Pertarungan Pilgub DKI Jakarta PAN Ingin Jodohkan Gibran Dengan Putri Ketum Zulhas

Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akhir-akhir ini sering dihubungkan dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Partai Amanat Nasional (PAN) menyambutnya dan ingin menjodohkan putra sulung Presiden Jokowi itu dengan Zita Anjani, putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas.

Diketahui, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka belakangan ini, kerap muncul sebagai kandidat calon Gubernur DKI. Maklum, ini tak lepas dari jejak yang pernah dilalui sang ayah, Jokowi, saat nyalon dan memenangi Pilgub DKI.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN justru menyambut baik langkah itu dan mengaku siap mendukung Gibran jika berniat maju Pilgub DKI Jakarta. “Jika Mas Gibran berniat maju dan berpeluang besar menang, karena memiliki elektabilitas bagus, tentu PAN akan mendukung di Pilkada DKI 2024,” kata Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, kemarin.

Bahkan, aku Viva, PAN telah menyiapkan kadernya untuk dipasangkan dengan Gibran. Yakni, Zita Anjani, putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Zita dinilai cocok mendampingi Gibran di Pilgub DKI 2024.

Dia memprediksi, jika Gibran berpasangan dengan Zita Anjani tentu berpeluang menang. “Jika Mas Gibran dan Mbak Zita berduet, ini akan menambah peluang kemenangan dan elektabilitas calon meningkat,” papar Viva.

Viva menjelaskan, Zita adalah generasi milineal yang berpengalaman di legislatif. Saat ini, Zita duduk sebagai Wakil Ketua DPRD DKI. Dia sering berinteraksi setiap hari dengan proses birokrasi pemerintahan dan problematika masyarakat, serta concern di bidang pendidikan serta kesehatan ibu dan anak.

“Tentu, ini kombinasi yang baik dan prospektif untuk kemajuan pembangunan DKI,” tegasnya.

Selain itu, sejumlah tokoh yang belakangan menyambangi Solo pun dihubung-hubungkan. Salah satunya, besok (Minggu, 28/3), rencananya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani juga akan bertemu Gibran. Hal ini dibenarkan Ketua DPC Partai Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno. “Ada agenda bertemu Wali Kota Solo,” katanya, kemarin.

Tapi, Ardianto menjelaskan, kedatangan Sekjen Gerindra itu hanya untuk bersilaturahmi dengan Gibran, bukan membahas masalah Pilgub DKI 2024. “Hanya bersilaturahmi. Tak ada agenda khusus,” ungkapnya.

 

Ditanya soal Pilkada DKI, dia mengatakan, bukan ranahnya, namun ranah pusat. “Saya tidak mau komentar,” katanya.

Sebelumnya, pada Selasa (23/3) lalu, Gibran menerima Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Lodji Gandrung. Cak Imin -sapaan akrab Muhaimin- bahkan menyambut baik munculnya Gibran dalam bursa Pilgub DKI.

Meskipun demikian, ujarnya, Gibran harus membuktikan kinerjanya dulu di Solo. “Sangat bagus. Sukses dulu di Solo, nanti bisa ke manapun. Insya Allah,” ujar Cak Imin.

Dikatakannya, PKB siap mendukung bila kelak Gibran benar-benar maju di Pilgub DKI. “Siap. Pasti siap,” tegasnya.

Bahkan, Cak Imin menyanjung sosok Gibran, karena bisa menjadi sosok pemimpin masa depan. “Mas Gibran ini pemimpin masa depan. Sukses di Solo, akan membawa kemajuan di mana-mana,” tuturnya.

Perlu diketahui, putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka termasuk salah satu nama yang disebut-sebut di bursa bakal calon (balon) Gubernur DKI. Selain itu, juga ada nama Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini alias Risma.

Bagaimana tanggapan Gibran? Dia mengaku, masih berkomitmen untuk bekerja hingga masa jabatannya selesai. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikannya di Kota Solo. Salah satunya, vaksinasi Covid-19.

“Tidak mikir itu (Pilkada DKI Jakarta 2024), kita kerja dulu. Selesaikan permasalahan di sini (Kota Solo). PR-nya banyak. Jangan pikir yang lain dulu. Tidak mikir kota-kota lain. Di Solo dulu,” kata Gibran.

Dia mengaku, saat ini juga tidak memikirkan apakah akan maju di Pilkada Solo untuk periode kedua atau tidak. “Yang menentukan bukan saya, tapi warga Solo. Semua ini sesuai keinginan warga. Kalau tidak dipilih dua periode, ya, sudah. Sekarang kita selesaikan pekerjaan rumah kita,” tutupnya. [EDY]

]]> Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akhir-akhir ini sering dihubungkan dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Partai Amanat Nasional (PAN) menyambutnya dan ingin menjodohkan putra sulung Presiden Jokowi itu dengan Zita Anjani, putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas.

Diketahui, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka belakangan ini, kerap muncul sebagai kandidat calon Gubernur DKI. Maklum, ini tak lepas dari jejak yang pernah dilalui sang ayah, Jokowi, saat nyalon dan memenangi Pilgub DKI.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN justru menyambut baik langkah itu dan mengaku siap mendukung Gibran jika berniat maju Pilgub DKI Jakarta. “Jika Mas Gibran berniat maju dan berpeluang besar menang, karena memiliki elektabilitas bagus, tentu PAN akan mendukung di Pilkada DKI 2024,” kata Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, kemarin.

Bahkan, aku Viva, PAN telah menyiapkan kadernya untuk dipasangkan dengan Gibran. Yakni, Zita Anjani, putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Zita dinilai cocok mendampingi Gibran di Pilgub DKI 2024.

Dia memprediksi, jika Gibran berpasangan dengan Zita Anjani tentu berpeluang menang. “Jika Mas Gibran dan Mbak Zita berduet, ini akan menambah peluang kemenangan dan elektabilitas calon meningkat,” papar Viva.

Viva menjelaskan, Zita adalah generasi milineal yang berpengalaman di legislatif. Saat ini, Zita duduk sebagai Wakil Ketua DPRD DKI. Dia sering berinteraksi setiap hari dengan proses birokrasi pemerintahan dan problematika masyarakat, serta concern di bidang pendidikan serta kesehatan ibu dan anak.

“Tentu, ini kombinasi yang baik dan prospektif untuk kemajuan pembangunan DKI,” tegasnya.

Selain itu, sejumlah tokoh yang belakangan menyambangi Solo pun dihubung-hubungkan. Salah satunya, besok (Minggu, 28/3), rencananya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani juga akan bertemu Gibran. Hal ini dibenarkan Ketua DPC Partai Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno. “Ada agenda bertemu Wali Kota Solo,” katanya, kemarin.

Tapi, Ardianto menjelaskan, kedatangan Sekjen Gerindra itu hanya untuk bersilaturahmi dengan Gibran, bukan membahas masalah Pilgub DKI 2024. “Hanya bersilaturahmi. Tak ada agenda khusus,” ungkapnya.

 

Ditanya soal Pilkada DKI, dia mengatakan, bukan ranahnya, namun ranah pusat. “Saya tidak mau komentar,” katanya.

Sebelumnya, pada Selasa (23/3) lalu, Gibran menerima Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Lodji Gandrung. Cak Imin -sapaan akrab Muhaimin- bahkan menyambut baik munculnya Gibran dalam bursa Pilgub DKI.

Meskipun demikian, ujarnya, Gibran harus membuktikan kinerjanya dulu di Solo. “Sangat bagus. Sukses dulu di Solo, nanti bisa ke manapun. Insya Allah,” ujar Cak Imin.

Dikatakannya, PKB siap mendukung bila kelak Gibran benar-benar maju di Pilgub DKI. “Siap. Pasti siap,” tegasnya.

Bahkan, Cak Imin menyanjung sosok Gibran, karena bisa menjadi sosok pemimpin masa depan. “Mas Gibran ini pemimpin masa depan. Sukses di Solo, akan membawa kemajuan di mana-mana,” tuturnya.

Perlu diketahui, putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka termasuk salah satu nama yang disebut-sebut di bursa bakal calon (balon) Gubernur DKI. Selain itu, juga ada nama Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini alias Risma.

Bagaimana tanggapan Gibran? Dia mengaku, masih berkomitmen untuk bekerja hingga masa jabatannya selesai. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikannya di Kota Solo. Salah satunya, vaksinasi Covid-19.

“Tidak mikir itu (Pilkada DKI Jakarta 2024), kita kerja dulu. Selesaikan permasalahan di sini (Kota Solo). PR-nya banyak. Jangan pikir yang lain dulu. Tidak mikir kota-kota lain. Di Solo dulu,” kata Gibran.

Dia mengaku, saat ini juga tidak memikirkan apakah akan maju di Pilkada Solo untuk periode kedua atau tidak. “Yang menentukan bukan saya, tapi warga Solo. Semua ini sesuai keinginan warga. Kalau tidak dipilih dua periode, ya, sudah. Sekarang kita selesaikan pekerjaan rumah kita,” tutupnya. [EDY]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories