Pelantikan Anggota MPR Baru Bamsoet Ajak Harvey Malaiholo Sosialisasi 4 Pilar Dengan Kreatif Dan Inovatif

Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong agar kehadiran seniman Harvey Malaiholo sebagai anggota MPR bisa membawa angin segar bagi peningkatan kualitas Sosialisasi Empat Pilar MPR. Sebelum menjadi anggota MPR, Harvey Malaiholo bersama para penyanyi ternama Indonesia yang tergabung dalam Seniman Nusantara, telah membantu MPR meluncurkan video klip lagu ‘Pilar Bangsa’ sebagai official song Sosialisasi Empat Pilar MPR.

“Vaksinasi ideologi dengan Sosialisasi Empat Pilar MPR untuk membangun imunitas jati diri dan karakter kebangsaan agar mampu menangkal berbagai ancaman virus ideologi, tidak boleh hanya dilakukan dengan kegiatan konvensional seperti seminar dan diskusi. Melainkan harus dikembangkan lebih kreatif dan inovatif. Selain melalui kesenian seperti lagu ‘Pilar Bangsa’, Sosialisasi Empat Pilar MPR juga akan digelar melalui stand up comedy, yang kini sedang hits di kalangan generasi muda,” ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, saat melantik Harvey Malaiholo dari Fraksi PDIP dan Dian Istiqomah dari Fraksi PAN sebagai Anggota MPR, di Kompleks MPR, Jakarta, Kamis (20/1).

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, MPR juga mendukung kebijakan pemerintah Presiden Jokowi dalam pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Disahkannya Undang-Undang IKN pada Selasa, 18 Januari 2022, membuat Pemerintah harus mematangkan rencana induk atau master plan dari IKN Nusantara. Termasuk di dalamnya mengatur perihal kedudukan dan kekhususan, serta bentuk, susunan, kewenangan dan urusan pemerintah IKN.

“MPR akan memperkuat proses pembangunan dan pemindahan IKN melalui Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN), guna memastikan pembangunan IKN tidak mangkrak. Sehingga siapa pun yang kelak menggantikan Presiden Joko Widodo, akan tetap diikat oleh peraturan hukum yang sangat kuat untuk melanjutkan pembangunan IKN. Belajar dari berbagai pengalaman negara dunia, dibutuhkan setidaknya 10 hingga 20 tahun untuk membangun dan memindahkan Ibu Kota Negara,” jelas Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan Kadin Indonesia ini menerangkan, sebagai Rumah Kebangsaan, MPR akan terus membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya. Kedudukan MPR dalam konstruksi sejarah maupun politik hukum ketatanegaraan memiliki peran penting bagi kemajuan bangsa, mengingat MPR merupakan lembaga negara yang berwenang mengubah dan menetapkan UUD.

“Pimpinan MPR telah bersepakat untuk selalu siap menerima aspirasi masyarakat, baik yang datang secara langsung ke Gedung MPR, maupun pada saat melakukan kunjungan kerja ke daerah. Hal yang sama kami mintakan juga kepada seluruh Anggota MPR untuk senantiasa membuka mata dan telinga dalam mendengarkan segala aspirasi masyarakat, untuk selanjutnya diformulasikan dalam sebuah kebijakan,” pungkas Bamsoet. [USU]

]]> Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong agar kehadiran seniman Harvey Malaiholo sebagai anggota MPR bisa membawa angin segar bagi peningkatan kualitas Sosialisasi Empat Pilar MPR. Sebelum menjadi anggota MPR, Harvey Malaiholo bersama para penyanyi ternama Indonesia yang tergabung dalam Seniman Nusantara, telah membantu MPR meluncurkan video klip lagu ‘Pilar Bangsa’ sebagai official song Sosialisasi Empat Pilar MPR.

“Vaksinasi ideologi dengan Sosialisasi Empat Pilar MPR untuk membangun imunitas jati diri dan karakter kebangsaan agar mampu menangkal berbagai ancaman virus ideologi, tidak boleh hanya dilakukan dengan kegiatan konvensional seperti seminar dan diskusi. Melainkan harus dikembangkan lebih kreatif dan inovatif. Selain melalui kesenian seperti lagu ‘Pilar Bangsa’, Sosialisasi Empat Pilar MPR juga akan digelar melalui stand up comedy, yang kini sedang hits di kalangan generasi muda,” ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, saat melantik Harvey Malaiholo dari Fraksi PDIP dan Dian Istiqomah dari Fraksi PAN sebagai Anggota MPR, di Kompleks MPR, Jakarta, Kamis (20/1).

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, MPR juga mendukung kebijakan pemerintah Presiden Jokowi dalam pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Disahkannya Undang-Undang IKN pada Selasa, 18 Januari 2022, membuat Pemerintah harus mematangkan rencana induk atau master plan dari IKN Nusantara. Termasuk di dalamnya mengatur perihal kedudukan dan kekhususan, serta bentuk, susunan, kewenangan dan urusan pemerintah IKN.

“MPR akan memperkuat proses pembangunan dan pemindahan IKN melalui Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN), guna memastikan pembangunan IKN tidak mangkrak. Sehingga siapa pun yang kelak menggantikan Presiden Joko Widodo, akan tetap diikat oleh peraturan hukum yang sangat kuat untuk melanjutkan pembangunan IKN. Belajar dari berbagai pengalaman negara dunia, dibutuhkan setidaknya 10 hingga 20 tahun untuk membangun dan memindahkan Ibu Kota Negara,” jelas Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan Kadin Indonesia ini menerangkan, sebagai Rumah Kebangsaan, MPR akan terus membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya. Kedudukan MPR dalam konstruksi sejarah maupun politik hukum ketatanegaraan memiliki peran penting bagi kemajuan bangsa, mengingat MPR merupakan lembaga negara yang berwenang mengubah dan menetapkan UUD.

“Pimpinan MPR telah bersepakat untuk selalu siap menerima aspirasi masyarakat, baik yang datang secara langsung ke Gedung MPR, maupun pada saat melakukan kunjungan kerja ke daerah. Hal yang sama kami mintakan juga kepada seluruh Anggota MPR untuk senantiasa membuka mata dan telinga dalam mendengarkan segala aspirasi masyarakat, untuk selanjutnya diformulasikan dalam sebuah kebijakan,” pungkas Bamsoet. [USU]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories