PPKM Darurat, PS Tira Pilih Libur

PS TIRA memilih meliburkan aktivitas mereka untuk sementara waktu karena masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan pemerintah. Meski begitu, striker muda PS TIRA, Ronaldo Rubener Wanma memilih tetap tinggal di mes pemain.

Hal itu dipilih karena jarak penerbangan yang cukup jauh dari Jakarta ke kampung halamannya, Jayapura. Selain itu, dia ingin menjaga keluarganya dari ancaman penularan virus Covid-19 dan memilih bertahan di mes pemain PS TIRA, sembari melakukan aktivitas latihan tambahan secara mandiri.

“Saya stay di mes saja. Karena perjalanan jauh Jakarta ke Jayapura. Kedua, harga tiket yang tinggi dan juga harga tes PCR yang mahal,” akunya.

Sedangkan dari klub Arema dilaporkan, Arema FC resmi memperkenalkan pemain asing baru mereka, Carlos Fortes. Dia mengaku tidak banyak mengetahui soal sepak bola Indonesia. Sekilas dia mendapat informasi tentang sepak bola di Indonesia dari rekan setimnya, Adilson Maringa yang lebih dulu bergabung dengan Arema FC.

Meski begitu, dia mengenal Paulo Sergio, pemain asal Portugal yang pernah merumput bersama Bhayangkara FC dan Bali United. Fortes berharap bisa mengikuti jejak Paulo Sergio yang mampu membawa Bhayangkara FC menjadi kampiun Liga 1 2017 dan Bali United juara Liga 1 2019. “Bagi saya kemampuan Paulo Sergio ketika bermain di Indonesia luar biasa,” ungkapnya.

Selain itu, peran Aremania membuatnya tertarik mengi- kuti perkembangan sepak bola Indonesia. Sejak namanya dirumorkan bergabung dengan Arema FC, Instagram prib- adinya sering mendapat direct message dari Aremania, yang menanyakan kepastian dirinya bergabung dengan klub yang berdiri 11 Agustus 1987 itu.

“Dari sambutan Aremania di sosial media, saya bisa menyimpulkan, klub ini punya basis suporter yang besar,” kata eks pemain U.D. Vilafranquense itu. [WUR]

]]> PS TIRA memilih meliburkan aktivitas mereka untuk sementara waktu karena masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan pemerintah. Meski begitu, striker muda PS TIRA, Ronaldo Rubener Wanma memilih tetap tinggal di mes pemain.

Hal itu dipilih karena jarak penerbangan yang cukup jauh dari Jakarta ke kampung halamannya, Jayapura. Selain itu, dia ingin menjaga keluarganya dari ancaman penularan virus Covid-19 dan memilih bertahan di mes pemain PS TIRA, sembari melakukan aktivitas latihan tambahan secara mandiri.

“Saya stay di mes saja. Karena perjalanan jauh Jakarta ke Jayapura. Kedua, harga tiket yang tinggi dan juga harga tes PCR yang mahal,” akunya.

Sedangkan dari klub Arema dilaporkan, Arema FC resmi memperkenalkan pemain asing baru mereka, Carlos Fortes. Dia mengaku tidak banyak mengetahui soal sepak bola Indonesia. Sekilas dia mendapat informasi tentang sepak bola di Indonesia dari rekan setimnya, Adilson Maringa yang lebih dulu bergabung dengan Arema FC.

Meski begitu, dia mengenal Paulo Sergio, pemain asal Portugal yang pernah merumput bersama Bhayangkara FC dan Bali United. Fortes berharap bisa mengikuti jejak Paulo Sergio yang mampu membawa Bhayangkara FC menjadi kampiun Liga 1 2017 dan Bali United juara Liga 1 2019. “Bagi saya kemampuan Paulo Sergio ketika bermain di Indonesia luar biasa,” ungkapnya.

Selain itu, peran Aremania membuatnya tertarik mengi- kuti perkembangan sepak bola Indonesia. Sejak namanya dirumorkan bergabung dengan Arema FC, Instagram prib- adinya sering mendapat direct message dari Aremania, yang menanyakan kepastian dirinya bergabung dengan klub yang berdiri 11 Agustus 1987 itu.

“Dari sambutan Aremania di sosial media, saya bisa menyimpulkan, klub ini punya basis suporter yang besar,” kata eks pemain U.D. Vilafranquense itu. [WUR]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories