berdiri di atas tanah seluas 921 meter persegi dan terdiri atas satu menara blok setinggi delapan lantai.

Total ruang unit hunian Rusun BBPJN XI sebanyak 92 unit dengan tipe 45. “Kami juga akan melengkapi Rusun ini dengan meubelair, seperti tempat tidur, lemari pakaian dan meja kursi sehingga para penghuni nantinya dapat tinggal dengan nyaman,” katanya. [FIK]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories

Generated by Feedzy