PPIH Daker Madinah Siap Sambut Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah siap menyambut kloter pertama Jamaah Calon Haji (JCH) Indonesia yang akan tiba di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz ,Sabtu (4/6), pukul 09.25 waktu setempat.

“Persiapan sudah 90 persen,10 persen lagi itu kehendak Allah SWT,” ujar Kepala PPIH Daker Madinah Amin Handoyo seperti dilansir Antara  di Jakarta, Jumat (3/6).

Amin menambahkan, semua perangkat kerja, baik bidang akomodasi, transportasi, maupun katering sudah siap melaksanakan tugas. Selain itu, direncanakan untuk kedatangan kloter pertama akan ada seremoni penyambutan di bandara.

Untuk akomodasi di Madinah, Amin mengatakan sudah disiapkan 126 hotel yang akan ditempati jamaah selama sembilan hari ke depan untuk melaksanakan arbain atau shalat fardu berjamaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi.

Dia mengatakan hotel tersebut semuanya berada di wilayah Markaziyah dan yang paling jauh berjarak sekitar 500 meter dari Masjid Nabawi.

 

Menurutnya penginapan para jamaah tersebut terbagi dalam tiga sektor. Sektor pertama berada di wilayah Syimaliyah dengan kapasitas jamaah sebanyak 8.475 orang. Sektor kedua berada di wilayah Gharbiyah dengan kapasitas 7.470 orang. Sektor ketiga berada di wilayah Gharbiyah dengan kapasitas 7.180 orang.

Selain ketiga sektor yang ditempati jamaah, terdapat dua sektor tambahan untuk petugas yaitu di Masjid Nabawi (haram) dan sektor Bir Ali.

“Di Masjid Nabawi untuk memantau jamaah selama arbain, sedangkan di Bir Ali nantinya mereka akan mendorong jamaah saat akan bertolak ke Mekkah dari Madinah,” ujar Amin. ■

]]> Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah siap menyambut kloter pertama Jamaah Calon Haji (JCH) Indonesia yang akan tiba di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz ,Sabtu (4/6), pukul 09.25 waktu setempat.

“Persiapan sudah 90 persen,10 persen lagi itu kehendak Allah SWT,” ujar Kepala PPIH Daker Madinah Amin Handoyo seperti dilansir Antara  di Jakarta, Jumat (3/6).

Amin menambahkan, semua perangkat kerja, baik bidang akomodasi, transportasi, maupun katering sudah siap melaksanakan tugas. Selain itu, direncanakan untuk kedatangan kloter pertama akan ada seremoni penyambutan di bandara.

Untuk akomodasi di Madinah, Amin mengatakan sudah disiapkan 126 hotel yang akan ditempati jamaah selama sembilan hari ke depan untuk melaksanakan arbain atau shalat fardu berjamaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi.

Dia mengatakan hotel tersebut semuanya berada di wilayah Markaziyah dan yang paling jauh berjarak sekitar 500 meter dari Masjid Nabawi.

 

Menurutnya penginapan para jamaah tersebut terbagi dalam tiga sektor. Sektor pertama berada di wilayah Syimaliyah dengan kapasitas jamaah sebanyak 8.475 orang. Sektor kedua berada di wilayah Gharbiyah dengan kapasitas 7.470 orang. Sektor ketiga berada di wilayah Gharbiyah dengan kapasitas 7.180 orang.

Selain ketiga sektor yang ditempati jamaah, terdapat dua sektor tambahan untuk petugas yaitu di Masjid Nabawi (haram) dan sektor Bir Ali.

“Di Masjid Nabawi untuk memantau jamaah selama arbain, sedangkan di Bir Ali nantinya mereka akan mendorong jamaah saat akan bertolak ke Mekkah dari Madinah,” ujar Amin. ■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories