Papua Akan Bangun Sirkuit Balap Internasional, Bamsoet Dukung Penuh

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mendukung langkah Ketua IMI Papua terpilih periode 2022-2026, Abisai Rollo, yang ingin membangun sirkuit balap internasional di Papua. Selain sebagai lanjutan dari kesuksesan Papua menjadi tuan rumah PON XX pada Oktober 2021, pembangunan itu sekaligus melengkapi keberadaan Sirkuit Fregeeb Waninggap yang sudah berada di Kabupaten Merauke.

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menerangkan, kondisi geografi di Papua sangat layak untuk dibuat sirkuit motocross maupun karting. Setelah memiliki sirkuit motocross level dunia, tahun depan, Papua akan didorong menjadi tuan rumah kejuaraan motocross dunia, FIM Motocross World Championship MXGP of Indonesia 2023.

“Sedangkan untuk sirkuit karting, nantinya bisa digunakan untuk menyelenggarakan FIM MiniGP Indonesia Series 2023 hingga Kejuaraan Balap Motor Bebek Memperebutkan Piala Presiden maupun berbagai kejuaraan lainnya di kelas drag bike 201 meter, supermoto, hingga gokart,” ujar Bamsoet, usai menerima Abisai Rollo, di Jakarta, Selasa (31/5).

Ketua MPR ini menjelaskan, dengan menghadirkan lebih banyak sirkuit, konsistensi pembalap asal Papua juga akan semakin terasah. Terlebih, pada PON XX Oktober 2021, Papua mendominasi perolehan medali di cabang olahraga balap motor dengan memenangkan 3 medali emas dari hasil Kelas Beregu Modifikasi 150 cc, Kelas Beregu Standar 150Cc, dan Kelas Perorangan Standar 150 Cc. Sementara, di cabang olahraga motocross, Papua berhasil mendapatkan dua emas dari hasil Kelas MX 125 Cc Beregu (13-17 tahun) dan MX 2.500 Cc Beregu (>17 tahun).

“Bagi Abisai Rollo, menyiapkan lahan sirkuit tidaklah sulit. Selain memang hobi pada dunia otomotif dan pernah melaksanakan beberapa gelaran balap, Abisai Roll yang merupakan Ketua DPRD Kota Jayapura ini juga seorang pemuka adat yang memiliki banyak lahan strategis di kawasan Koya Tengah, Distrik Muara Tami, hingga Kota Jayapura. Bahkan beliau sempat menawarkan pembangunan istana kepresidenan di atas lahannya kepada Presiden Jokowi,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, keberadaan sirkuit juga bisa dijadikan sebagai daya tarik wisata Papua, sport automotive tourism, yang bisa menarik lebih banyak wisatawan datang ke Papua. Terlebih penerbangan langsung Jakarta-Papua juga sudah banyak, sehingga tidak ada kendala konektivitas.

“Keberadaan sirkuit juga bisa memberikan multiplier effect economy yang besar bagi masyarakat Papua, selain dari sektor olahraga juga dari sektor industri dan lain sebagainya. Melalui sirkuit balap, kita berharap kesejahteraan masyarakat Papua bisa meningkat, sekaligus juga melahirkan lebih banyak lagi talenta balap asal Papua. Melengkapi positioning Papua yang telah terkenal melahirkan banyak atlet sepak bola,” pungkas Bamsoet.■

]]> Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mendukung langkah Ketua IMI Papua terpilih periode 2022-2026, Abisai Rollo, yang ingin membangun sirkuit balap internasional di Papua. Selain sebagai lanjutan dari kesuksesan Papua menjadi tuan rumah PON XX pada Oktober 2021, pembangunan itu sekaligus melengkapi keberadaan Sirkuit Fregeeb Waninggap yang sudah berada di Kabupaten Merauke.

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menerangkan, kondisi geografi di Papua sangat layak untuk dibuat sirkuit motocross maupun karting. Setelah memiliki sirkuit motocross level dunia, tahun depan, Papua akan didorong menjadi tuan rumah kejuaraan motocross dunia, FIM Motocross World Championship MXGP of Indonesia 2023.

“Sedangkan untuk sirkuit karting, nantinya bisa digunakan untuk menyelenggarakan FIM MiniGP Indonesia Series 2023 hingga Kejuaraan Balap Motor Bebek Memperebutkan Piala Presiden maupun berbagai kejuaraan lainnya di kelas drag bike 201 meter, supermoto, hingga gokart,” ujar Bamsoet, usai menerima Abisai Rollo, di Jakarta, Selasa (31/5).

Ketua MPR ini menjelaskan, dengan menghadirkan lebih banyak sirkuit, konsistensi pembalap asal Papua juga akan semakin terasah. Terlebih, pada PON XX Oktober 2021, Papua mendominasi perolehan medali di cabang olahraga balap motor dengan memenangkan 3 medali emas dari hasil Kelas Beregu Modifikasi 150 cc, Kelas Beregu Standar 150Cc, dan Kelas Perorangan Standar 150 Cc. Sementara, di cabang olahraga motocross, Papua berhasil mendapatkan dua emas dari hasil Kelas MX 125 Cc Beregu (13-17 tahun) dan MX 2.500 Cc Beregu (>17 tahun).

“Bagi Abisai Rollo, menyiapkan lahan sirkuit tidaklah sulit. Selain memang hobi pada dunia otomotif dan pernah melaksanakan beberapa gelaran balap, Abisai Roll yang merupakan Ketua DPRD Kota Jayapura ini juga seorang pemuka adat yang memiliki banyak lahan strategis di kawasan Koya Tengah, Distrik Muara Tami, hingga Kota Jayapura. Bahkan beliau sempat menawarkan pembangunan istana kepresidenan di atas lahannya kepada Presiden Jokowi,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, keberadaan sirkuit juga bisa dijadikan sebagai daya tarik wisata Papua, sport automotive tourism, yang bisa menarik lebih banyak wisatawan datang ke Papua. Terlebih penerbangan langsung Jakarta-Papua juga sudah banyak, sehingga tidak ada kendala konektivitas.

“Keberadaan sirkuit juga bisa memberikan multiplier effect economy yang besar bagi masyarakat Papua, selain dari sektor olahraga juga dari sektor industri dan lain sebagainya. Melalui sirkuit balap, kita berharap kesejahteraan masyarakat Papua bisa meningkat, sekaligus juga melahirkan lebih banyak lagi talenta balap asal Papua. Melengkapi positioning Papua yang telah terkenal melahirkan banyak atlet sepak bola,” pungkas Bamsoet.■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories