OC Tegaskan Sudah Buat Aturan Apabila Pertemuan Berakhir Imbang .

Usai Persija Jakarta dan PSM Makassar bermain imbang 0-0 di pertandingan leg pertama babak semifinal Piala Menpora 2021, Kamis (15/4).

Ada beberapa yang mempertanyakan kelanjutan berikutnya jika hasil pertemuan kedua menunjukkan fakta yang sama.

Seperti diketahui, untuk menentukan tim yang lolos ke babak berikutnya, selama ini banyak turnamen internasional yang mempertimbangkan produktivitas gol tandang ketika agregatnya imbang.

Ketua Organizing Committee (OC) Piala Menpora 2021, Akhmad Hadian Lukita menegaskan bahwa pihaknya sudah membuat peraturan untuk babak semifinal apabila dua pertemuan berakhir imbang.

“Untuk menentukan tim yang lolos ke babak final, aturan keunggulan gol tandang tidak kami terapkan. Maka jika agregat pertemuan kedua kedua tim berakhir imbang, dilanjutkan dengan adu tendangan penalti,” jelas Akhmad Hadian Lukita, Jumat (16/4).

Peraturan tersebut, lanjut Akhmad Hadian Lukita, juga sudah dijelaskan sejak awal turnamen yang tertuang dalam regulasi Piala Menpora 2021.

Pada regulasi Piala Menpora 2021 babak semifinal poin d menjelaskan soal itu. Poin d regulasi pertandingan pada babak semifinal Piala Menpora 2021 menyebutkan; ‘Apabila dua tim yang bertanding di babak semifinal mencetak skor akhir yang sama setelah bermain di 2 pertandingan (mis, 1-1,2-2, dan seterusnya), tidak berlaku keuntungan gol tandang.

Jika hal itu terjadi maka pertandingan semifinal kedua langsung dilanjutkan dengan tendangan dari titik penalti.

“Peraturan seperti itu sudah kami jelaskan pada Match Coordination Meeting (MCM) yang dilakukan sebelum pertandingan kedua tim. Sejauh ini masing-masing tim yang berlaga di babak semifinal, juga sudah memahaminya,” pungkas Akhmad Hadian Lukita. [WUR]

]]> .
Usai Persija Jakarta dan PSM Makassar bermain imbang 0-0 di pertandingan leg pertama babak semifinal Piala Menpora 2021, Kamis (15/4).

Ada beberapa yang mempertanyakan kelanjutan berikutnya jika hasil pertemuan kedua menunjukkan fakta yang sama.

Seperti diketahui, untuk menentukan tim yang lolos ke babak berikutnya, selama ini banyak turnamen internasional yang mempertimbangkan produktivitas gol tandang ketika agregatnya imbang.

Ketua Organizing Committee (OC) Piala Menpora 2021, Akhmad Hadian Lukita menegaskan bahwa pihaknya sudah membuat peraturan untuk babak semifinal apabila dua pertemuan berakhir imbang.

“Untuk menentukan tim yang lolos ke babak final, aturan keunggulan gol tandang tidak kami terapkan. Maka jika agregat pertemuan kedua kedua tim berakhir imbang, dilanjutkan dengan adu tendangan penalti,” jelas Akhmad Hadian Lukita, Jumat (16/4).

Peraturan tersebut, lanjut Akhmad Hadian Lukita, juga sudah dijelaskan sejak awal turnamen yang tertuang dalam regulasi Piala Menpora 2021.

Pada regulasi Piala Menpora 2021 babak semifinal poin d menjelaskan soal itu. Poin d regulasi pertandingan pada babak semifinal Piala Menpora 2021 menyebutkan; ‘Apabila dua tim yang bertanding di babak semifinal mencetak skor akhir yang sama setelah bermain di 2 pertandingan (mis, 1-1,2-2, dan seterusnya), tidak berlaku keuntungan gol tandang.

Jika hal itu terjadi maka pertandingan semifinal kedua langsung dilanjutkan dengan tendangan dari titik penalti.

“Peraturan seperti itu sudah kami jelaskan pada Match Coordination Meeting (MCM) yang dilakukan sebelum pertandingan kedua tim. Sejauh ini masing-masing tim yang berlaga di babak semifinal, juga sudah memahaminya,” pungkas Akhmad Hadian Lukita. [WUR]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories