Nurdin Abdullah Dicokok Tengah Malam Jubir Gubernur Sulsel: Keluarga Kaget, Tapi Pasrahkan Sepenuhnya Pada KPK

Juru Bicara Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Veronica Moniaga mengaku, kedatangan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (27/2) dini hari sangat mengagetkan pihak keluarga, karena tidak disertai surat penyampaian sebelumnya.

Namun, pihak keluarga Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, menurut Veronica, tetap menyerahkan proses hukum kepada KPK.

“Mungkin menjadi satu hal yang mengagetkan, tetapi keluarga menyerahkan semuanya ke proses yang ada di KPK,” ujar Veronica melalui keterangan resminya di Makassar, Sabtu (27/2).

Veronica mengemukakan, pihak keluarga mempersilakan sepenuhnya, jika Nurdin Abdullah harus memberikan keterangan atau jawaban-jawaban dari instansi hukum.

“Keluarga sejauh ini kaget. Kita tahu, seperti apa kiprah Nurdin Abdullah. Masyarakat Sulsel bisa menyaksikan sendiri apa yang sudah beliau kerjakan,” tambahnya.

Saat petugas KPK datang pada Sabtu (27/2) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA, Nurdin Abdullah bersama istri Liestiaty F Nurdin sedang beristirahat. Tim KPK yang ingin bertemu gubernur, diterima secara baik oleh pihak petugas Rumah Jabatan Gubernur Sulsel maupun pihak keluarga.

Tim KPK juga tidak memaksa gubernur untuk ikut perintah.

“Sama sekali bapak bukan terpidana. Makanya, harus ada yang menemani dari protokol, sesuai SOP yang ada. Mereka yang berangkat dari kediaman di sini adalah gubernur dan ajudan, dijemput secara terhormat,” jelas Vera.

Dengan kerelaan hati, Nurdin berangkat bersama KPK selaku warga negara yang baik, dan siap memberikan keterangan mengenai apapun yang akan ditanyakan.

Sampai saat ini, Veronica belum dapat memberikan penjelasan secara resmi, mengenai kasus yang menjerat Nurdin. [HES]

]]> Juru Bicara Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Veronica Moniaga mengaku, kedatangan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (27/2) dini hari sangat mengagetkan pihak keluarga, karena tidak disertai surat penyampaian sebelumnya.

Namun, pihak keluarga Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, menurut Veronica, tetap menyerahkan proses hukum kepada KPK.

“Mungkin menjadi satu hal yang mengagetkan, tetapi keluarga menyerahkan semuanya ke proses yang ada di KPK,” ujar Veronica melalui keterangan resminya di Makassar, Sabtu (27/2).

Veronica mengemukakan, pihak keluarga mempersilakan sepenuhnya, jika Nurdin Abdullah harus memberikan keterangan atau jawaban-jawaban dari instansi hukum.

“Keluarga sejauh ini kaget. Kita tahu, seperti apa kiprah Nurdin Abdullah. Masyarakat Sulsel bisa menyaksikan sendiri apa yang sudah beliau kerjakan,” tambahnya.

Saat petugas KPK datang pada Sabtu (27/2) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA, Nurdin Abdullah bersama istri Liestiaty F Nurdin sedang beristirahat. Tim KPK yang ingin bertemu gubernur, diterima secara baik oleh pihak petugas Rumah Jabatan Gubernur Sulsel maupun pihak keluarga.

Tim KPK juga tidak memaksa gubernur untuk ikut perintah.

“Sama sekali bapak bukan terpidana. Makanya, harus ada yang menemani dari protokol, sesuai SOP yang ada. Mereka yang berangkat dari kediaman di sini adalah gubernur dan ajudan, dijemput secara terhormat,” jelas Vera.

Dengan kerelaan hati, Nurdin berangkat bersama KPK selaku warga negara yang baik, dan siap memberikan keterangan mengenai apapun yang akan ditanyakan.

Sampai saat ini, Veronica belum dapat memberikan penjelasan secara resmi, mengenai kasus yang menjerat Nurdin. [HES]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories