Pasien Covid Melonjak, Kemenkes Tambah 45.592 Tempat Tidur Di Rumah Sakit

Untuk mengatasi lonjakan pasien Covid-19 di berbagai daerah, Kementerian Kesehatan telah menambah sebanyak 45.592 unit tempat tidur perawatan di rumah sakit.

“Sejak 17 Mei 2021, Tempat tidur pasien Covid-19 di Indonesia bertambah 45.592 tempat tidur. Saat ini jumlahnya menjadi 124.747 tempat tidur,” kata Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, Rabu sore (21/7).

Nadia mengatakan dari total 124.747 tempat tidur isolasi dan perawatan intensif tersebut, saat ini sebanyak 91.787 unit sedang terpakai untuk merawat pasien Covid-19.

Menurut Nadia ada peningkatan jumlah tempat tidur isolasi maupun intensif di rumah sakit. Penambahan 1.284 tempat tidur di wilayah DKI Jakarta. Penambahan 1.170 tempat tidur di wilayah Bandung dan untuk wilayah Semarang dan Solo ada penambahan 530 tempat tidur untuk pasien Covid-19.

“Penambahan 668 tempat tidur untuk pasien Covid-19 di wilayah Yogyakarta dan 423 tempat tidur untuk pasien Covid-19 di wilayah Bali,” ujarnya.

 

Nadia juga melaporkan dari total 3.083 rumah sakit di Tanah Air, sebanyak 990 di antaranya telah ditetapkan sebagai rumah sakit yang melayani pasien Covid-19. “Ini sangat memungkinkan untuk ditambah, mengingat eskalasi kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Menurut Nadia, saat ini Kemenkes sedang menata ulang pelayanan kepada pasien Covid-19 di mana tempat isolasi terpusat dilakukan di fasilitas diklat ataupun asrama haji.

“Sementara untuk kasus Covid-19 gejala sedang dan berat dilakukan penanganan di rumah sakit lapangan ataupun rumah sakit tipe D. Dan untuk penanganan kasus intensif dilakukan di rumah sakit rujukan Covid-19 tipe C, B, dan A,” ujar Nadia. [SRI]

]]> Untuk mengatasi lonjakan pasien Covid-19 di berbagai daerah, Kementerian Kesehatan telah menambah sebanyak 45.592 unit tempat tidur perawatan di rumah sakit.

“Sejak 17 Mei 2021, Tempat tidur pasien Covid-19 di Indonesia bertambah 45.592 tempat tidur. Saat ini jumlahnya menjadi 124.747 tempat tidur,” kata Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, Rabu sore (21/7).

Nadia mengatakan dari total 124.747 tempat tidur isolasi dan perawatan intensif tersebut, saat ini sebanyak 91.787 unit sedang terpakai untuk merawat pasien Covid-19.

Menurut Nadia ada peningkatan jumlah tempat tidur isolasi maupun intensif di rumah sakit. Penambahan 1.284 tempat tidur di wilayah DKI Jakarta. Penambahan 1.170 tempat tidur di wilayah Bandung dan untuk wilayah Semarang dan Solo ada penambahan 530 tempat tidur untuk pasien Covid-19.

“Penambahan 668 tempat tidur untuk pasien Covid-19 di wilayah Yogyakarta dan 423 tempat tidur untuk pasien Covid-19 di wilayah Bali,” ujarnya.

 

Nadia juga melaporkan dari total 3.083 rumah sakit di Tanah Air, sebanyak 990 di antaranya telah ditetapkan sebagai rumah sakit yang melayani pasien Covid-19. “Ini sangat memungkinkan untuk ditambah, mengingat eskalasi kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Menurut Nadia, saat ini Kemenkes sedang menata ulang pelayanan kepada pasien Covid-19 di mana tempat isolasi terpusat dilakukan di fasilitas diklat ataupun asrama haji.

“Sementara untuk kasus Covid-19 gejala sedang dan berat dilakukan penanganan di rumah sakit lapangan ataupun rumah sakit tipe D. Dan untuk penanganan kasus intensif dilakukan di rumah sakit rujukan Covid-19 tipe C, B, dan A,” ujar Nadia. [SRI]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories