Pikul Bantuan Untuk Korban Banjir Xanana Dan Istri Bupati Sumba Timur Gegerkan Dunia Maya

Di tengah kisah sedih bencana banjir bandang yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya, muncul dua cerita yang mengharukan, mengagumkan dan bisa dijadikan teladan. Dua cerita itu yakni aksi yang ditunjukan eks Presiden Timor Leste, Xanana Gusmao dan istri Bupati Sumba Timur, Merlianty Simanjuntak. Keduanya memikul langsung bantuan untuk para korban. Aksi heroik keduanya bikin geger dunia maya.

Aksi heroik Xanana terlihat saat dirinya mengunjungi korban banjir dan tanah longsor di Dili, Timor Leste. Tak sekedar berkunjung, eks orang nomor 1 di Timor Leste ini, tak gengsi membantu korban layaknya relawan bencana.

Tampilannya sangat sederhana. Mengenakan kaos putih, celana pendek, dan sepatu hitam. Dengan rambut yang sudah memutih, Xanana bolak balik memikul kardus yang berisi bantuan, peralatan warga, dan alat-alat yang dibutuhkan. Ia juga tak segan memanggul karung yang diturunkan dari truk, meski saat itu, kondisinya sedang hujan.

Aksi Xanana yang terpuji ini juga dilakukan Merlianty Simanjuntak. Meskipun menyandang status sebagai istri Bupati Sumba Timur, Merlianty tak canggung becek-becekan di jalan berlumpur demi membantu para korban banjir bandang di kampungnya.

Dalam foto dan video yang beredar di sosial media, kemarin, Merlianty menerobos banjir dengan lumpur yang pekat. Tidak menggunakan mobil atau motor, ia berjalan sejauh 1 kilometer. Pakaian yang dikenakannya pun, seperti tak ada persiapan. Istri Khristofel A Praing itu, hanya mengenakan kemeja berwarna biru, celana jeans, tanpa menggunakan alas kaki.

Sambil berjalan, Merlianty ikut memanggul kerdus mie instan. Berbaris dengan teman-temannya, menerjang banjir, bersama para relawan menuju salah satu daerah terdampak di Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Selasa (6/4).

Ajudan Bupati Marselinus, Aprianus Kela, yang saat itu mendampingi Merlianty menceritakan, banyak tiang listrik yang roboh, pohon bertumbangan, dan jalan terputus. Lokasinya rusak parah.

“Memang, masyarakat di sana tidak tersentuh bantuan. Kami harus melalui jalan itu, yang sudah terdampak banjir, ada lumpur-lumpurnya sekitar sebatas paha, terus jaraknya itu sekitar 3-4 kilometer,” tutur Aprianus.

Kata dia, ini bukan pertama kalinya Merlianty turun ke lapangan. Sebelumnya, juga pernah menyalurkan bantuan ke Kecamatan Tabundung, di Desa Laputu. Hanya medannya tidak separah yang di Kiritana. Bantuan yang disalurkan terdiri atas beberapa bahan makanan dan obat-obatan. Juga nasi bungkus yang sudah disiapkan dan dimasak dari posko PKK.

Melihat kejadian ini, banyak warganet takjub. “Inilah pemimpin sebenarnya,” kata @Richard57553462. “Puji Tuhan pemimpin yang berhati jiwa besar untuk rakyatnya Tuhan berkati dalam pelayanan-Nya,” sambut @WpLuki. “Dulu angkat senjata, sekarang angkat ember,” puji @HendroM16. “Hebatnya, hal ini Xanana lakukan setelah dia berkuasa. Bukan sebelum dia berkuasa untuk pencitraan ambil kekuasaan,” cetus @YRuhiyat3.

“Kurasa, pakar ekspresi pun akan mengakui ini ekspresi keprihatinan yang tulus. Bukan ekspresi dibuat-buat,” kata @zoelfick. “Ibu menteri syantik mesti contoh ini tulus nggak ada trik pencitraan, jangan dikit-dikit kaget, marah-marah, terus nangis,” pesan @Andi_H_Hasan. “Aku yang orang biasa aja belum tentu mau karena takut pas jalan tiba-tiba ada yang gremet-gremet di kaki,” aku @belindch. [MEN]

]]> Di tengah kisah sedih bencana banjir bandang yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya, muncul dua cerita yang mengharukan, mengagumkan dan bisa dijadikan teladan. Dua cerita itu yakni aksi yang ditunjukan eks Presiden Timor Leste, Xanana Gusmao dan istri Bupati Sumba Timur, Merlianty Simanjuntak. Keduanya memikul langsung bantuan untuk para korban. Aksi heroik keduanya bikin geger dunia maya.

Aksi heroik Xanana terlihat saat dirinya mengunjungi korban banjir dan tanah longsor di Dili, Timor Leste. Tak sekedar berkunjung, eks orang nomor 1 di Timor Leste ini, tak gengsi membantu korban layaknya relawan bencana.

Tampilannya sangat sederhana. Mengenakan kaos putih, celana pendek, dan sepatu hitam. Dengan rambut yang sudah memutih, Xanana bolak balik memikul kardus yang berisi bantuan, peralatan warga, dan alat-alat yang dibutuhkan. Ia juga tak segan memanggul karung yang diturunkan dari truk, meski saat itu, kondisinya sedang hujan.

Aksi Xanana yang terpuji ini juga dilakukan Merlianty Simanjuntak. Meskipun menyandang status sebagai istri Bupati Sumba Timur, Merlianty tak canggung becek-becekan di jalan berlumpur demi membantu para korban banjir bandang di kampungnya.

Dalam foto dan video yang beredar di sosial media, kemarin, Merlianty menerobos banjir dengan lumpur yang pekat. Tidak menggunakan mobil atau motor, ia berjalan sejauh 1 kilometer. Pakaian yang dikenakannya pun, seperti tak ada persiapan. Istri Khristofel A Praing itu, hanya mengenakan kemeja berwarna biru, celana jeans, tanpa menggunakan alas kaki.

Sambil berjalan, Merlianty ikut memanggul kerdus mie instan. Berbaris dengan teman-temannya, menerjang banjir, bersama para relawan menuju salah satu daerah terdampak di Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Selasa (6/4).

Ajudan Bupati Marselinus, Aprianus Kela, yang saat itu mendampingi Merlianty menceritakan, banyak tiang listrik yang roboh, pohon bertumbangan, dan jalan terputus. Lokasinya rusak parah.

“Memang, masyarakat di sana tidak tersentuh bantuan. Kami harus melalui jalan itu, yang sudah terdampak banjir, ada lumpur-lumpurnya sekitar sebatas paha, terus jaraknya itu sekitar 3-4 kilometer,” tutur Aprianus.

Kata dia, ini bukan pertama kalinya Merlianty turun ke lapangan. Sebelumnya, juga pernah menyalurkan bantuan ke Kecamatan Tabundung, di Desa Laputu. Hanya medannya tidak separah yang di Kiritana. Bantuan yang disalurkan terdiri atas beberapa bahan makanan dan obat-obatan. Juga nasi bungkus yang sudah disiapkan dan dimasak dari posko PKK.

Melihat kejadian ini, banyak warganet takjub. “Inilah pemimpin sebenarnya,” kata @Richard57553462. “Puji Tuhan pemimpin yang berhati jiwa besar untuk rakyatnya Tuhan berkati dalam pelayanan-Nya,” sambut @WpLuki. “Dulu angkat senjata, sekarang angkat ember,” puji @HendroM16. “Hebatnya, hal ini Xanana lakukan setelah dia berkuasa. Bukan sebelum dia berkuasa untuk pencitraan ambil kekuasaan,” cetus @YRuhiyat3.

“Kurasa, pakar ekspresi pun akan mengakui ini ekspresi keprihatinan yang tulus. Bukan ekspresi dibuat-buat,” kata @zoelfick. “Ibu menteri syantik mesti contoh ini tulus nggak ada trik pencitraan, jangan dikit-dikit kaget, marah-marah, terus nangis,” pesan @Andi_H_Hasan. “Aku yang orang biasa aja belum tentu mau karena takut pas jalan tiba-tiba ada yang gremet-gremet di kaki,” aku @belindch. [MEN]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories