Pagi Ini, 4 Korban Hilangnya Kapal Wisata Kazu 1 Di Hokkaido Jepang Ditemukan

Empat korban tenggelamnya kapal wisata Jepang Kazu 1 yang bermuatan 26 orang (24 penumpang, 2 kru), dilaporkan telah ditemukan pada Minggu (25/4) pagi.

Namun kondisinya masih belum bisa dipastikan. Apakah masih hidup, atau sudah meninggal dunia.

Penjaga pantai mengungkap, tiga korban ditemukan helikopter polisi di dekat ujung Semenanjung Shiretoko, Minggu (25/4). Sementara korban keempat ditemukan di lokasi yang sama, oleh pesawat penjaga pantai, sekitar 30 menit kemudian.

“Belum diketahui kondisi keempat orang tersebut. Masih belum jelas juga, apakah mereka berada di darat atau masih di laut saat ditemukan,” ungkap penjaga pantai seperti dilansir Reuters.

Otoritas berwenang Jepang menggunakan pesawat dan kapal patroli untuk mencari penumpang dan awak “Kazu I” yang mengalami masalah di Semenanjung Shiretoko.

Wilayah itu terkenal dengan satwa liar dan garis pantainya yang dramatis.

Penjaga pantai pertama kali mendapat laporan dari awak kapal, bahwa air telah membanjiri kapal pada Sabtu (23/4) siang. Sekitar pukul 13.15 waktu setempat. Dua jam kemudian, sebelum hilang kontak, Kyodo menyebut kapal tersebut miring 30 derajat.

Seluruh penumpang, termasuk awak kapal, dilaporkan menggunakan jaket pelampung.

Dua dari total 26 orang yang diangkut kapal nahas Kazu 1 adalah anak-anak. [HES]

]]> Empat korban tenggelamnya kapal wisata Jepang Kazu 1 yang bermuatan 26 orang (24 penumpang, 2 kru), dilaporkan telah ditemukan pada Minggu (25/4) pagi.

Namun kondisinya masih belum bisa dipastikan. Apakah masih hidup, atau sudah meninggal dunia.

Penjaga pantai mengungkap, tiga korban ditemukan helikopter polisi di dekat ujung Semenanjung Shiretoko, Minggu (25/4). Sementara korban keempat ditemukan di lokasi yang sama, oleh pesawat penjaga pantai, sekitar 30 menit kemudian.

“Belum diketahui kondisi keempat orang tersebut. Masih belum jelas juga, apakah mereka berada di darat atau masih di laut saat ditemukan,” ungkap penjaga pantai seperti dilansir Reuters.

Otoritas berwenang Jepang menggunakan pesawat dan kapal patroli untuk mencari penumpang dan awak “Kazu I” yang mengalami masalah di Semenanjung Shiretoko.

Wilayah itu terkenal dengan satwa liar dan garis pantainya yang dramatis.

Penjaga pantai pertama kali mendapat laporan dari awak kapal, bahwa air telah membanjiri kapal pada Sabtu (23/4) siang. Sekitar pukul 13.15 waktu setempat. Dua jam kemudian, sebelum hilang kontak, Kyodo menyebut kapal tersebut miring 30 derajat.

Seluruh penumpang, termasuk awak kapal, dilaporkan menggunakan jaket pelampung.

Dua dari total 26 orang yang diangkut kapal nahas Kazu 1 adalah anak-anak. [HES]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories