Promosi Jam Bikinan Pengrajin Lokal Mahfud: Agar Bersaing Di Pasar Global, Birokrasi Jangan Bertele-tele

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta birokrasi di Indonesia lebih efektif dan efesien. Ini agar produk kreatif anak bangsa mampu bersaing di pasar global.

Awalnya, Mahfud MD kagum dengan produk kreatif anak bangsa. Mahfud mengunggah sejumlah produk buatan dalam negeri yang dia beli saat menghadiri pameran yang digelar Kemenperin di Borobudur, beberapa hari lalu.

“Arloji buatan anak bangsa bermerek Pamor. Luarnya dibuat dari kayu berukir tradisional Indonesia dengan gelang kulit yang tampak harmonis, tahan air. Ketepatan waktunya akurat. Saya peroleh saat pameran Bangga Buatan Indonesia yang diselenggaran oleh Kemenperin, (20/5), di Borobudur,” kata Mahfud MD melalui akun Twitter-nya @mohmahfudmd, Selasa (25/5).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyatakan, sumber daya alam Indonesia begitu beragam dan kaya. Selain itu, sumber daya manusianya selain bermutu, juga terampil dan kreatif.

“Di Indonesia banyak bahan material, berjubel SDM terampil dan kreatif untuk mengolah bahan menjadi produk yang membanggakan,” ujarnya.

Buktinya, saat pameran yang digelar Kemenperin di Borobudur, ia memborong banyak produk kreatif pengrajin lokal. “Harganya tidak mahal. Di situ saya juga membeli sepatu olahraga, batik tulis, dompet kulit, dan tepung singkong. Serba murah tapi meriah,” ungkap Mahfud.

Karenanya, untuk mendukung produk Indonesia bersaing di pasar global, Mahfud meminta birokrasi memberikan dukungan, terutama masalah perizinan usaha.

“Kita hanya perlu dukungan perizinan untuk standar edar dan dukungan pemasaran. Birokrasi kita harus memperhatikan ini, jangan jadi birokrasi yang lemot dan bertele-tele,” tandas Mahfud. [FAQ]

]]> Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta birokrasi di Indonesia lebih efektif dan efesien. Ini agar produk kreatif anak bangsa mampu bersaing di pasar global.

Awalnya, Mahfud MD kagum dengan produk kreatif anak bangsa. Mahfud mengunggah sejumlah produk buatan dalam negeri yang dia beli saat menghadiri pameran yang digelar Kemenperin di Borobudur, beberapa hari lalu.

“Arloji buatan anak bangsa bermerek Pamor. Luarnya dibuat dari kayu berukir tradisional Indonesia dengan gelang kulit yang tampak harmonis, tahan air. Ketepatan waktunya akurat. Saya peroleh saat pameran Bangga Buatan Indonesia yang diselenggaran oleh Kemenperin, (20/5), di Borobudur,” kata Mahfud MD melalui akun Twitter-nya @mohmahfudmd, Selasa (25/5).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyatakan, sumber daya alam Indonesia begitu beragam dan kaya. Selain itu, sumber daya manusianya selain bermutu, juga terampil dan kreatif.

“Di Indonesia banyak bahan material, berjubel SDM terampil dan kreatif untuk mengolah bahan menjadi produk yang membanggakan,” ujarnya.

Buktinya, saat pameran yang digelar Kemenperin di Borobudur, ia memborong banyak produk kreatif pengrajin lokal. “Harganya tidak mahal. Di situ saya juga membeli sepatu olahraga, batik tulis, dompet kulit, dan tepung singkong. Serba murah tapi meriah,” ungkap Mahfud.

Karenanya, untuk mendukung produk Indonesia bersaing di pasar global, Mahfud meminta birokrasi memberikan dukungan, terutama masalah perizinan usaha.

“Kita hanya perlu dukungan perizinan untuk standar edar dan dukungan pemasaran. Birokrasi kita harus memperhatikan ini, jangan jadi birokrasi yang lemot dan bertele-tele,” tandas Mahfud. [FAQ]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories