Polisi Siap Rekomendasikan Permohonan Rehabilitasi Nia Ramadhani-Ardi Bakrie

Polisi menyatakan siap merekomendasikan permohonan rehabilitasi pasangan artis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Polisi masih menunggu pengajuan permohonan rehabilitasi tersebut.

“Kalau memang nanti sudah diajukan, kami akan koordinasi dengan asesmen,” ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga saat dikonfirmasi, di Jakarta, Sabtu (10/7).

Panjiyoga menyebut, pengacara Nia dan Ardi, Wa Ode Nur Zaenab, telah mengajukan permohonan rehabilitasi. Namun, permintaan itu baru disampaikan secara lisan pada Jumat (9/7) kemarin. “Dari pengacara kemarin berbicara kepada kami akan mengajukan permintaan rehab ya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wa Ode menyampaikan akan mengajukan permohonan rehabilitasi ke Polres Metro Jakarta Pusat. Menurutnya setiap penyalahguna narkoba kategori pemakai wajib menjalani rehabilitasi, sesuai Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ingat ya, ini korban, harus diberikan pengobatan medis. Sehingga, mereka nanti bisa kembali ke masyarakat,” ujar Wa Ode, Jumat (9/7).

Nia dan Ardi, bersama sopir mereka, ZN, ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri menjelaskan, penangkapan bermula saat Satresnarkoba Polres Jakarta Pusat mendapatkan informasi, Nia sering menggunakan sabu.

“Sekitar pukul 09.00 WIB pagi, Satnarkoba Polres Metro Jakpus dipimpin Kanitnya mendapatkan informasi bahwa saudari RA sering menggunakan sabu-sabu ini, di daerah Pondok Pinang atau Pondok Indah, Jakarta Selatan,” bebernya, Kamis (8/7).

 

Menindaklanjuti informasi itu, polisi kemudian menangkap ZN. Saat menggeledah ZN, petugas menemukan 1 klip narkotika jenis sabu seberat 0,78 gram.

“ZN kemudian diinterogasi. Ternyata yang bersangkutan mengakui bahwa barang tersebut adalah milik saudara RA, itu pengakuannya,” ungkap Yusri.

Polisi kemudian menggeledah rumah Nia Ramadhani. Hasilnya, polisi menemukan bong alias alat hisap sabu. Ardi Bakrie saat itu tidak ada di tempat. Namun, Nia mengaku menggunakan narkoba bersama suaminya.

“Kemudian dilakukan pendalaman dan mengakui bahwa juga suaminya saudara AAB juga mengisap bersama menggunakan sabu-sabu ini bersama-sama,” tuturnya.

Nia Ramadhani dan sopirnya kemudian dibawa ke Polres Jakpus. Setelah itu, Ardi Bakrie datang menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat, ba’da Isya.

Nia dan Ardi mengaku sudah 5 bulan menggunakan sabu. Alasannya, stres karena tekanan pekerjaan dan pandemi Covid-19. [OKT]

]]> Polisi menyatakan siap merekomendasikan permohonan rehabilitasi pasangan artis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Polisi masih menunggu pengajuan permohonan rehabilitasi tersebut.

“Kalau memang nanti sudah diajukan, kami akan koordinasi dengan asesmen,” ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga saat dikonfirmasi, di Jakarta, Sabtu (10/7).

Panjiyoga menyebut, pengacara Nia dan Ardi, Wa Ode Nur Zaenab, telah mengajukan permohonan rehabilitasi. Namun, permintaan itu baru disampaikan secara lisan pada Jumat (9/7) kemarin. “Dari pengacara kemarin berbicara kepada kami akan mengajukan permintaan rehab ya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wa Ode menyampaikan akan mengajukan permohonan rehabilitasi ke Polres Metro Jakarta Pusat. Menurutnya setiap penyalahguna narkoba kategori pemakai wajib menjalani rehabilitasi, sesuai Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ingat ya, ini korban, harus diberikan pengobatan medis. Sehingga, mereka nanti bisa kembali ke masyarakat,” ujar Wa Ode, Jumat (9/7).

Nia dan Ardi, bersama sopir mereka, ZN, ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri menjelaskan, penangkapan bermula saat Satresnarkoba Polres Jakarta Pusat mendapatkan informasi, Nia sering menggunakan sabu.

“Sekitar pukul 09.00 WIB pagi, Satnarkoba Polres Metro Jakpus dipimpin Kanitnya mendapatkan informasi bahwa saudari RA sering menggunakan sabu-sabu ini, di daerah Pondok Pinang atau Pondok Indah, Jakarta Selatan,” bebernya, Kamis (8/7).

 

Menindaklanjuti informasi itu, polisi kemudian menangkap ZN. Saat menggeledah ZN, petugas menemukan 1 klip narkotika jenis sabu seberat 0,78 gram.

“ZN kemudian diinterogasi. Ternyata yang bersangkutan mengakui bahwa barang tersebut adalah milik saudara RA, itu pengakuannya,” ungkap Yusri.

Polisi kemudian menggeledah rumah Nia Ramadhani. Hasilnya, polisi menemukan bong alias alat hisap sabu. Ardi Bakrie saat itu tidak ada di tempat. Namun, Nia mengaku menggunakan narkoba bersama suaminya.

“Kemudian dilakukan pendalaman dan mengakui bahwa juga suaminya saudara AAB juga mengisap bersama menggunakan sabu-sabu ini bersama-sama,” tuturnya.

Nia Ramadhani dan sopirnya kemudian dibawa ke Polres Jakpus. Setelah itu, Ardi Bakrie datang menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat, ba’da Isya.

Nia dan Ardi mengaku sudah 5 bulan menggunakan sabu. Alasannya, stres karena tekanan pekerjaan dan pandemi Covid-19. [OKT]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories