Parsindo Ajak Partai Mahasiswa Indonesia Kawal Agenda Reformasi

Ketua Umum Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) Jusuf Rizal mengajak Partai Mahasiswa Indonesia (PMI) untuk bersinergi mengawal agenda reformasi demi kesejahteraan rakyat. Agenda tersebut, yaitu memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Partai Parsindo mengajak PMI bersinergi mengawal agenda reformasi memberantas KKN yang kian merajalela. Mulai dari pusat hingga ke desa-desa,” ujar Jusuf Rizal, kepada RM.id, Kamis (21/7).

Aktivis antikorupsi ini menceritakan, mengetahui informasi bahwa PMI menegaskan tidak siap untuk mengikuti Pemilu 2024, dan memutuskan untuk bersiap ikut Pemilu 2029. Informasi itu, berbasis Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PMI di Surabaya, Jawa Timur.

Jusuf Rizal mengatakan menghargai keputusan tersebut, terlebih PMI menurutnya tetap ikut berpartisipasi di Pemilu 2024 dengan menjadi pemilih cerdas. Atas dasar itulah, pria berdarah Madura-Batak ini mengajak PMI untuk menuntaskan agenda Reformasi 1998.

Katanya, salah satu agenda reformasi tahun 1998 adalah memberantas KKN sehingga Presiden ke-2, Soeharto lengser meletakkan jabatan. Tapi kini, KKN bukan makin terkikis, namun makin marak. Ini bagian tugas Mahasiswa yang belum selesai.

“Untuk itu, Partai Parsindo mengajak para mahasiswa dan generasi millenial bersinergi mengawal agenda reformasi serta berantas KKN. Kami membuka kesempatan bagi mahasiswa, aktivis, pekerja dan buruh bergabung dengan Partai Parsindo menjadi Caleg pada Pemilu 2024,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PMI, Eko Pratama mengamini partainya belum siap mengikuti Pemilu 2024. Hal itu, didasari belum terpenuhinya persyaratan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ihwal calon peserta Pemilu 2024.

“Kami realistis memandang keadaan, bahwasannya kami baru lahir dan perlu penyesuaian dan strategi lain-lain. Saat ini DPD sudah lengkap, DPC masih proses, sementara tahapan sudah di depan mata,” ujar Eko.

Eko menambahkan, PMI kemungkinan siap ikut Pemilu sebagai peserta pada 2029 mendatang. Saat ini PMI lebih ingin mengajak masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas. “Target kami peserta Pemilu 2029, Insya Allah sudah selesai proses administrasi, dan kami ikut,” ungkapnya. ■

]]> Ketua Umum Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) Jusuf Rizal mengajak Partai Mahasiswa Indonesia (PMI) untuk bersinergi mengawal agenda reformasi demi kesejahteraan rakyat. Agenda tersebut, yaitu memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Partai Parsindo mengajak PMI bersinergi mengawal agenda reformasi memberantas KKN yang kian merajalela. Mulai dari pusat hingga ke desa-desa,” ujar Jusuf Rizal, kepada RM.id, Kamis (21/7).

Aktivis antikorupsi ini menceritakan, mengetahui informasi bahwa PMI menegaskan tidak siap untuk mengikuti Pemilu 2024, dan memutuskan untuk bersiap ikut Pemilu 2029. Informasi itu, berbasis Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PMI di Surabaya, Jawa Timur.

Jusuf Rizal mengatakan menghargai keputusan tersebut, terlebih PMI menurutnya tetap ikut berpartisipasi di Pemilu 2024 dengan menjadi pemilih cerdas. Atas dasar itulah, pria berdarah Madura-Batak ini mengajak PMI untuk menuntaskan agenda Reformasi 1998.

Katanya, salah satu agenda reformasi tahun 1998 adalah memberantas KKN sehingga Presiden ke-2, Soeharto lengser meletakkan jabatan. Tapi kini, KKN bukan makin terkikis, namun makin marak. Ini bagian tugas Mahasiswa yang belum selesai.

“Untuk itu, Partai Parsindo mengajak para mahasiswa dan generasi millenial bersinergi mengawal agenda reformasi serta berantas KKN. Kami membuka kesempatan bagi mahasiswa, aktivis, pekerja dan buruh bergabung dengan Partai Parsindo menjadi Caleg pada Pemilu 2024,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PMI, Eko Pratama mengamini partainya belum siap mengikuti Pemilu 2024. Hal itu, didasari belum terpenuhinya persyaratan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ihwal calon peserta Pemilu 2024.

“Kami realistis memandang keadaan, bahwasannya kami baru lahir dan perlu penyesuaian dan strategi lain-lain. Saat ini DPD sudah lengkap, DPC masih proses, sementara tahapan sudah di depan mata,” ujar Eko.

Eko menambahkan, PMI kemungkinan siap ikut Pemilu sebagai peserta pada 2029 mendatang. Saat ini PMI lebih ingin mengajak masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas. “Target kami peserta Pemilu 2029, Insya Allah sudah selesai proses administrasi, dan kami ikut,” ungkapnya. ■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories