PDIP: Selesaikan Konflik Papua dengan Dialog

PDIP memandang, penyelesaian berbagai konflik yang terjadi di Papua harus diselesaikan jalan dialog. Bukan melalui jalan kekerasan bersenjata. Sebab, kekerasan hanya akan menimbulkan korban tidak saja di pihak aparat TNI-Polri maupun kelompok kriminal bersenjata (KKB), tapi juga warga sipil.

Pelaksana Harian Ketua DPD PDIP  Papua Ignasius Hasim mengatakan, konflik bersenjata antara aparat TNI-Polri dengan KKB pada sejumlah daerah di pedalaman Papua, seperti Intan Jaya, Puncak, Nduga, dan lainnya akhir-akhir ini meningkat tajam dan menimbulkan keresahan di kalangan warga Papua.

“Kita semua berharap dan berdoa agar ke depan situasi dan kondisi keamanan di Papua semakin kondusif. Tentu kami terus-menerus mendorong agar ada dialog yang baik dan bermartabat antara pemerintah, baik di pusat maupun di daerah, dengan saudara-saudara kita yang hidup di atas Tanah Papua,” kata Ignasius, seperti dikutip Antara, Minggu (30/5).

DPD PDIP Papua, lanjutnya, menyerahkan sepenuhnya penanganan setiap permasalahan terkait kasus-kasus kekerasan oleh kelompok bersenjata di Papua kepada aparat penegak hukum. Secara organisasi, DPD PDIP Papua juga secara kontinu melaporkan setiap kejadian kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata di Papua ke DPP PDIP Perjuangan. Sebab, kewenangan untuk mengambil keputusan, kebijakan, dan lainnya merupakan kewenangan induk partai di tingkat pusat.

“Melalui setiap laporan yang kami sampaikan tentu DPP PDI Perjuangan akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat, yang Presiden Joko Widodo merupakan kader PDI Perjuangan,” kata Ignasius.

Menyangkut label terorisme kepada KKB Papua yang ditetapkan pemerintah, DPD PDIP Papua menghormati hal itu. Namun demikian, dalam penanganan terhadap KKB di Papua diharapkan aparat penegak hukum tetap mengedepankan pendekatan yang menghormati nilai-nilai kemanusiaan.

“Bagaimana pun, suka atau tidak suka, mereka-mereka ini merupakan saudara-saudara kita. Uang juga merupakan teman seperjuangan kita untuk bersama-sama membangun Tanah Papua yang lebih damai dan beradab ke depan,” ujar Ignasius. [USU]
]]> PDIP memandang, penyelesaian berbagai konflik yang terjadi di Papua harus diselesaikan jalan dialog. Bukan melalui jalan kekerasan bersenjata. Sebab, kekerasan hanya akan menimbulkan korban tidak saja di pihak aparat TNI-Polri maupun kelompok kriminal bersenjata (KKB), tapi juga warga sipil.
Pelaksana Harian Ketua DPD PDIP  Papua Ignasius Hasim mengatakan, konflik bersenjata antara aparat TNI-Polri dengan KKB pada sejumlah daerah di pedalaman Papua, seperti Intan Jaya, Puncak, Nduga, dan lainnya akhir-akhir ini meningkat tajam dan menimbulkan keresahan di kalangan warga Papua.
“Kita semua berharap dan berdoa agar ke depan situasi dan kondisi keamanan di Papua semakin kondusif. Tentu kami terus-menerus mendorong agar ada dialog yang baik dan bermartabat antara pemerintah, baik di pusat maupun di daerah, dengan saudara-saudara kita yang hidup di atas Tanah Papua,” kata Ignasius, seperti dikutip Antara, Minggu (30/5).
DPD PDIP Papua, lanjutnya, menyerahkan sepenuhnya penanganan setiap permasalahan terkait kasus-kasus kekerasan oleh kelompok bersenjata di Papua kepada aparat penegak hukum. Secara organisasi, DPD PDIP Papua juga secara kontinu melaporkan setiap kejadian kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata di Papua ke DPP PDIP Perjuangan. Sebab, kewenangan untuk mengambil keputusan, kebijakan, dan lainnya merupakan kewenangan induk partai di tingkat pusat.
“Melalui setiap laporan yang kami sampaikan tentu DPP PDI Perjuangan akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat, yang Presiden Joko Widodo merupakan kader PDI Perjuangan,” kata Ignasius.
Menyangkut label terorisme kepada KKB Papua yang ditetapkan pemerintah, DPD PDIP Papua menghormati hal itu. Namun demikian, dalam penanganan terhadap KKB di Papua diharapkan aparat penegak hukum tetap mengedepankan pendekatan yang menghormati nilai-nilai kemanusiaan.
“Bagaimana pun, suka atau tidak suka, mereka-mereka ini merupakan saudara-saudara kita. Uang juga merupakan teman seperjuangan kita untuk bersama-sama membangun Tanah Papua yang lebih damai dan beradab ke depan,” ujar Ignasius. [USU]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories