Puncak Omicron Diperkirakan Akhir Januari Atau Awal Februari

Dua pekan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kasus Covid-19 mulai naik. Termasuk juga kasus varian Omicron, yang mulai mengalami transmisi lokal.

Dalam evaluasi PPKM diketahui, kasus aktif per 15 Januari 2022 sebesar 8.463. Angka ini naik 92,38 persen dari kasus per 1 Januari 2022, yang 4.399 kasus. 

Untuk Omicron, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan, perkembangannya mengalami kenaikan, termasuk transmisi lokal. Kasus varian Omicron masih didominasi oleh Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN)  yang sebesar 78,75 persen. paling banyak adalah pelancong yang baru kembali dari Turki. 

Belajar dari Afrika Selatan dan Inggris, kata Airlangga, waktu menuju puncak gelombang varian omicron adalah 37 dan 42 hari. Meskipun angka kasus tinggi, angka kematian akibat varian Omicron cukup rendah. 

“Puncak kasus Omicron diperkirakan mulai terjadi pada akhir Januari atau awal Februari 2022. Lebih kurang 40 hari sejak kasus mulai naik. Maka itu, arahan Bapak Presiden meminta kita sebaiknya tidak melakukan perjalanan ke luar negeri kalau tidak ada hal yang urgent,” ujar Airlangga, dalam keterangan pers usai Ratas Evaluasi PPKM, secara virtual, Minggu (16/1). [USU]

]]> Dua pekan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kasus Covid-19 mulai naik. Termasuk juga kasus varian Omicron, yang mulai mengalami transmisi lokal.

Dalam evaluasi PPKM diketahui, kasus aktif per 15 Januari 2022 sebesar 8.463. Angka ini naik 92,38 persen dari kasus per 1 Januari 2022, yang 4.399 kasus. 

Untuk Omicron, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan, perkembangannya mengalami kenaikan, termasuk transmisi lokal. Kasus varian Omicron masih didominasi oleh Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN)  yang sebesar 78,75 persen. paling banyak adalah pelancong yang baru kembali dari Turki. 

Belajar dari Afrika Selatan dan Inggris, kata Airlangga, waktu menuju puncak gelombang varian omicron adalah 37 dan 42 hari. Meskipun angka kasus tinggi, angka kematian akibat varian Omicron cukup rendah. 

“Puncak kasus Omicron diperkirakan mulai terjadi pada akhir Januari atau awal Februari 2022. Lebih kurang 40 hari sejak kasus mulai naik. Maka itu, arahan Bapak Presiden meminta kita sebaiknya tidak melakukan perjalanan ke luar negeri kalau tidak ada hal yang urgent,” ujar Airlangga, dalam keterangan pers usai Ratas Evaluasi PPKM, secara virtual, Minggu (16/1). [USU]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories