Pendiri Demokrat Ingin Kisruh Internal Partai Kelar Lewat KLB

Banyak pendiri Partai Demokrat yang menginginkan kisruh internal partainya cepat selesai. Salah satu pendiri Partai Demokrat Hengky Luntungan menilai salah satu upaya untuk menyelesaikan kisruh internal adalah dengan menggelar kongres luar biasa (KLB).

“Intinya pertama, sebagai pendiri kami melihat kekisruhan yang terjadi karena partai seperti tidak mempunyai seorang pemimpin partai,” ujar Hengky kepada awak media di Jakarta, dikutip Minggu (28/2).

Selain menyelesaikan konflik melalui KLB diyakini bisa menyelamatkan partai. Semua perlu mematuhi aturan yang berlaku. Oleh karena itu, para pendiri sepakat untuk mendorong siapapun yang akan masuk dalam KLB nanti, baik dari eksternal maupun internal.

Pihaknya kembali menegaskan, pelaksanaan KLB harus dilakukan berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang benar-benar dilakukan saat kongres Partai Demokrat yang pertama.

Ia berharap, melalui KLB kekisruhan internal bisa diselesaikan. Bahkan bisa melahirkan sosok pemimpin baru yang lebih berkompeten dapat dicari. Dia bilang para pendiri sepakat untuk mencarikan solusi bagi Partai Demokrat.

“Apa solusi itu? KLB yang harus dilakukan dalam rangka penyelamatan partai. Sikap kami untuk mengurai persoalan ini, yakni melakukan KLB tanpa ada rasa dendam, kebencian, menyudutkan,” tutur Hengky.

Sebuah partai di negeri ini akan kesulitan untuk berdiri tegak jika berdiri dengan cara dinasti seperti ini. “Sehingga kami sebagai pendiri ingin menjadikan metode Demokrat yang terbuka bagi siapapun bisa masuk,” lanjutnya.

Hengky menjelaskan, dalam pelaksanaan KLB nanti pendiri partai akan melibatkan diri secara aktif dalam rangka mengawal dan mengembalikan Partai Demokrat seperti sebelumnya.

Tidak hanya pendiri, tetapi juga kepada seluruh yang selama ini berjuang, berbuat untuk mengambil peran memajukan partai.

“Dalam mengawal perencanaan pelaksanana KLB, tentunya kita bersepakat bersama,” imbuhnya.

Adapun sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuding ada pihak yang hendak melengserkannya dengan menggulirkan isu KLB. Beberapa pihak yang diduga terlibat ialah para mantan pengurus Demokrat yakni Darmizal, Marzuki Alie, Muhammad Nazaruddin dan politisi aktif Demokrat Jhoni Alen Marbun.

Selain itu, AHY juga menyatakan, ada pejabat di lingkungan Istana Kepresidenan yang terlibat dalam upaya pelengserannya dengan menggulirkan isu KLB. [JAR]

]]> Banyak pendiri Partai Demokrat yang menginginkan kisruh internal partainya cepat selesai. Salah satu pendiri Partai Demokrat Hengky Luntungan menilai salah satu upaya untuk menyelesaikan kisruh internal adalah dengan menggelar kongres luar biasa (KLB).

“Intinya pertama, sebagai pendiri kami melihat kekisruhan yang terjadi karena partai seperti tidak mempunyai seorang pemimpin partai,” ujar Hengky kepada awak media di Jakarta, dikutip Minggu (28/2).

Selain menyelesaikan konflik melalui KLB diyakini bisa menyelamatkan partai. Semua perlu mematuhi aturan yang berlaku. Oleh karena itu, para pendiri sepakat untuk mendorong siapapun yang akan masuk dalam KLB nanti, baik dari eksternal maupun internal.

Pihaknya kembali menegaskan, pelaksanaan KLB harus dilakukan berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang benar-benar dilakukan saat kongres Partai Demokrat yang pertama.

Ia berharap, melalui KLB kekisruhan internal bisa diselesaikan. Bahkan bisa melahirkan sosok pemimpin baru yang lebih berkompeten dapat dicari. Dia bilang para pendiri sepakat untuk mencarikan solusi bagi Partai Demokrat.

“Apa solusi itu? KLB yang harus dilakukan dalam rangka penyelamatan partai. Sikap kami untuk mengurai persoalan ini, yakni melakukan KLB tanpa ada rasa dendam, kebencian, menyudutkan,” tutur Hengky.

Sebuah partai di negeri ini akan kesulitan untuk berdiri tegak jika berdiri dengan cara dinasti seperti ini. “Sehingga kami sebagai pendiri ingin menjadikan metode Demokrat yang terbuka bagi siapapun bisa masuk,” lanjutnya.

Hengky menjelaskan, dalam pelaksanaan KLB nanti pendiri partai akan melibatkan diri secara aktif dalam rangka mengawal dan mengembalikan Partai Demokrat seperti sebelumnya.

Tidak hanya pendiri, tetapi juga kepada seluruh yang selama ini berjuang, berbuat untuk mengambil peran memajukan partai.

“Dalam mengawal perencanaan pelaksanana KLB, tentunya kita bersepakat bersama,” imbuhnya.

Adapun sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuding ada pihak yang hendak melengserkannya dengan menggulirkan isu KLB. Beberapa pihak yang diduga terlibat ialah para mantan pengurus Demokrat yakni Darmizal, Marzuki Alie, Muhammad Nazaruddin dan politisi aktif Demokrat Jhoni Alen Marbun.

Selain itu, AHY juga menyatakan, ada pejabat di lingkungan Istana Kepresidenan yang terlibat dalam upaya pelengserannya dengan menggulirkan isu KLB. [JAR]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories