Penuhi Kebutuhan Uang Tunai Jelang Lebaran, BNI Siapkan Rp 17,81 T

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan uang tunai pada periode Ramadan dan Libur Lebaran tahun ini rata-rata Rp 17,81 triliun per minggu. Dana tersebut naik 12,87 persen dari periode sama tahun lalu.

Hal itu telah dipersiapkan termasuk jika terdapat penambahan cuti bersama, kebutuhan uang tunai tentunya akan lebih tinggi lagi.

“Kami juga akan mengantisipasi penarikan dari para penerima manfaat program-program bantuan tunai dari pemerintah yang tentunya akan meningkatkan kebutuhan uang tunai,” jelas Corporate Secretary BNI Mucharom dalam keterangan resminya, Jumat (8/4).

Diketahui, saat Ramadan dan Libur Lebaran terjadi peningkatan konsumsi dan mobilitas masyarakat pada tahun ini akan kembali meningkatkan kebutuhan uang tunai.

BNI tengah melakukan beberapa persiapan agar kebutuhan uang tunai dapat dipenuhi sambil menjaga protokol kesehatan.

Pria yang disapa Arom ini menuturkan, perseroan saat ini mempersiapkan lokasi-lokasi penarikan uang tunai bagi masyarakat. Yaitu di BNI ATM, mesin ATM Setor Tarik Tunai (Cash Recycle Machine/CRM), dan cabang. Penarikan uang tunai di BNI menjadi lebih mudah karena banyaknya variasi fasilitas penarikannya.

Selain melayani penarikan uang tunai, BNI juga secara proaktif memastikan dan mempersiapkan backend solusi layanan pada kanal-kanal digitalnya. Karena kebutuhan transaksi digital yang juga diproyeksikan menguat pada tahun ini.

Tak hanya melalui kanal digital seperti ATM dan CRM, BNI juga mempersiapkan layanan yang tangguh untuk transaksi digital pada BNI Mobile Banking.

 

Selain menyajikan layanan seperti QRIS, transfer uang tunai, juga patut dicoba layanan tarik tunai tanpa kartu yang dapat diperoleh setelah berkonsultasi dengan customer service BNI terlebih dahulu.

Lebih lanjut, Mucharom mengatakan periode Ramadan dan libur Lebaran kali ini juga akan diikuti dengan berbagai program apresiasi dan atensi nasabah. BNI sudah menggulirkan banyak program seperti promo pembelian tiket pesawat, hotel, belanja dan makan di merchant pilihan BNI.

“Program-program tersebut diharapkan dapat membantu stimulasi pertumbuhan konsumsi masyarakat sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lebih kuat,” ujar Arom.

Menurutnya program promo pada periode Ramadan dan libur Lebaran kali ini akan banyak mendorong fasilitas produk pembiayaan konsumer, khususnya kartu kredit. Kepercayaan konsumsi meningkat ini akan menjadi momentum ekspansi kinerja kartu kredit yang sejak dua tahun terakhir melambat.

“Dengan berbagai upaya tersebut, BNI optimis volume transaksi kartu kredit dalam dua bulan ke depan tumbuh minimal 5 persen secara tahunan. Yang ber-impact pada pertumbuhan outstanding kartu kredit minimal 1 persen,” pungkasnya. [DWI]

]]> PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan uang tunai pada periode Ramadan dan Libur Lebaran tahun ini rata-rata Rp 17,81 triliun per minggu. Dana tersebut naik 12,87 persen dari periode sama tahun lalu.

Hal itu telah dipersiapkan termasuk jika terdapat penambahan cuti bersama, kebutuhan uang tunai tentunya akan lebih tinggi lagi.

“Kami juga akan mengantisipasi penarikan dari para penerima manfaat program-program bantuan tunai dari pemerintah yang tentunya akan meningkatkan kebutuhan uang tunai,” jelas Corporate Secretary BNI Mucharom dalam keterangan resminya, Jumat (8/4).

Diketahui, saat Ramadan dan Libur Lebaran terjadi peningkatan konsumsi dan mobilitas masyarakat pada tahun ini akan kembali meningkatkan kebutuhan uang tunai.

BNI tengah melakukan beberapa persiapan agar kebutuhan uang tunai dapat dipenuhi sambil menjaga protokol kesehatan.

Pria yang disapa Arom ini menuturkan, perseroan saat ini mempersiapkan lokasi-lokasi penarikan uang tunai bagi masyarakat. Yaitu di BNI ATM, mesin ATM Setor Tarik Tunai (Cash Recycle Machine/CRM), dan cabang. Penarikan uang tunai di BNI menjadi lebih mudah karena banyaknya variasi fasilitas penarikannya.

Selain melayani penarikan uang tunai, BNI juga secara proaktif memastikan dan mempersiapkan backend solusi layanan pada kanal-kanal digitalnya. Karena kebutuhan transaksi digital yang juga diproyeksikan menguat pada tahun ini.

Tak hanya melalui kanal digital seperti ATM dan CRM, BNI juga mempersiapkan layanan yang tangguh untuk transaksi digital pada BNI Mobile Banking.

 

Selain menyajikan layanan seperti QRIS, transfer uang tunai, juga patut dicoba layanan tarik tunai tanpa kartu yang dapat diperoleh setelah berkonsultasi dengan customer service BNI terlebih dahulu.

Lebih lanjut, Mucharom mengatakan periode Ramadan dan libur Lebaran kali ini juga akan diikuti dengan berbagai program apresiasi dan atensi nasabah. BNI sudah menggulirkan banyak program seperti promo pembelian tiket pesawat, hotel, belanja dan makan di merchant pilihan BNI.

“Program-program tersebut diharapkan dapat membantu stimulasi pertumbuhan konsumsi masyarakat sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lebih kuat,” ujar Arom.

Menurutnya program promo pada periode Ramadan dan libur Lebaran kali ini akan banyak mendorong fasilitas produk pembiayaan konsumer, khususnya kartu kredit. Kepercayaan konsumsi meningkat ini akan menjadi momentum ekspansi kinerja kartu kredit yang sejak dua tahun terakhir melambat.

“Dengan berbagai upaya tersebut, BNI optimis volume transaksi kartu kredit dalam dua bulan ke depan tumbuh minimal 5 persen secara tahunan. Yang ber-impact pada pertumbuhan outstanding kartu kredit minimal 1 persen,” pungkasnya. [DWI]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories