Piala Eropa Turki Vs Wales, Ngarep Sentuhan Pemain Ke-12

Laga krusial bakal dilakoni Wales dan Turki pada pertandingan kedua Grup A Piala Eropa 2020 Stadion Baku Olympic, Azerbaijan pada Rabu (16/6) malam WIB. Bintang Wales Garet Bale butuh dukungan pemain kedua belas alias penonton.

Dua tim wajib menang agar bisa tetap bertahan. Turki yang paling ngotot setelah dikalahkan Italia dengan skor 0-3. Tim nasional berjuluk The Crescent-Stars itu awalnya digadang-gadang sebagai kuda hitam di Piala Eropa 2020 oleh banyak orang, tetapi mereka gagal menjaga status tersebut di laga pembuka Grup A.

Kekalahan yang menimpa Turki membuat mereka berada di peringkat terbawah pada penyisihan Grup A. Sementara Wales berada di urutan ketiga dengan nilai satu poin setelah bermain imbang melawan Swiss 1-1.

“Kami mengharapkan performa yang lebih baik; kami gagal memenuhi standar permainan kami sendiri (di laga pertama), tetapi balapan terus berlanjut. Kami memiliki dua pertandingan lagi di depan kita. Saatnya untuk fokus pada Wales,” tegas bintang Turki, Gunes dilansir UEFA.com, Rabu (16/6).

Turki bakal mendapat dukungan penonton karena kabarnya warga Turki bakal ke Ajerbaijan menonton laga lawan Wales. Pemain Wales Gareth Bale berharap penggemar Wales juga akan menonton.

“Akan menyenangkan memiliki atmosfer di stadion dan semuanya kembali normal. Jika ada yang mendukung kami untuk menjadi lebih sedikit kejam di lapangan, itu akan sangat bagus,” tambah Gareth Bale.

Bale tak takut dengan intimidasi dari suporter Turki. Dia siap mrmbuat suporter lawan terdiam.

“Semua pesepak bola pernah mengalami hal seperti itu dan itu normal dan tentu saja Anda akan menikmatinya. Tentu saja para suporter lawan tidak akan memuji kamu. Tapi kurasa Anda akan berusaha untuk mereka terdiam,”. [IPL]

]]> Laga krusial bakal dilakoni Wales dan Turki pada pertandingan kedua Grup A Piala Eropa 2020 Stadion Baku Olympic, Azerbaijan pada Rabu (16/6) malam WIB. Bintang Wales Garet Bale butuh dukungan pemain kedua belas alias penonton.

Dua tim wajib menang agar bisa tetap bertahan. Turki yang paling ngotot setelah dikalahkan Italia dengan skor 0-3. Tim nasional berjuluk The Crescent-Stars itu awalnya digadang-gadang sebagai kuda hitam di Piala Eropa 2020 oleh banyak orang, tetapi mereka gagal menjaga status tersebut di laga pembuka Grup A.

Kekalahan yang menimpa Turki membuat mereka berada di peringkat terbawah pada penyisihan Grup A. Sementara Wales berada di urutan ketiga dengan nilai satu poin setelah bermain imbang melawan Swiss 1-1.

“Kami mengharapkan performa yang lebih baik; kami gagal memenuhi standar permainan kami sendiri (di laga pertama), tetapi balapan terus berlanjut. Kami memiliki dua pertandingan lagi di depan kita. Saatnya untuk fokus pada Wales,” tegas bintang Turki, Gunes dilansir UEFA.com, Rabu (16/6).

Turki bakal mendapat dukungan penonton karena kabarnya warga Turki bakal ke Ajerbaijan menonton laga lawan Wales. Pemain Wales Gareth Bale berharap penggemar Wales juga akan menonton.

“Akan menyenangkan memiliki atmosfer di stadion dan semuanya kembali normal. Jika ada yang mendukung kami untuk menjadi lebih sedikit kejam di lapangan, itu akan sangat bagus,” tambah Gareth Bale.

Bale tak takut dengan intimidasi dari suporter Turki. Dia siap mrmbuat suporter lawan terdiam.

“Semua pesepak bola pernah mengalami hal seperti itu dan itu normal dan tentu saja Anda akan menikmatinya. Tentu saja para suporter lawan tidak akan memuji kamu. Tapi kurasa Anda akan berusaha untuk mereka terdiam,”. [IPL]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories