Pita Putih Indonesia Fokus Edukasi Kesehatan Ibu Dan Anak

Pita Putih Indonesia (PPI) terus mengedukasi kesehatan ibu dan anak.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Pita Putih Nasional, Giwo Rubianto Wiyogo saat menerima kunjungan Ketua PPI Provinsi NTB Niken Saptarini, beserta beberapa pengurusnya, Jumat (31/12).

Kunjungan PPI NTB bermaksud mendapatkan penjelasan langsung mengenai program dan kegiatan PPI serta meminta dukungan dalam melaksanakan kegiatannya di NTB.

Giwo menyampaikan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan Ketua PPI NTB beserta pengurus. Dalam sambutannya, dia menjelaskan, mengenai sejarah berdirinya PPI. Dia juga mengatakan self-care menjadi salah satu focus kegiatan PPI disamping maternity care dan respecfull maternity.

PPK mengusung visi dan misi semua perempuan dan anak perempuan menyadari hak mereka atas kesehatan yang berkualitas. Caranya melalui pengaktifan gerakan masyarakat untuk kesehatan reproduksi, ibu dan bayi baru lahir sesuai tujuan SDG’s ketiga yaitu Good Health dan Well-being. 

Ketua PPI Provinsi NTB, Niken Saptarini dalam sambutannya menyampaikan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan. Di antaranya mengaktifkan posyandu keluarga dan ketercapaiannya di Provsinsi NTB hampir 100 persen serta berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting di Provinsi NTB.

Dalam hal percepatan penurunan stunting, kata dia, edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara terus menurus dan berkelanjutan mengenai peningkatan Kesehatan ibu dan anak dan remaja.

Dia juga mengucapkan terima kasih telah diberi kepercayaan melakukan kegiatan fasilitas dalam percapatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Utara. Acara ini yang kerja sama antara PPI Nasional dan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan.

Kegiatan ini sebagai role model untuk kegiatan-kegiatan percepatan penurunan stunting di kabupaten/kota Provinsi NTB . 

PPI Provinsi NTB telah melantik Ketua PPI seluruh Kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat yang ketuanya dipangku oleh istri pejabat bupati/walikota. “Semoga program percepatan penurunan stunting dapat terlaksana sesuai target yang ditetapkan oleh Pemerintah,” tukasnya. [DIT]

]]> Pita Putih Indonesia (PPI) terus mengedukasi kesehatan ibu dan anak.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Pita Putih Nasional, Giwo Rubianto Wiyogo saat menerima kunjungan Ketua PPI Provinsi NTB Niken Saptarini, beserta beberapa pengurusnya, Jumat (31/12).

Kunjungan PPI NTB bermaksud mendapatkan penjelasan langsung mengenai program dan kegiatan PPI serta meminta dukungan dalam melaksanakan kegiatannya di NTB.

Giwo menyampaikan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan Ketua PPI NTB beserta pengurus. Dalam sambutannya, dia menjelaskan, mengenai sejarah berdirinya PPI. Dia juga mengatakan self-care menjadi salah satu focus kegiatan PPI disamping maternity care dan respecfull maternity.

PPK mengusung visi dan misi semua perempuan dan anak perempuan menyadari hak mereka atas kesehatan yang berkualitas. Caranya melalui pengaktifan gerakan masyarakat untuk kesehatan reproduksi, ibu dan bayi baru lahir sesuai tujuan SDG’s ketiga yaitu Good Health dan Well-being. 

Ketua PPI Provinsi NTB, Niken Saptarini dalam sambutannya menyampaikan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan. Di antaranya mengaktifkan posyandu keluarga dan ketercapaiannya di Provsinsi NTB hampir 100 persen serta berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting di Provinsi NTB.

Dalam hal percepatan penurunan stunting, kata dia, edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara terus menurus dan berkelanjutan mengenai peningkatan Kesehatan ibu dan anak dan remaja.

Dia juga mengucapkan terima kasih telah diberi kepercayaan melakukan kegiatan fasilitas dalam percapatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Utara. Acara ini yang kerja sama antara PPI Nasional dan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan.

Kegiatan ini sebagai role model untuk kegiatan-kegiatan percepatan penurunan stunting di kabupaten/kota Provinsi NTB . 

PPI Provinsi NTB telah melantik Ketua PPI seluruh Kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat yang ketuanya dipangku oleh istri pejabat bupati/walikota. “Semoga program percepatan penurunan stunting dapat terlaksana sesuai target yang ditetapkan oleh Pemerintah,” tukasnya. [DIT]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories