Prima Aryana Laris Manis, Purinusa Siapkan Cluster Megah Aryana

Pengembangan kawasan Prima Aryana mendapat respons positif dari masyarakat. Ratusan unit telah terjual pada peluncuran rumah contoh, Rabu (2/3). Dari 139 unit yang dipasarkan, sebanyak 132 unit telah terjual. Sampai awal bulan ini, hanya tersisa 7 unit, dengan rincian 4 unit tipe 51/72, dan 3 unit tipe 73/72.

Antusiasme masyarakat membeli unit Prima Aryana ini melebihi ekspektasi. Type besar 78/72 menjadi pilihan utama dan terjual habis.

“Kami cukup surprise dengan pencapaian hari ini. Memasuki bulan ke tiga sejak dirilis, penjualan Prima Aryana sudah mencapai 95 persen,” kata Sianna Sutinah Rustanto, Direktur Utama PT Purinusa Jayakusuma, dalam konferensi pers terkait Prima Aryana, di kawasan Karawaci, Tangerang, Minggu (13/3).

Sianna menerangkan, pembukaan show unit Cluster Prima Aryana mendorong penjualan. Calon konsumen langsung melakukan transaksi setelah mengetahui langsung kualitas hunian di kawasan super premium itu. “Mereka bisa merasakan atmosfer tinggal di Prima Aryana, sekaligus mengetahui kualitas bangunan, desain, maupun fasilitas kawasan,” ujarnya.

Ia memperkirakan, kenaikan penjualan oleh end user maupun investor, turut dipengaruhi berbagai aspek. Di antaranya ekonomi yang semakin membaik dan meningkatnya kepercayaan terhadap properti sebagai salah satu instrumen investasi yang paling aman dan menguntungkan. Apalagi, akhir-akhir ini beredar banyak penipuan yang mengatasnamakan investasi di sektor keuangan.

“Penjual juga terdorong oleh pemberian insentif Pemerintah serta tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk properti kami juga terus tumbuh,” ujar Andre Utama, Konsultan Marketing Communication dan PR Aryana Karawaci.

Pemerintah, melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 6/PMK.010/2022, memberikan insentif berupa diskon PPN sebesar 50 persen sampai September 2022. Selain itu, Purinusa juga memberikan benefit pada pembeli berupa free digital smartlock, biaya BPHTB-BN dan pajak pembeli.

 

Memasuki tahun keempat, pengembangan Aryana Karawaci, Purinusa Jayakusuma, telah membuka delapan cluster dengan total 2.500 unit. “Khusus di 2021, penjualan kami hampir mencapai 400 unit dengan rentang harga jual Rp 600 juta-Rp 900 juta untuk unit hunian dan Rp 800 juta sampai dengan Rp 1,2 miliar untuk unit komersial,” jelas Andre.

Untuk hunian di area yang telah diserahterimakan, telah mencapai lebih dari 95 persen. “Ini menunjukkan bahwa seluruh project kami berada di lokasi dan daya serap pasar yang tepat,” katanya.

Sinyal positif ini kembali direspons Purinusa Jayakusuma dengan segera merilis cluster baru. Produk yang akan diluncurkan berupa unit komersial di kawasan lokasi Prima Aryana. Namanya, Cluster Megah Aryana. Ini merupakan hunian bernuansa tropical resort, yang dilengkapi tematik garden, kolam renang dalam kawasan dan sarana olah raga luar ruangan. Sebuah kawasan hunian yang menunjang gaya hidup sehat.

Selain itu, pengembang juga menyiapkan SPBU di kawasan Aryana, untuk memudahkan kebutuhan penghuni. SPBU tersebut akan dikembangkan di lahan seluas 3.000 meter persegi dengan nilai investasi mencapai Rp 25 miliar. Nilai investasi tersebut diharapkan kembali dalam waktu 8 tahun.

“Target marketnya masyarakat dengan radius 5-10 km dari SPBU. Namun, yang utama, SPBU Aryana sebagai fasilitas bagi penghuni Aryana Karawaci dan sekitar,” ujar Andre Utama. SPBU ini direncanakan buka mulai April 2022.

Dengan hadirnya berbagai fasilitas itu, Andre optimistis, produk baru ini bisa diterima konsumen. Dengan pengalaman Purinusa Jayakusuma selama 30 tahun menjadi developer, perusahaan memastikan produk yang di-deliver punya kualitas tinggi. Purinusa telah mengembangkan luas lahan terbangun 278 hektare di 16 project yang telah diserahterimakan. Purinusa telah berhasil memasarkan 19.483 unit. [KW]

]]> Pengembangan kawasan Prima Aryana mendapat respons positif dari masyarakat. Ratusan unit telah terjual pada peluncuran rumah contoh, Rabu (2/3). Dari 139 unit yang dipasarkan, sebanyak 132 unit telah terjual. Sampai awal bulan ini, hanya tersisa 7 unit, dengan rincian 4 unit tipe 51/72, dan 3 unit tipe 73/72.

Antusiasme masyarakat membeli unit Prima Aryana ini melebihi ekspektasi. Type besar 78/72 menjadi pilihan utama dan terjual habis.

“Kami cukup surprise dengan pencapaian hari ini. Memasuki bulan ke tiga sejak dirilis, penjualan Prima Aryana sudah mencapai 95 persen,” kata Sianna Sutinah Rustanto, Direktur Utama PT Purinusa Jayakusuma, dalam konferensi pers terkait Prima Aryana, di kawasan Karawaci, Tangerang, Minggu (13/3).

Sianna menerangkan, pembukaan show unit Cluster Prima Aryana mendorong penjualan. Calon konsumen langsung melakukan transaksi setelah mengetahui langsung kualitas hunian di kawasan super premium itu. “Mereka bisa merasakan atmosfer tinggal di Prima Aryana, sekaligus mengetahui kualitas bangunan, desain, maupun fasilitas kawasan,” ujarnya.

Ia memperkirakan, kenaikan penjualan oleh end user maupun investor, turut dipengaruhi berbagai aspek. Di antaranya ekonomi yang semakin membaik dan meningkatnya kepercayaan terhadap properti sebagai salah satu instrumen investasi yang paling aman dan menguntungkan. Apalagi, akhir-akhir ini beredar banyak penipuan yang mengatasnamakan investasi di sektor keuangan.

“Penjual juga terdorong oleh pemberian insentif Pemerintah serta tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk properti kami juga terus tumbuh,” ujar Andre Utama, Konsultan Marketing Communication dan PR Aryana Karawaci.

Pemerintah, melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 6/PMK.010/2022, memberikan insentif berupa diskon PPN sebesar 50 persen sampai September 2022. Selain itu, Purinusa juga memberikan benefit pada pembeli berupa free digital smartlock, biaya BPHTB-BN dan pajak pembeli.

 

Memasuki tahun keempat, pengembangan Aryana Karawaci, Purinusa Jayakusuma, telah membuka delapan cluster dengan total 2.500 unit. “Khusus di 2021, penjualan kami hampir mencapai 400 unit dengan rentang harga jual Rp 600 juta-Rp 900 juta untuk unit hunian dan Rp 800 juta sampai dengan Rp 1,2 miliar untuk unit komersial,” jelas Andre.

Untuk hunian di area yang telah diserahterimakan, telah mencapai lebih dari 95 persen. “Ini menunjukkan bahwa seluruh project kami berada di lokasi dan daya serap pasar yang tepat,” katanya.

Sinyal positif ini kembali direspons Purinusa Jayakusuma dengan segera merilis cluster baru. Produk yang akan diluncurkan berupa unit komersial di kawasan lokasi Prima Aryana. Namanya, Cluster Megah Aryana. Ini merupakan hunian bernuansa tropical resort, yang dilengkapi tematik garden, kolam renang dalam kawasan dan sarana olah raga luar ruangan. Sebuah kawasan hunian yang menunjang gaya hidup sehat.

Selain itu, pengembang juga menyiapkan SPBU di kawasan Aryana, untuk memudahkan kebutuhan penghuni. SPBU tersebut akan dikembangkan di lahan seluas 3.000 meter persegi dengan nilai investasi mencapai Rp 25 miliar. Nilai investasi tersebut diharapkan kembali dalam waktu 8 tahun.

“Target marketnya masyarakat dengan radius 5-10 km dari SPBU. Namun, yang utama, SPBU Aryana sebagai fasilitas bagi penghuni Aryana Karawaci dan sekitar,” ujar Andre Utama. SPBU ini direncanakan buka mulai April 2022.

Dengan hadirnya berbagai fasilitas itu, Andre optimistis, produk baru ini bisa diterima konsumen. Dengan pengalaman Purinusa Jayakusuma selama 30 tahun menjadi developer, perusahaan memastikan produk yang di-deliver punya kualitas tinggi. Purinusa telah mengembangkan luas lahan terbangun 278 hektare di 16 project yang telah diserahterimakan. Purinusa telah berhasil memasarkan 19.483 unit. [KW]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories