PBNU Tetapkan Besok Awal Ramadan Kiai Said: Jalankan Amaliyah Puasa, Nahdliyin Kudu Manut Prokes

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengumumkan, berdasarkan pantauan hilal yang telah dilakukan, PBNU menetapkan, besok Selasa, tanggal 13 April 2021 adalah awal bulan suci Ramadan.

“Awal bulan Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada hari Selasa tanggal 13 April 2021 Masehi,” tulis surat resmi yang ditandatangani Kiai Said, Senin (12/4).

Atas nama PBNU, Kiai Said mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam.

“Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1442 H dengan penuh keimanan dan keyakinan,” ucapnya.

Kia Said Aqil mengimbau, khususnya kepada Nahdliyyin untuk meningkatkan kualitas ibadah. Dengan menjalankan amaliyah sunnah untuk mengisi bulan suci umat Islam tersebut.

“Meningkatkan ketaqwaan, memperbanyak membaca Al Quran, dzikir, beribadah dengan penuh kekhusyukan dan berbagai aktivitas sosial yang bermanfaat,” tuturnya.

Terpenting, PBNU juga mengimbau Nahdliyyin dan umat Islam secara umum untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sepanjang bulan suci Ramadan.

“Selama pandemi Covid-19 ini, agar mematuhi instruksi atau imbauan PBNU dan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah masing-masing,” tandasnya. [FAQ]

]]> Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengumumkan, berdasarkan pantauan hilal yang telah dilakukan, PBNU menetapkan, besok Selasa, tanggal 13 April 2021 adalah awal bulan suci Ramadan.

“Awal bulan Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada hari Selasa tanggal 13 April 2021 Masehi,” tulis surat resmi yang ditandatangani Kiai Said, Senin (12/4).

Atas nama PBNU, Kiai Said mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam.

“Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1442 H dengan penuh keimanan dan keyakinan,” ucapnya.

Kia Said Aqil mengimbau, khususnya kepada Nahdliyyin untuk meningkatkan kualitas ibadah. Dengan menjalankan amaliyah sunnah untuk mengisi bulan suci umat Islam tersebut.

“Meningkatkan ketaqwaan, memperbanyak membaca Al Quran, dzikir, beribadah dengan penuh kekhusyukan dan berbagai aktivitas sosial yang bermanfaat,” tuturnya.

Terpenting, PBNU juga mengimbau Nahdliyyin dan umat Islam secara umum untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sepanjang bulan suci Ramadan.

“Selama pandemi Covid-19 ini, agar mematuhi instruksi atau imbauan PBNU dan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah masing-masing,” tandasnya. [FAQ]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories