Positivity Rate Masih Tinggi: 26,19 Persen Terendah Di Tahun 2021, Kasus Positif Nambah 5.560

Jumlah kasus harian Covid di Tanah Air pada hari ini, Minggu (28/2), tercatat sebagai yang terendah di tahun 2021 dengan angka 5.560. Angka ini mengerek total kasus terkonfirmasi menjadi 1.334.634.

Jumlah kasus baru sebanyak 5.560 itu diperoleh dari hasil uji PCR terhadap 33.434 spesimen, dari 21.229 orang yang dites. Total jumlah spesimen yang telah diuji pemerintah hingga hari ini, mencapai 10.799.191 dari 7.194.252.

Dari data-data tersebut, dapat dihitung nilai persentase kasus positif atau positivity rate yang besarnya 26,19 persen.

Angka ini dihitung dari jumlah kasus harian dibagi total orang yang dites pada hari yang sama, dikalikan 100. Nilai positivity rate harian ini, melebihi 5 kali lipat standar maksimal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang hanya mematok angka 5 persen.

Sementara nilai rata-rata positivity rate dalam 7 hari terakhir, ada di angka 19,06 persen. Atau nyaris 4 kali lipat standar maksimal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dari jumlah kasus terkonfirmasi, tercatat 155.765 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Berkurang 1.274 kasus, dibanding data Jumat (26/2).

Untuk kasus sembuh, dilaporkan bertambah 6.649. Sehingga, jumlahnya menjadi 1.142.703.

Sementara kasus suspek, kini ada di angka 71.668. Turun 7.078 angka dibanding kemarin. Sedangkan kasus meninggal dunia akibat Covid, bertambah 185 menjadi 36.166.

Dari data-data tersebut, terutama data positivity rate, dapat kita simpulkan bahwa penularan Covid yang masif, masih terjadi di tengah masyarakat. Sementara jumlah kasus kematian harian, juga masih terhitung tinggi.

Karena itu, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dengan hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu) harus terus ditingkatkan.

Sementara pemerintah, harus terus meningkatkan kapasitas 3T: testing (pengujian), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan). Di samping terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19. [HES]

]]> Jumlah kasus harian Covid di Tanah Air pada hari ini, Minggu (28/2), tercatat sebagai yang terendah di tahun 2021 dengan angka 5.560. Angka ini mengerek total kasus terkonfirmasi menjadi 1.334.634.

Jumlah kasus baru sebanyak 5.560 itu diperoleh dari hasil uji PCR terhadap 33.434 spesimen, dari 21.229 orang yang dites. Total jumlah spesimen yang telah diuji pemerintah hingga hari ini, mencapai 10.799.191 dari 7.194.252.

Dari data-data tersebut, dapat dihitung nilai persentase kasus positif atau positivity rate yang besarnya 26,19 persen.

Angka ini dihitung dari jumlah kasus harian dibagi total orang yang dites pada hari yang sama, dikalikan 100. Nilai positivity rate harian ini, melebihi 5 kali lipat standar maksimal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang hanya mematok angka 5 persen.

Sementara nilai rata-rata positivity rate dalam 7 hari terakhir, ada di angka 19,06 persen. Atau nyaris 4 kali lipat standar maksimal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dari jumlah kasus terkonfirmasi, tercatat 155.765 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Berkurang 1.274 kasus, dibanding data Jumat (26/2).

Untuk kasus sembuh, dilaporkan bertambah 6.649. Sehingga, jumlahnya menjadi 1.142.703.

Sementara kasus suspek, kini ada di angka 71.668. Turun 7.078 angka dibanding kemarin. Sedangkan kasus meninggal dunia akibat Covid, bertambah 185 menjadi 36.166.

Dari data-data tersebut, terutama data positivity rate, dapat kita simpulkan bahwa penularan Covid yang masif, masih terjadi di tengah masyarakat. Sementara jumlah kasus kematian harian, juga masih terhitung tinggi.

Karena itu, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dengan hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu) harus terus ditingkatkan.

Sementara pemerintah, harus terus meningkatkan kapasitas 3T: testing (pengujian), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan). Di samping terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19. [HES]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories