Peringati Dua Dekada Partai Demokrat AHY: Bersikap Kritis Bukan Berarti Lawan Pemerintah .

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerukan seluruh kadernya tetap konsisten menjaga demokrasi, dan tetap berkoalisi dengan rakyat, meski berada di luar pemerintahan.

“Kita ingin menjadi garda terdepan dalam merawat demokrasi,” pesan AHY saat berpidato di acara Peringatan Dua Dekade Partai Demokrat, yang digelar secara virtual, di Jakarta, kemarin.

AHY menyebut, sejak Demokrat berdiri, dan sukses di bawah komando Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai masa keemasan. Namun, selama dua dekade, partai berlogo bintang mercy yang berada di luar pemerintahan itu mendapatkan cobaan berat melalui beragam goyangan politik.

Putra sulung SBY ini mengungkapkan, perjuangan politik para punggawa Demokrat saat ini dimudahkan dengan teknologi. Ada zoom meeting, hingga live streaming, secara teknis jauh lebih mudah dibandingkan di awal berdirinya partai yang harus ketuk pintu meraih hati rakyat.

Meski demikian, suami dari Annisa Pohan itu mengingatkan, saat ini bertebaran buzzer yang turut memberikan dampak negatif tidak hanya kepada rakyat, dan Partai Demokrat. “Mereka perusak demokrasi dan pemecah belah bangsa. Kita harus tegar,” semangatnya.

Politisi kelahiran Bandung, Jawa Barat ini menjelaskan, sikap kritis partainya terhadap pemerintah saat ini jangan dianggap sebagai perlawanan atau sekadar mencari panggung politik. Baginya, demokrasi tidak harus seragam. Sistem politik ini membuka ruang besar untuk bersuara demi kesejahteraan dan keselamatan rakyat.

 

AHY menegaskan, Partai Demokrat menginginkan pemerintah sukses memimpin bangsa ini keluar dari pandemi Covid-19. Jumlah korban selama pandemi bisa berkurang, dan ekonomi nasional bangkit.

Soal dukungan rakyat di Pemilu 2024, AHY bilang, masyarakat sudah cerdas dan pasti memiliki penilaian dan pilihan.

Sementara Sekretaris Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsa menegaskan, peringatan ulang tahun Ke-20 partainya adalah momentum untuk memupuk optimisme dan bangkit dari badai pandemi Covid-19.

“Mari saling bahu-membahu, dan saling menguatkan,” ujar Teuku.

Dijelaskan, peringatan ulang tahun Partai Demokrat kali ini sesuai intruksi AHY agar dilakukan kegiatan yang lebih dirasakan dan dinikmati seluruh elemen masyarakat. [BSH]

]]> .
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerukan seluruh kadernya tetap konsisten menjaga demokrasi, dan tetap berkoalisi dengan rakyat, meski berada di luar pemerintahan.

“Kita ingin menjadi garda terdepan dalam merawat demokrasi,” pesan AHY saat berpidato di acara Peringatan Dua Dekade Partai Demokrat, yang digelar secara virtual, di Jakarta, kemarin.

AHY menyebut, sejak Demokrat berdiri, dan sukses di bawah komando Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai masa keemasan. Namun, selama dua dekade, partai berlogo bintang mercy yang berada di luar pemerintahan itu mendapatkan cobaan berat melalui beragam goyangan politik.

Putra sulung SBY ini mengungkapkan, perjuangan politik para punggawa Demokrat saat ini dimudahkan dengan teknologi. Ada zoom meeting, hingga live streaming, secara teknis jauh lebih mudah dibandingkan di awal berdirinya partai yang harus ketuk pintu meraih hati rakyat.

Meski demikian, suami dari Annisa Pohan itu mengingatkan, saat ini bertebaran buzzer yang turut memberikan dampak negatif tidak hanya kepada rakyat, dan Partai Demokrat. “Mereka perusak demokrasi dan pemecah belah bangsa. Kita harus tegar,” semangatnya.

Politisi kelahiran Bandung, Jawa Barat ini menjelaskan, sikap kritis partainya terhadap pemerintah saat ini jangan dianggap sebagai perlawanan atau sekadar mencari panggung politik. Baginya, demokrasi tidak harus seragam. Sistem politik ini membuka ruang besar untuk bersuara demi kesejahteraan dan keselamatan rakyat.

 

AHY menegaskan, Partai Demokrat menginginkan pemerintah sukses memimpin bangsa ini keluar dari pandemi Covid-19. Jumlah korban selama pandemi bisa berkurang, dan ekonomi nasional bangkit.

Soal dukungan rakyat di Pemilu 2024, AHY bilang, masyarakat sudah cerdas dan pasti memiliki penilaian dan pilihan.

Sementara Sekretaris Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsa menegaskan, peringatan ulang tahun Ke-20 partainya adalah momentum untuk memupuk optimisme dan bangkit dari badai pandemi Covid-19.

“Mari saling bahu-membahu, dan saling menguatkan,” ujar Teuku.

Dijelaskan, peringatan ulang tahun Partai Demokrat kali ini sesuai intruksi AHY agar dilakukan kegiatan yang lebih dirasakan dan dinikmati seluruh elemen masyarakat. [BSH]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories