Perjalanan KA Lintas Stasiun Pohgajih-Kesamben Terdampak Longsor, KAI Minta Maaf

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan permohonan maaf, atas terganggunya perjalanan kereta api (KA) akibat jalur KA terkena longsoran di petak jalur antara Stasiun Pohgajih – Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Minggu (7/3) pukul 16.54 WIB.

Longsor menutupi jalur KA di KM 87+500, setelah sebelumnya daerah tersebut diguyur hujan lebat.

“Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan, karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api, akibat jalur KA terkena longsor di wilayah tersebut,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, Minggu (7/3).

Sampai saat ini, terdapat 2 KA yang tertahan. Yaitu KA Malabar dari Stasiun Malang menuju Bandung, keberangkatan pukul 17.10 tertahan di Stasiun Kepanjen. Sedangkan KA Panataran dari Stasiun Blitar menuju Surabaya Gubeng keberangkatan pukul 17.35, tertahan di Stasiun Wlingi.

“Para pelanggan yang terdampak telah kami informasikan seluruhnya terkait kondisi terbaru perjalanan KA-nya,” ujar Joni.

Joni menambahkan, KAI saat ini tengah melakukan berbagai upaya, untuk memulihkan perjalanan KA di lokasi tersebut. Penanganan dilakukan tak hanya dari sisi pengaturan operasional, tetapi juga prasarana jalur KA.

KAI juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mempercepat proses perbaikan. Estimasi waktu perbaikan jalur kereta tersebut, memakan waktu 2 jam sejak kejadian.

“Kami berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA. Semoga cuacanya mendukung dan longsor segera teratasi. Agar jalur kereta api yang terdampak kembali normal, serta perjalanan kereta api dapat beroperasi dengan lancar,” tutup Joni. 

Info selengkapnya terkait perjalanan KA, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121. [HES]

]]> PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan permohonan maaf, atas terganggunya perjalanan kereta api (KA) akibat jalur KA terkena longsoran di petak jalur antara Stasiun Pohgajih – Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Minggu (7/3) pukul 16.54 WIB.

Longsor menutupi jalur KA di KM 87+500, setelah sebelumnya daerah tersebut diguyur hujan lebat.

“Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan, karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api, akibat jalur KA terkena longsor di wilayah tersebut,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, Minggu (7/3).

Sampai saat ini, terdapat 2 KA yang tertahan. Yaitu KA Malabar dari Stasiun Malang menuju Bandung, keberangkatan pukul 17.10 tertahan di Stasiun Kepanjen. Sedangkan KA Panataran dari Stasiun Blitar menuju Surabaya Gubeng keberangkatan pukul 17.35, tertahan di Stasiun Wlingi.

“Para pelanggan yang terdampak telah kami informasikan seluruhnya terkait kondisi terbaru perjalanan KA-nya,” ujar Joni.

Joni menambahkan, KAI saat ini tengah melakukan berbagai upaya, untuk memulihkan perjalanan KA di lokasi tersebut. Penanganan dilakukan tak hanya dari sisi pengaturan operasional, tetapi juga prasarana jalur KA.

KAI juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mempercepat proses perbaikan. Estimasi waktu perbaikan jalur kereta tersebut, memakan waktu 2 jam sejak kejadian.

“Kami berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA. Semoga cuacanya mendukung dan longsor segera teratasi. Agar jalur kereta api yang terdampak kembali normal, serta perjalanan kereta api dapat beroperasi dengan lancar,” tutup Joni. 

Info selengkapnya terkait perjalanan KA, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121. [HES]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories