Positivity Rate 13,66 Persen Kasus Positif Naik 6.279, Pasien Dirawat Nambah 75

Total kasus terkonfirmasi Covid-19 pada Jumat (19/3), telah tembus ke angka 1.450.132. Naik 6.279 kasus dibanding kemarin. 

Dari 6.279 kasus baru, sebarannya masih didominasi oleh DKI Jakarta dengan angka 1.588. Disusul Jawa Barat (1.361), Jawa Tengah (611), Banten (324), dan Jawa Timur (305) dalam lima besar provinsi penyumbang kasus baru terbanyak.

Jumlah kasus harian sebanyak 6.279 itu, diperoleh dari hasil uji swab test PCR, tes cepat molekuler (TCM), dan rapid diagnostic test (RDT) antigen terhadap 73.460 spesimen, dari total 45.963.

Dari data tersebut, dapat dihitung nilai positivity rate yang besarnya 13,66 persen. Angka ini nyaris 3 kali lipat standar WHO, yang hanya mematok angka maksimal 5 persen untuk nilai positivity rate. Ini artinya, penularan Covid di tengah masyarakat masih berlangsung masif.

Dari jumlah kasus terkonfirmasi, tercatat 131.828 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Bertambah 75 kasus, dibanding data Senin (15/3).

Jumlah pasien sembuh, bertambah 6.007 orang. Sehingga, totalnya menjadi 1.278.965 dengan tingkat kesembuhan 88,2 persen.

Sementara kasus suspek, kini ada di angka 59.564.  Berkurang 102, dibanding data Kamis (18/3) yang berada di angka 59.666. Sedangkan kasus meninggal dunia akibat Covid, bertambah 197 menjadi 39.339 dengan tingkat kematian 2,7 persen.

Data-data tersebut menunjukkan, penularan Covid yang masif, masih terjadi di tengah masyarakat. Apalagi, saat ini sudah mulai terdeteksi varian baru Covid. Sementara jumlah kasus kematian harian, masih terhitung tinggi.

Karena itu, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dengan hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu) harus terus ditingkatkan.

Sementara pemerintah, harus terus meningkatkan kapasitas 3T: testing (pengujian), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan). Di samping terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19. [HES]

 

 

]]> Total kasus terkonfirmasi Covid-19 pada Jumat (19/3), telah tembus ke angka 1.450.132. Naik 6.279 kasus dibanding kemarin. 

Dari 6.279 kasus baru, sebarannya masih didominasi oleh DKI Jakarta dengan angka 1.588. Disusul Jawa Barat (1.361), Jawa Tengah (611), Banten (324), dan Jawa Timur (305) dalam lima besar provinsi penyumbang kasus baru terbanyak.

Jumlah kasus harian sebanyak 6.279 itu, diperoleh dari hasil uji swab test PCR, tes cepat molekuler (TCM), dan rapid diagnostic test (RDT) antigen terhadap 73.460 spesimen, dari total 45.963.

Dari data tersebut, dapat dihitung nilai positivity rate yang besarnya 13,66 persen. Angka ini nyaris 3 kali lipat standar WHO, yang hanya mematok angka maksimal 5 persen untuk nilai positivity rate. Ini artinya, penularan Covid di tengah masyarakat masih berlangsung masif.

Dari jumlah kasus terkonfirmasi, tercatat 131.828 kasus aktif atau pasien dalam perawatan. Bertambah 75 kasus, dibanding data Senin (15/3).

Jumlah pasien sembuh, bertambah 6.007 orang. Sehingga, totalnya menjadi 1.278.965 dengan tingkat kesembuhan 88,2 persen.

Sementara kasus suspek, kini ada di angka 59.564.  Berkurang 102, dibanding data Kamis (18/3) yang berada di angka 59.666. Sedangkan kasus meninggal dunia akibat Covid, bertambah 197 menjadi 39.339 dengan tingkat kematian 2,7 persen.

Data-data tersebut menunjukkan, penularan Covid yang masif, masih terjadi di tengah masyarakat. Apalagi, saat ini sudah mulai terdeteksi varian baru Covid. Sementara jumlah kasus kematian harian, masih terhitung tinggi.

Karena itu, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dengan hand sanitizer, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tak perlu) harus terus ditingkatkan.

Sementara pemerintah, harus terus meningkatkan kapasitas 3T: testing (pengujian), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan). Di samping terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19. [HES]

 

 
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories