Puji Melani Suharli Dan Ali Muhammad Johan Beri Bantuan Buat UMKM AHY: Bukan Cuma Peduli, Tapi Hadirkan Solusi

Anggota komisi VI DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Melani Leimena Suharli dan Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrat Ali Muhammad Johan memberikan bantuan modal kerja untuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seputar wilayah Kebayoran Lama dan Pesanggrahan.

Penyerahan bantuan itu dilakukan di Posko pribadi keduanya di Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (25/8). Yang menarik, pada kegiatan ini, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan video call untuk ikut menyapa dan bersilaturahmi.

Dengan tongsis, Ali memegang handphone yang digunakan untuk video call. “Selamat pagi pak Ketum, saya Melani Leimena Suharli, anggota DPR Fraksi Demokrat, di sini bersama Ali Muhammad Johan, anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat,” ujar Melani, membuka percakapan.

AHY yang mengenakan kaos Partai Demokrat memberi salam dengan menyedekapkan kedua tangan di dada.

“Hari ini kami mengadakan Bulan Baktinya Partai Demokrat untuk membantu para UMKM yang pada masa pandemi Covid-19 ini terdampak dalam hal penjualannya. Kami membantu memberikan modal kerja kepada mereka,” lanjut Melani disambut anggukan kepala AHY.

Dia menjelaskan, bantuan itu hendak diberikan kepada 40 pelaku UMKM. Melani pun memperkenalkan beberapa pedagang yang ada di Posko Cipulir.

“Ini pak Dawam, pedagang nasi kebuli,” tuturnya. “Assalamualaikum pak Ketum, apa kabarnya? Mudah-mudahan sehat selalu ya,” ucap Dawam.

AHY langsung melambaikan tangan dan tersenyum. “Alhamdulillah sehat pak Dawam, terima kasih,” ucap AHY.

Melani kemudian memberikan bantuan modal kerja berupa uang tunai itu secara simbolik kepada para pedagang.

“Ini sebagai modal kerja, agar bisa berjualan kembali seperti biasanya, dan mudah-mudahan bisa tambah maju,” harap Wakil Ketua MPR periode 2009-2014 itu.

Sementara Ali Muhammad Johan menyatakan, dirinya bersama Melani terus berupaya semampunya untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi di masa sulit pandemi Covid-19 ini.

 

Pemberian bantuan ini, sekaligus digelar dalam rangka Bulan Bakti Demokrat menuju Hari Ulang Tahun ke-20 pada tanggal 9 September mendatang.

Sebetulnya, kata Ali, ada sejumlah pedagang se-Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan yang hendak dibantu.

Namun, karena tengah dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), hanya enam orang perwakilan yang datang ke Posko Cipulir. “Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tutur Ali yang duduk di Komisi E DPRD DKI Jakarta ini.

Keenam perwakilan pedagang tersebut adalah Aji, pedagang sempol ayam; Prasetyo, pedagang pizza; Bang Dawam, pedagang nasi kebuli; Zaenal, penjual es tebu; Prasetyo, pedagang manisan buah; dan Monika, penjual soto ayam.

“Insya Allah kegiatan seperti ini akan banyak dilakukan kader Partai Demokrat di seluruh wilayah Indonesia. Semoga ikhtiar dan niat baik ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi ini,” harap Ali.

“Terima kasih Ketum Demokrat mas AHY atas doa, restu, dan support yang luar biasa,” imbuhnya.

Sementara AHY, juga mengucapkan terima kasih atas sumbangsih yang dilakukan Melani dan Ali. “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada ibu Melani dan juga bang Ali yang tidak pernah lelah untuk menghadirkan solusi. Bukan hanya peduli, tapi menghadirkan solusi untuk masyarakat dan warga di kota Jakarta,” ucap AHY.

 

Dia mengingatkan, Partai Demokrat sering menyampaikan, “Bersama Kita Kuat” dan “Bersatu Kita Bangkit”. AHY pun berharap, para pelaku UMKM bisa bangkit dari situasi hari ini.

“Dengan bantuan yang diberikan dan pendampingan yang dilakukan ibu Melani dan bang Ali, mudah-mudahan, bapak ibu, teman-teman sekalian, para pelaku UMKM bisa lebih menghadapi situasi ini dengan baik,” harapnya.

AHY kemudian menyapa satu per satu pedagang yang hadir di Posko Cipulir. “Ada bang Aji Kurniawan, mana?” tanya dia Yang dipanggil langsung mengacungkan jari. “Jualan apa, sempol ayam ya?” tanya AHY lagi yang diiyakan oleh pedagang tersebut.

“Itu apa sih? Seperti bakso goreng ya?” tanya AHY lagi. “Bukan pak, seperti pempek, pake tusukan,” jawab pria asal Pacitan ini.

AHY kemudian menyapa satu per satu pedagang lainnya Dia mendoakan jualan para pedagang ini tetap laku meski dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “Tetap semangat ya,” pesannya sekaligus berpamitan. [OKT]

]]> Anggota komisi VI DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Melani Leimena Suharli dan Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrat Ali Muhammad Johan memberikan bantuan modal kerja untuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seputar wilayah Kebayoran Lama dan Pesanggrahan.

Penyerahan bantuan itu dilakukan di Posko pribadi keduanya di Cipulir, Jakarta Selatan, Rabu (25/8). Yang menarik, pada kegiatan ini, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan video call untuk ikut menyapa dan bersilaturahmi.

Dengan tongsis, Ali memegang handphone yang digunakan untuk video call. “Selamat pagi pak Ketum, saya Melani Leimena Suharli, anggota DPR Fraksi Demokrat, di sini bersama Ali Muhammad Johan, anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat,” ujar Melani, membuka percakapan.

AHY yang mengenakan kaos Partai Demokrat memberi salam dengan menyedekapkan kedua tangan di dada.

“Hari ini kami mengadakan Bulan Baktinya Partai Demokrat untuk membantu para UMKM yang pada masa pandemi Covid-19 ini terdampak dalam hal penjualannya. Kami membantu memberikan modal kerja kepada mereka,” lanjut Melani disambut anggukan kepala AHY.

Dia menjelaskan, bantuan itu hendak diberikan kepada 40 pelaku UMKM. Melani pun memperkenalkan beberapa pedagang yang ada di Posko Cipulir.

“Ini pak Dawam, pedagang nasi kebuli,” tuturnya. “Assalamualaikum pak Ketum, apa kabarnya? Mudah-mudahan sehat selalu ya,” ucap Dawam.

AHY langsung melambaikan tangan dan tersenyum. “Alhamdulillah sehat pak Dawam, terima kasih,” ucap AHY.

Melani kemudian memberikan bantuan modal kerja berupa uang tunai itu secara simbolik kepada para pedagang.

“Ini sebagai modal kerja, agar bisa berjualan kembali seperti biasanya, dan mudah-mudahan bisa tambah maju,” harap Wakil Ketua MPR periode 2009-2014 itu.

Sementara Ali Muhammad Johan menyatakan, dirinya bersama Melani terus berupaya semampunya untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi di masa sulit pandemi Covid-19 ini.

 

Pemberian bantuan ini, sekaligus digelar dalam rangka Bulan Bakti Demokrat menuju Hari Ulang Tahun ke-20 pada tanggal 9 September mendatang.

Sebetulnya, kata Ali, ada sejumlah pedagang se-Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan yang hendak dibantu.

Namun, karena tengah dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), hanya enam orang perwakilan yang datang ke Posko Cipulir. “Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tutur Ali yang duduk di Komisi E DPRD DKI Jakarta ini.

Keenam perwakilan pedagang tersebut adalah Aji, pedagang sempol ayam; Prasetyo, pedagang pizza; Bang Dawam, pedagang nasi kebuli; Zaenal, penjual es tebu; Prasetyo, pedagang manisan buah; dan Monika, penjual soto ayam.

“Insya Allah kegiatan seperti ini akan banyak dilakukan kader Partai Demokrat di seluruh wilayah Indonesia. Semoga ikhtiar dan niat baik ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi ini,” harap Ali.

“Terima kasih Ketum Demokrat mas AHY atas doa, restu, dan support yang luar biasa,” imbuhnya.

Sementara AHY, juga mengucapkan terima kasih atas sumbangsih yang dilakukan Melani dan Ali. “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada ibu Melani dan juga bang Ali yang tidak pernah lelah untuk menghadirkan solusi. Bukan hanya peduli, tapi menghadirkan solusi untuk masyarakat dan warga di kota Jakarta,” ucap AHY.

 

Dia mengingatkan, Partai Demokrat sering menyampaikan, “Bersama Kita Kuat” dan “Bersatu Kita Bangkit”. AHY pun berharap, para pelaku UMKM bisa bangkit dari situasi hari ini.

“Dengan bantuan yang diberikan dan pendampingan yang dilakukan ibu Melani dan bang Ali, mudah-mudahan, bapak ibu, teman-teman sekalian, para pelaku UMKM bisa lebih menghadapi situasi ini dengan baik,” harapnya.

AHY kemudian menyapa satu per satu pedagang yang hadir di Posko Cipulir. “Ada bang Aji Kurniawan, mana?” tanya dia Yang dipanggil langsung mengacungkan jari. “Jualan apa, sempol ayam ya?” tanya AHY lagi yang diiyakan oleh pedagang tersebut.

“Itu apa sih? Seperti bakso goreng ya?” tanya AHY lagi. “Bukan pak, seperti pempek, pake tusukan,” jawab pria asal Pacitan ini.

AHY kemudian menyapa satu per satu pedagang lainnya Dia mendoakan jualan para pedagang ini tetap laku meski dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “Tetap semangat ya,” pesannya sekaligus berpamitan. [OKT]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories