Ogah Pilih Capres Berdasarkan Survei PDIP: Kami Tak Cari Pemimpin Yang Menyenangkan Semua Pihak

PDIP menyatakan tak mau memilih calon presiden (capres) berdasarkan survei. Soalnya, pemilihan capres tidak bisa ditentukan dengan angka.

“Tolak ukur seorang pemimpin bangsa dan negara tidaklah semata-mata dari survei,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Sabtu (23/10).

Dia mengatakan tiap lembaga survei memiliki hasil survei berbeda. Selain itu, tiap hasil survei yang dikeluarkan tidak pernah memberikan hasil pasti. Atas dasar itulah PDIP ogah mencari capres mengacu pada hasil survei. Langkah itu dinilai terlalu riskan.

“Kami bukan mencari pemimpin yang menyenangkan semua pihak, tetapi yang punya tanggung jawab bagi masa depan bangsa dan negara,” tegasnya.

 

Menurut Hasto, pencarian capres yang baik harus melihat aspek kedekatan dengan rakyat. Calon yang diusung, juga harus bisa dipercaya rakyat sebelum menjabat demi menjaga amanah rakyat.

Juga, mesti merangkul semua golongan di Indonesia. Hal ini penting lantaran Indonesia mempunyai rakyat yang beragam.

“Itu semua menjadi tanggung jawab pemimpin yang akan datang. Pemimpin harus dipersiapkan sebaik-baiknya,” tandas Hasto. [OKT]

]]> PDIP menyatakan tak mau memilih calon presiden (capres) berdasarkan survei. Soalnya, pemilihan capres tidak bisa ditentukan dengan angka.

“Tolak ukur seorang pemimpin bangsa dan negara tidaklah semata-mata dari survei,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Sabtu (23/10).

Dia mengatakan tiap lembaga survei memiliki hasil survei berbeda. Selain itu, tiap hasil survei yang dikeluarkan tidak pernah memberikan hasil pasti. Atas dasar itulah PDIP ogah mencari capres mengacu pada hasil survei. Langkah itu dinilai terlalu riskan.

“Kami bukan mencari pemimpin yang menyenangkan semua pihak, tetapi yang punya tanggung jawab bagi masa depan bangsa dan negara,” tegasnya.

 

Menurut Hasto, pencarian capres yang baik harus melihat aspek kedekatan dengan rakyat. Calon yang diusung, juga harus bisa dipercaya rakyat sebelum menjabat demi menjaga amanah rakyat.

Juga, mesti merangkul semua golongan di Indonesia. Hal ini penting lantaran Indonesia mempunyai rakyat yang beragam.

“Itu semua menjadi tanggung jawab pemimpin yang akan datang. Pemimpin harus dipersiapkan sebaik-baiknya,” tandas Hasto. [OKT]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories