Pertamina Terus Berupaya Padamkan Kebakaran Di RU VI Balongan Pakai Air Laut .

PT Pertamina (Persero) terus mengupayakan pemadaman api di area terdampak kebakaran dengan memompa air laut untuk memadamkan total titik api di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati langsung bergerak cepat menuju lapangan, untuk memastikan penanganan insiden tanki T-301 di area Kilang Balongan berjalan dengan baik. Begitu selesai menggelar konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina, Senin (29/3).

Upaya pemadaman di total titik api terus berlangsung, dengan memompa air laut, menggunakan pompa submersible yang didatangkan dari RU IV Cilacap.

“Ketika nanti api sudah bisa dipadamkan, kami baru bisa melakukan start up untuk mengoperasikan kilang. Kami harus memastikan semuanya aman,” kata Nicke.

Pertamina melaporkan,  dari total 180 hektar, luas wilayah yang terdampak mencapai 2 hektar. Sedangkan total tangki yang terdampak berjumlah 4 buah, dengan kapasitas 100 ribu kiloliter. Atau 7 persen dari total kapasitas penyimpanan di kilang Balongan. 

Untuk diketahui, total tangki di area Kilang Balongan berjumlah 72 dengan total kapasitas 1,35 juta kiloliter. 

“Kalau dilihat tadi saat kami keliling di lapangan. Area lain aman, dan hingga sore ini api sudah mulai mengecil,” kata Nicke.

“Kami akan melakukan upaya dengan extra effort untuk segera memadamkan api,” lanjutnya.

Mengenai penyebab insiden, Nicke meminta semua pihak menunggu hasil investigasi Pertamina, dengan melibatkan aparat yang telah melihat langsung ke lokasi.

Pertamina juga mengumpulkan semua informasi, baik internal maupun dari masyarakat untuk menjadi bahan investigasi.

“Saat ini, kami masih fokus untuk penanganan dan dampak insiden. Kami memastikan masyarakat aman,” tandas Nicke. [HES]

]]> .
PT Pertamina (Persero) terus mengupayakan pemadaman api di area terdampak kebakaran dengan memompa air laut untuk memadamkan total titik api di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati langsung bergerak cepat menuju lapangan, untuk memastikan penanganan insiden tanki T-301 di area Kilang Balongan berjalan dengan baik. Begitu selesai menggelar konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina, Senin (29/3).

Upaya pemadaman di total titik api terus berlangsung, dengan memompa air laut, menggunakan pompa submersible yang didatangkan dari RU IV Cilacap.

“Ketika nanti api sudah bisa dipadamkan, kami baru bisa melakukan start up untuk mengoperasikan kilang. Kami harus memastikan semuanya aman,” kata Nicke.

Pertamina melaporkan,  dari total 180 hektar, luas wilayah yang terdampak mencapai 2 hektar. Sedangkan total tangki yang terdampak berjumlah 4 buah, dengan kapasitas 100 ribu kiloliter. Atau 7 persen dari total kapasitas penyimpanan di kilang Balongan. 

Untuk diketahui, total tangki di area Kilang Balongan berjumlah 72 dengan total kapasitas 1,35 juta kiloliter. 

“Kalau dilihat tadi saat kami keliling di lapangan. Area lain aman, dan hingga sore ini api sudah mulai mengecil,” kata Nicke.

“Kami akan melakukan upaya dengan extra effort untuk segera memadamkan api,” lanjutnya.

Mengenai penyebab insiden, Nicke meminta semua pihak menunggu hasil investigasi Pertamina, dengan melibatkan aparat yang telah melihat langsung ke lokasi.

Pertamina juga mengumpulkan semua informasi, baik internal maupun dari masyarakat untuk menjadi bahan investigasi.

“Saat ini, kami masih fokus untuk penanganan dan dampak insiden. Kami memastikan masyarakat aman,” tandas Nicke. [HES]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories