Pesan Menkes Kepada CPNS Kemenkes : Sehat Tanpa Korupsi

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berharap seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Kesehatan mengedepankan integritas dalam bekerja. Caranya dengan mengaplikasikan tiga hal; sehat tanpa korupsi, sehat melayani dan sehat Indonesia.

 Hal itu disampaikan Budi Gunadi Sadikin pada Ministerial Lecture CPNS Kemenkes tahun masuk 2019.

“Teman-teman harus memastikan bahwa integritas itu sangat penting di Kementerian Kesehatan ini. Yang lainnya adalah kita hidup di sini untuk melayani jadi pastikan teman-teman profesional,” katanya, Kamis (11/2).

Ia mengatakan kalau mau membuat Kementerian Kesehatan bagus, mau bikin Indonesia hebat maka orang-orangnya mesti diurus supaya bagus.

“Membangun orang-orang yang bagus itu membangun budaya, dan membangun budaya itu harus dengan contoh dan dengan teladan tidak bisa dengan persentase,” imbuhnya.

Menkes Budi menganalogikan membangun budaya yang bagus sama seperti mendidik anak. Harus dilakukan setiap hari, kalau tidak berhasil mendidik anak jangan harap berhasil mendidik organisasi.

Selain itu ia juga menekankan kepada para CPNS Kemenkes untuk mengaplikasikan tiga hal penting yakni sehat tanpa korupsi, sehat melayani, dan sehat Indonesia. Ini jangan hanya ada di kertas tapi ini ada di hati, tidak hanya diucapkan dan dihafal tapi dilakukan.

“Dan ini dilakukan bukan hanya kalau ada menterinya, tapi kalau dilakukan tanpa ada menterinya itu menunjukkan bahwa budaya ini sudah masuk,” ucap Menkes Budi.

Seleksi CPNS Kemenkes tahun 2019 dilaksanakan berdasarkan keputusan MenpanRB nomor 40 tahun 2019 tentang Kebutuhan Pegawai Kemenkes di Lingkungan Kemenkes tahun 2019.

Kebutuhan formasi saat itu sebanyak 2.205 orang yang terdistribusikan pada jenis formasi umum, lulusan terbaik, putra putri papua dan papua Barat, serta penyandang disabilitas.

Sekretaris Jenderal Kemenkes drg. Oscar Primadi, MPH mengatakan jumlah pelamar dalam seleksi CPNS Kemenkes tahun 2019 tercatat 34.892 orang. Setelah melalui suatu proses validasi dan verifikasi validasi terdapat 27.148 peserta yang berhak untuk mengikuti seleksi kompetensi dasar yang diselenggarakan pada tanggal 4 sampai 20 Februari 2020 pada 9 lokasi di 8 regional provinsi.

Selanjutnya 4.657 peserta dinyatakan dapat mengikuti tahapan berikutnya. Kemudian hasil integrasi akhir dalam proses seleksi tersebut ditetapkan sebesar sebanyak 1.923 peserta yang lulus sebagai CPNS Kemenkes terhitung mulai tanggal 1 Desember 2020.

Upaya transparansi atau hal-hal yang berkaitan dengan sesuatu yang tidak diinginkan dalam praktek kecurangan kita hindarkan melalui BKN. “Penetapan 1.923 itu betul-betul melalui proses mekanisme transparan,” tutur Sekjen Oscar. [DIR]

]]> Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berharap seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Kesehatan mengedepankan integritas dalam bekerja. Caranya dengan mengaplikasikan tiga hal; sehat tanpa korupsi, sehat melayani dan sehat Indonesia.

 Hal itu disampaikan Budi Gunadi Sadikin pada Ministerial Lecture CPNS Kemenkes tahun masuk 2019.

“Teman-teman harus memastikan bahwa integritas itu sangat penting di Kementerian Kesehatan ini. Yang lainnya adalah kita hidup di sini untuk melayani jadi pastikan teman-teman profesional,” katanya, Kamis (11/2).

Ia mengatakan kalau mau membuat Kementerian Kesehatan bagus, mau bikin Indonesia hebat maka orang-orangnya mesti diurus supaya bagus.

“Membangun orang-orang yang bagus itu membangun budaya, dan membangun budaya itu harus dengan contoh dan dengan teladan tidak bisa dengan persentase,” imbuhnya.

Menkes Budi menganalogikan membangun budaya yang bagus sama seperti mendidik anak. Harus dilakukan setiap hari, kalau tidak berhasil mendidik anak jangan harap berhasil mendidik organisasi.

Selain itu ia juga menekankan kepada para CPNS Kemenkes untuk mengaplikasikan tiga hal penting yakni sehat tanpa korupsi, sehat melayani, dan sehat Indonesia. Ini jangan hanya ada di kertas tapi ini ada di hati, tidak hanya diucapkan dan dihafal tapi dilakukan.

“Dan ini dilakukan bukan hanya kalau ada menterinya, tapi kalau dilakukan tanpa ada menterinya itu menunjukkan bahwa budaya ini sudah masuk,” ucap Menkes Budi.

Seleksi CPNS Kemenkes tahun 2019 dilaksanakan berdasarkan keputusan MenpanRB nomor 40 tahun 2019 tentang Kebutuhan Pegawai Kemenkes di Lingkungan Kemenkes tahun 2019.

Kebutuhan formasi saat itu sebanyak 2.205 orang yang terdistribusikan pada jenis formasi umum, lulusan terbaik, putra putri papua dan papua Barat, serta penyandang disabilitas.

Sekretaris Jenderal Kemenkes drg. Oscar Primadi, MPH mengatakan jumlah pelamar dalam seleksi CPNS Kemenkes tahun 2019 tercatat 34.892 orang. Setelah melalui suatu proses validasi dan verifikasi validasi terdapat 27.148 peserta yang berhak untuk mengikuti seleksi kompetensi dasar yang diselenggarakan pada tanggal 4 sampai 20 Februari 2020 pada 9 lokasi di 8 regional provinsi.

Selanjutnya 4.657 peserta dinyatakan dapat mengikuti tahapan berikutnya. Kemudian hasil integrasi akhir dalam proses seleksi tersebut ditetapkan sebesar sebanyak 1.923 peserta yang lulus sebagai CPNS Kemenkes terhitung mulai tanggal 1 Desember 2020.

Upaya transparansi atau hal-hal yang berkaitan dengan sesuatu yang tidak diinginkan dalam praktek kecurangan kita hindarkan melalui BKN. “Penetapan 1.923 itu betul-betul melalui proses mekanisme transparan,” tutur Sekjen Oscar. [DIR]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories