Perjalanan Ke Luar Negeri Bandara Soetta Tawarkan Hasil PCR Cuma Sejam

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sebagai pintu gerbang utama Indonesi menyiapkan lokasi dan fasilitas tes covid-19 bagi penumpang dari luar negeri yang baru mendarat.

Tes yang dilakukan adalah Tes Cepat Molekuler metode Real Time RT-PCR yang hasilnya dapat diketahui sekitar 60 menit. Pengambilan sampel dilakukan ketika penumpang baru mendarat dan hasil didapat sebelum penumpang berangkat ke tempat karantina.

“Hasil tes dapat diketahui sekitar 1 jam, sehingga penumpang tidak terlalu lama menunggu di bandara,” ujar Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi dalam keterangannya, Rabu (20/10).

Tes PCR dilakukan di international arrival hall Terminal 3 Bandara Soetta dengan memperhatikan berbagai aspek, termasuk keamanan, kebersihan, kesehatan dan higienis.

“International arrival hall Terminal 3 sangat luas, dan ini membantu karena ruang yang ada bisa dimanfaatkan untuk mendirikan hingga 20 bilik pengambilan sampel secara aman,” kata Agus. 

Di tempat itu juga dikatakan, disediakan sejumlah titik holding bay atau tempat menunggu bagi penumpang untuk melakukan registrasi dan menunggu verifikasi dokumen kesehatan. Saat ini kapasitas peralatan yang tersedia di Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan tes Covid-19 terhadap sekitar 700 orang per jam.

Dengan kapasitas sebanyak itu maka tes PCR diharapkan berjalan baik dan lancar.  Bandara Soekarno-Hatta saat ini tengah menyiapkan laboratorium tes berstandar Bio Safety Lab Level 2 (BSL 2) untuk pelaksanaan tes PCR yang lebih masif sehingga semakin mendukung protokol kesehatan. 

Melalui BSL 2, kapasitas dalam melakukan tes akan semakin banyak, hasil tes dapat diketahui lebih cepat, sehingga protokol kesehatan terjaga dan penumpang tidak terlalu lama menunggu di bandara. [EFI]

]]> Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sebagai pintu gerbang utama Indonesi menyiapkan lokasi dan fasilitas tes covid-19 bagi penumpang dari luar negeri yang baru mendarat.

Tes yang dilakukan adalah Tes Cepat Molekuler metode Real Time RT-PCR yang hasilnya dapat diketahui sekitar 60 menit. Pengambilan sampel dilakukan ketika penumpang baru mendarat dan hasil didapat sebelum penumpang berangkat ke tempat karantina.

“Hasil tes dapat diketahui sekitar 1 jam, sehingga penumpang tidak terlalu lama menunggu di bandara,” ujar Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi dalam keterangannya, Rabu (20/10).

Tes PCR dilakukan di international arrival hall Terminal 3 Bandara Soetta dengan memperhatikan berbagai aspek, termasuk keamanan, kebersihan, kesehatan dan higienis.

“International arrival hall Terminal 3 sangat luas, dan ini membantu karena ruang yang ada bisa dimanfaatkan untuk mendirikan hingga 20 bilik pengambilan sampel secara aman,” kata Agus. 

Di tempat itu juga dikatakan, disediakan sejumlah titik holding bay atau tempat menunggu bagi penumpang untuk melakukan registrasi dan menunggu verifikasi dokumen kesehatan. Saat ini kapasitas peralatan yang tersedia di Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan tes Covid-19 terhadap sekitar 700 orang per jam.

Dengan kapasitas sebanyak itu maka tes PCR diharapkan berjalan baik dan lancar.  Bandara Soekarno-Hatta saat ini tengah menyiapkan laboratorium tes berstandar Bio Safety Lab Level 2 (BSL 2) untuk pelaksanaan tes PCR yang lebih masif sehingga semakin mendukung protokol kesehatan. 

Melalui BSL 2, kapasitas dalam melakukan tes akan semakin banyak, hasil tes dapat diketahui lebih cepat, sehingga protokol kesehatan terjaga dan penumpang tidak terlalu lama menunggu di bandara. [EFI]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

Generated by Feedzy