Pentingnya Jaga Pola Tidur Agar Kulit Terlihat Cantik .

Demi menunjang penampilan, setiap perempuan pasti mendambakan memiliki kulit wajah yang sehat dan cantik. Namun, untuk medapatkan kulit cantik impian itu, salah satunya dengan menerapkan pola tidur yang cukup.

Dermatologist Nessy Dwi Setyorini mengatakan, kualitas tidur merupakan proses penting bagi regenerasi kulit. Pasalnya, tanda penuaan mulai hadir di umur 20 tahun, sehingga kulit wajah akan menjadi perhatian tersendiri, khususnya bagi setiap perempuan.

“Penting bagi perempuan untuk memahami faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kondisi kulit wajah mereka, seperti kurang tidur, hormon, genetik, stress dan berbagai penyebab lainnya,” jelas Nessy.

Tubuh memiliki jam biologis yang bila terganggu akan membuat kualitas tidur berkurang. Ini kerap kali terjadi ketika masa menstruasi.

Menurut Nessy, pada malam hari biasanya kulit melakukan perbaikan dan regenerasi sel-sel kulit mati.

Jika kurang tidur, proses tersebut otomatis terhambat. Yang terjadi, kulit wajah tampak kusam dan muncul lebih cepat tanda-tanda penuaan di kulit.

“Tidur yang berkualitas itu harus mengikuti jam biologis sesuai dengan ritme sirkadian tubuh, agar tidak menggangu organ-organ tubuh termasuk kulit,” terangnya.

Bagi orang dewasa, waktu tidur dengan kualitas yang baik itu direkomendasikan antara 7-8 jam. Tidak boleh kurang dari 6 jam dan tidak boleh lebih dari 10 jam.

Faktor seperti kurang tidur, hormon, genetik, stres dapat menjadi sangat berpengaruh ketika pada masa menstruasi, terutama kurangnya kualitas tidur. 

Penelitian mengungkapkan, tidur malam yang cukup menjadi kunci untuk kulit wajah yang lebih segar dan cerah.

Selain itu, pada saat menstruasi atau sebelumnya, banyak perempuan yang mengalami berbagai keluhan kulit. Mulai dari kulit yang berjerawat, kering bahkan berminyak.

“Saat menstruasi akan terjadi perubahan hormon. Seringnya keluhan kulit kering, selain itu juga jerawat muncul sebelum menstruasi dan satu minggu pertama saat menstruasi,” jelas Nessy lagi.

Menurut dia, penting memilih perawatan kulit yang bisa menekan produksi minyak. Dia menyarankan memilih perawatan yang mengandung bahan retinol atau salycilic acid.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan PT Uni-charm Indonesia Tbk, melalui merek pembalut Charm, sebanyak 38 persen perempuan Indonesia kesulitan mendapatkan tidur berkualitas ketika sedang menstruasi.

“Pada masa menstruasi, perempuan mengalami gangguan tidur yang disebabkan beberapa faktor. Seperti, hadirnya perasaan tidak nyaman serta kekhawatiran akan pembalut bocor,” ujar Senior Brand Manager PT Uni-charm Indonesia Tbk Riama Simorangkir.

Tentunya ini sangat memprihatikankan karena masih banyak wanita Indonesia yang memiliki kualitas tidur yang tidak bagus.

Selebgram Titan Tyra sepakat, selain gaya hidup yang menentukan tidur nyaman dan berkualitas, pemilihan pembalut saat menstruasi juga harus diperhatikan.

“Aku yakin pasti banyak perempuan yang mengalami hal serupa, susah tidur ketika masa menstruasi karena takut bocor. Tapi bukan berarti tidak ada solusinya,” jelas Titan.

Selain menerapkan waktu tidur yang sesuai, untuk menghindari gangguan saat tidur ketika menstruasi, Titan mengakj selalu menggunakan pembalut yang bisa menghindari bocor di malam hari. [MER]

]]> .
Demi menunjang penampilan, setiap perempuan pasti mendambakan memiliki kulit wajah yang sehat dan cantik. Namun, untuk medapatkan kulit cantik impian itu, salah satunya dengan menerapkan pola tidur yang cukup.

Dermatologist Nessy Dwi Setyorini mengatakan, kualitas tidur merupakan proses penting bagi regenerasi kulit. Pasalnya, tanda penuaan mulai hadir di umur 20 tahun, sehingga kulit wajah akan menjadi perhatian tersendiri, khususnya bagi setiap perempuan.

“Penting bagi perempuan untuk memahami faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kondisi kulit wajah mereka, seperti kurang tidur, hormon, genetik, stress dan berbagai penyebab lainnya,” jelas Nessy.

Tubuh memiliki jam biologis yang bila terganggu akan membuat kualitas tidur berkurang. Ini kerap kali terjadi ketika masa menstruasi.

Menurut Nessy, pada malam hari biasanya kulit melakukan perbaikan dan regenerasi sel-sel kulit mati.

Jika kurang tidur, proses tersebut otomatis terhambat. Yang terjadi, kulit wajah tampak kusam dan muncul lebih cepat tanda-tanda penuaan di kulit.

“Tidur yang berkualitas itu harus mengikuti jam biologis sesuai dengan ritme sirkadian tubuh, agar tidak menggangu organ-organ tubuh termasuk kulit,” terangnya.

Bagi orang dewasa, waktu tidur dengan kualitas yang baik itu direkomendasikan antara 7-8 jam. Tidak boleh kurang dari 6 jam dan tidak boleh lebih dari 10 jam.

Faktor seperti kurang tidur, hormon, genetik, stres dapat menjadi sangat berpengaruh ketika pada masa menstruasi, terutama kurangnya kualitas tidur. 

Penelitian mengungkapkan, tidur malam yang cukup menjadi kunci untuk kulit wajah yang lebih segar dan cerah.

Selain itu, pada saat menstruasi atau sebelumnya, banyak perempuan yang mengalami berbagai keluhan kulit. Mulai dari kulit yang berjerawat, kering bahkan berminyak.

“Saat menstruasi akan terjadi perubahan hormon. Seringnya keluhan kulit kering, selain itu juga jerawat muncul sebelum menstruasi dan satu minggu pertama saat menstruasi,” jelas Nessy lagi.

Menurut dia, penting memilih perawatan kulit yang bisa menekan produksi minyak. Dia menyarankan memilih perawatan yang mengandung bahan retinol atau salycilic acid.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan PT Uni-charm Indonesia Tbk, melalui merek pembalut Charm, sebanyak 38 persen perempuan Indonesia kesulitan mendapatkan tidur berkualitas ketika sedang menstruasi.

“Pada masa menstruasi, perempuan mengalami gangguan tidur yang disebabkan beberapa faktor. Seperti, hadirnya perasaan tidak nyaman serta kekhawatiran akan pembalut bocor,” ujar Senior Brand Manager PT Uni-charm Indonesia Tbk Riama Simorangkir.

Tentunya ini sangat memprihatikankan karena masih banyak wanita Indonesia yang memiliki kualitas tidur yang tidak bagus.

Selebgram Titan Tyra sepakat, selain gaya hidup yang menentukan tidur nyaman dan berkualitas, pemilihan pembalut saat menstruasi juga harus diperhatikan.

“Aku yakin pasti banyak perempuan yang mengalami hal serupa, susah tidur ketika masa menstruasi karena takut bocor. Tapi bukan berarti tidak ada solusinya,” jelas Titan.

Selain menerapkan waktu tidur yang sesuai, untuk menghindari gangguan saat tidur ketika menstruasi, Titan mengakj selalu menggunakan pembalut yang bisa menghindari bocor di malam hari. [MER]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories