Nggak Bahas LHKPN, Komisi I Dan Jenderal Andika Cuma Ngobrolin Hobi

Pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI mengunjungi kediaman calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu sore (7/11).

Rombongan Komisi I menyambangi kediaman Andika untuk melakukan verifikasi faktual sebagai bagian rangkaian uji kelayakan dan kepatutan terhadap Andika.

Apakah dalam pertemuan itu dibicarakan soal Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Andika yang nilainya fantastis?

Wakil Ketua Komisi I dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan, hal itu tak dibahas dalam pertemuan. Yang dibicarakan, hanya seputar hal-hal ringan.

“Kami tadi hanya bicara tentang sekitar hobi saja. Kalau LHKPN biarlah diurus oleh yang berkaitan dengan LHKPN,” ujar Kharis, usai pertemuan.

Hobi yang diobrolkan, adalah soal olahraga. Kebetulan, kata Kharis, para pimpinan dan anggota Komisi I yang datang, rata-rata doyan berolahraga. “Jadi kita ngobrol sekitar itu-itu saja, tidak ada yang penting,” ungkapnya.

Ada 12 orang yang datang ke rumah Andika. Semua fraksi hadir, kecuali dari fraksi PPP yang tengah sakit. Yang tampak selain Haris di antaranya, Meutya Hafid dan Lodewick Freidrich Paulus dari Fraksi Golkar, Syarif Hasan dari Fraksi Demokrat, dan Taufik Basari dari Fraksi Nasdem.

“Kami hanya bersilaturahmi ke rumah beliau. Kami ingin memastikan bahwa beliau memang tinggal disini, berkeluarga dan bertemu juga dengan putranya. Ya kalau bahasa kerennya itu verifikasi faktual. Kita membuktikan betul bahwa pak Jenderal Andika Perkasa memang tinggal di sini,” tandas Kharis. 

Jenderal Andika, memiliki harta kekayaan yang terbilang fantastis. Dikutip dari laman KPK, Andika memiliki harta kekayaan total Rp 179.996.172.019. Harta kekayaannya itu dilaporkan Andika pada 20 Juni 2021, dalam kapasitas sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

 

Andika tercatat memiliki tanah dan bangunan yang berjumlah 20 unit. Rumah dan tanahnya tersebar di sejumlah daerah seperti Jakarta, Cianjur, Bogor, Bantul, Sleman, Bandar Lampung, Surabaya, dan Tabanan, Bali.

Semuanya berstatus hibah tanpa akta, hanya satu tanah di Bogor yang hasil sendiri. Andika juga tercatat memiliki aset bangunan hibah tanpa akta di Australia, serta tiga unit tanah dan bangunan hibah tanpa akta di Amerika Serikat. Jumlah keseluruhan aset tersebut sekitar Rp 38 miliar.

Andika juga tercatat memiliki 2 kendaraan yakni Land Rover Sport 3.0 V6 tahun 2014 dan Mercedes Benz Sprinter 315 tahun 2018. Keduanya ditaksir seharga Rp 2,6 miliar.

Harta lainnya, berupa harta bergerak lainnya yang nilainya ditaksir mencapai sekitar Rp 10 miliar, surat berharga sekitar Rp 2 miliar dan kas sekitar Rp 126 miliar. Dia tak memiliki utang. Dengan begitu, secara keseluruhan, total harta kekayaan Andika sekitar Rp 179,9 miliar. [OKT]

]]> Pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI mengunjungi kediaman calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu sore (7/11).

Rombongan Komisi I menyambangi kediaman Andika untuk melakukan verifikasi faktual sebagai bagian rangkaian uji kelayakan dan kepatutan terhadap Andika.

Apakah dalam pertemuan itu dibicarakan soal Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Andika yang nilainya fantastis?

Wakil Ketua Komisi I dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan, hal itu tak dibahas dalam pertemuan. Yang dibicarakan, hanya seputar hal-hal ringan.

“Kami tadi hanya bicara tentang sekitar hobi saja. Kalau LHKPN biarlah diurus oleh yang berkaitan dengan LHKPN,” ujar Kharis, usai pertemuan.

Hobi yang diobrolkan, adalah soal olahraga. Kebetulan, kata Kharis, para pimpinan dan anggota Komisi I yang datang, rata-rata doyan berolahraga. “Jadi kita ngobrol sekitar itu-itu saja, tidak ada yang penting,” ungkapnya.

Ada 12 orang yang datang ke rumah Andika. Semua fraksi hadir, kecuali dari fraksi PPP yang tengah sakit. Yang tampak selain Haris di antaranya, Meutya Hafid dan Lodewick Freidrich Paulus dari Fraksi Golkar, Syarif Hasan dari Fraksi Demokrat, dan Taufik Basari dari Fraksi Nasdem.

“Kami hanya bersilaturahmi ke rumah beliau. Kami ingin memastikan bahwa beliau memang tinggal disini, berkeluarga dan bertemu juga dengan putranya. Ya kalau bahasa kerennya itu verifikasi faktual. Kita membuktikan betul bahwa pak Jenderal Andika Perkasa memang tinggal di sini,” tandas Kharis. 

Jenderal Andika, memiliki harta kekayaan yang terbilang fantastis. Dikutip dari laman KPK, Andika memiliki harta kekayaan total Rp 179.996.172.019. Harta kekayaannya itu dilaporkan Andika pada 20 Juni 2021, dalam kapasitas sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

 

Andika tercatat memiliki tanah dan bangunan yang berjumlah 20 unit. Rumah dan tanahnya tersebar di sejumlah daerah seperti Jakarta, Cianjur, Bogor, Bantul, Sleman, Bandar Lampung, Surabaya, dan Tabanan, Bali.

Semuanya berstatus hibah tanpa akta, hanya satu tanah di Bogor yang hasil sendiri. Andika juga tercatat memiliki aset bangunan hibah tanpa akta di Australia, serta tiga unit tanah dan bangunan hibah tanpa akta di Amerika Serikat. Jumlah keseluruhan aset tersebut sekitar Rp 38 miliar.

Andika juga tercatat memiliki 2 kendaraan yakni Land Rover Sport 3.0 V6 tahun 2014 dan Mercedes Benz Sprinter 315 tahun 2018. Keduanya ditaksir seharga Rp 2,6 miliar.

Harta lainnya, berupa harta bergerak lainnya yang nilainya ditaksir mencapai sekitar Rp 10 miliar, surat berharga sekitar Rp 2 miliar dan kas sekitar Rp 126 miliar. Dia tak memiliki utang. Dengan begitu, secara keseluruhan, total harta kekayaan Andika sekitar Rp 179,9 miliar. [OKT]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories