Polisi Tes Urine Pengemudi Fortuner yang Acungkan Pistol

Polisi telah melakukan tes urine terhadap Muhammad Farid Andika, pengemudi Fortuner yang mengacungkan pistol kepada pengendara motor dan warga di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Tes urine itu dilakukan untuk mengetahui, apakah dia terpengaruh miras atau narkotika saat melakukan ‘aksi koboi’ pada Jumat (2/4) dini hari.

“Kita sudah tes urine yang bersangkutan ke RS Kramat Jati. Hasilnya masih belum kita dapat. Kalau sudah dapat, kita disampaikan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Sabtu (3/4) malam.

Farid Andika telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Dia dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas kepemilikan airsoft gun ilegal. “Kita lakukan penahanan mulai hari ini, sejak siang tadi,” bebernya.

Aksi koboi Farid Andika terekam dalam video berdurasi 1 menit 33 detik yang beredar di sejumlah media sosial. Dalam video itu, Farid Andika yang mengendarai mobil Fortuner dengan nomor polisi B 1673 SJV di perempatan lampu merah Jalan Baladewa, Duren Sawit, Jakarta Timur, mengacungkan senjata ke arah pengendara sepeda motor dari balik jendela mobil.

Perekam video mengatakan, peristiwa bermula ketika pengendara Fortuner melaju dari arah Pondok Kopi menuju Jatinegara. Kemudian ada motor Vario melaju dari arah Jembatan Kelurahan 4 melaju ke arah Jalan Baladewa.

Mobil tersebut diduga menabrak sepeda motor Honda Vario yang tengah dikendarai dua orang perempuan hingga terjatuh.

Namun, pengemudi Fortuner diduga justru memarahi pengendara motor sambil mengacung-acungkan senjata. Selang beberapa lama pengendara Fortuner tersebut pergi meninggalkan lokasi kejadian. [OKT]

]]> Polisi telah melakukan tes urine terhadap Muhammad Farid Andika, pengemudi Fortuner yang mengacungkan pistol kepada pengendara motor dan warga di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Tes urine itu dilakukan untuk mengetahui, apakah dia terpengaruh miras atau narkotika saat melakukan ‘aksi koboi’ pada Jumat (2/4) dini hari.

“Kita sudah tes urine yang bersangkutan ke RS Kramat Jati. Hasilnya masih belum kita dapat. Kalau sudah dapat, kita disampaikan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Sabtu (3/4) malam.

Farid Andika telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Dia dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas kepemilikan airsoft gun ilegal. “Kita lakukan penahanan mulai hari ini, sejak siang tadi,” bebernya.

Aksi koboi Farid Andika terekam dalam video berdurasi 1 menit 33 detik yang beredar di sejumlah media sosial. Dalam video itu, Farid Andika yang mengendarai mobil Fortuner dengan nomor polisi B 1673 SJV di perempatan lampu merah Jalan Baladewa, Duren Sawit, Jakarta Timur, mengacungkan senjata ke arah pengendara sepeda motor dari balik jendela mobil.

Perekam video mengatakan, peristiwa bermula ketika pengendara Fortuner melaju dari arah Pondok Kopi menuju Jatinegara. Kemudian ada motor Vario melaju dari arah Jembatan Kelurahan 4 melaju ke arah Jalan Baladewa.

Mobil tersebut diduga menabrak sepeda motor Honda Vario yang tengah dikendarai dua orang perempuan hingga terjatuh.

Namun, pengemudi Fortuner diduga justru memarahi pengendara motor sambil mengacung-acungkan senjata. Selang beberapa lama pengendara Fortuner tersebut pergi meninggalkan lokasi kejadian. [OKT]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories