Nge-drift Bareng Akbar Rais, Bamsoet Bilang Luar Biasa

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mencoba langsung keseruan memacu adrenalin berada di dalam mobil yang dipacu dengan kecepatan tinggi sambil meliuk (drifting). Duduk di kursi navigator, politisi yang akrab disapa Bamsoet ini menemani drifter nasional Akbar Rais dari MS Glow for Men Team, yang menunjukkan kelihaiannya dalam nge-drift menggunakan mobil BMW Seri 3 E46.

“Rasanya dahsyat, luar biasa. Ini pertama kalinya saya merasakan nge-drift, langsung ditemani drifter nasional yang telah memenangi banyak ajang kejuaraan, Akbar Rais. Tak ada ketakutan sama sekali, karena saya yakin dengan kemampuan dan pengalaman Akbar Rais,” ujarnya, di sela acara penandatanganan MoU antara IMI dengan Korlantas Polri, di lapangan Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Tangerang Selatan, Rabu (10/3).

Acara ini dihadiri banyak tokoh. Antara lain Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, pembalap Indonesia peraih double winner Asian Le Mans Sean Gelael. Para pengurus IMI yang hadir antara lain Ketua Badan Pembina Letjen TNI AM Putranto, Pembina Komjen (Purn) Nanan Soekarna dan Prasetyo Edi Marsudi, Sekjen IMI Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Umum Olahraga Sepeda Motor Sadikin Aksa, Wakil Ketua Umum Olahraga Mobil Ananda Mikola, Wakil Ketua Umum Mobilitas Rifat Sungkar, Wakil Ketua Umum IT dan Digital Tengku Irvan Bahran, dan Wakil Ketua Umum Internasional dan Event Judiarto, Wabendum Rudi Salim, Komunikasi dan Media Sosial Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Joelene Marie, Dwi Nugroho, dan Hasby Zamri, Dewan Pengawas Jeffry JP serta Kombes (Pol) Syamsul Bahri.

Bamsoet melihat, seorang drifter, pembawaan Akbar sangat tenang, cool, dan calm. Hal ini membuat dirinya nyaman ikut nge-drift.

Ketua MPR ini menambahkan, berbagai prestasi mengharumkan Indonesia telah ditorehkan Akbar. Antara lain posisi tiga di World Drive Championship di Jerman tahun 2016 dan menjadi juara King of Asia di Malaysia tahun 2017.

“Kini sebagai baktinya dalam pengembangan drifting di Indonesia, Akbar Rais mendirikan sekolah balap Juragan99XAR Drift School, bersama rekannya Gilang Widya Pramana. Dari sekolah tersebut diharapkan bisa lahir para drifter handal yang bisa melebihi kemampuan Akbar Rais, sehingga bisa semakin membuat nama Indonesia bergema di berbagai kejuaraan drifting dunia,” papar Bamsoet.

Selain nge-drift, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga diajak mengendarai kendaraan Jeep Willys bersama Komandan Kodiklat TNI AD sekaligus Ketua Dewan Pembina IMI Pusat, Letjen TNI AM Putranto. Jeep Willys produksi tahun 1944 ini, merupakan salah satu kendaraan klasik yang sangat digemari para pecinta otomotif. Sebab, memiliki sejarah yang panjang karena ikut terlibat dalam Perang Dunia II.

“Jeep Willys dibuat sekitar tahun 1940-an, dirancang Karl Probst di bawah kontrak American Bantam Company. Kendaraan off road 4×4 ini terkenal dengan kekuatan dan ketangguhannya, sehingga digunakan Amerika Serikat dan sekutunya sebagai kendaraan militer dalam Perang Dunia II. Keberadaan mobil klasik seperti Jeep Willys di Indonesia adalah bagian dari kontribusi kita merawat sejarah dunia,” pungkas Bamsoet. [USU]

]]> Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mencoba langsung keseruan memacu adrenalin berada di dalam mobil yang dipacu dengan kecepatan tinggi sambil meliuk (drifting). Duduk di kursi navigator, politisi yang akrab disapa Bamsoet ini menemani drifter nasional Akbar Rais dari MS Glow for Men Team, yang menunjukkan kelihaiannya dalam nge-drift menggunakan mobil BMW Seri 3 E46.

“Rasanya dahsyat, luar biasa. Ini pertama kalinya saya merasakan nge-drift, langsung ditemani drifter nasional yang telah memenangi banyak ajang kejuaraan, Akbar Rais. Tak ada ketakutan sama sekali, karena saya yakin dengan kemampuan dan pengalaman Akbar Rais,” ujarnya, di sela acara penandatanganan MoU antara IMI dengan Korlantas Polri, di lapangan Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Tangerang Selatan, Rabu (10/3).

Acara ini dihadiri banyak tokoh. Antara lain Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, pembalap Indonesia peraih double winner Asian Le Mans Sean Gelael. Para pengurus IMI yang hadir antara lain Ketua Badan Pembina Letjen TNI AM Putranto, Pembina Komjen (Purn) Nanan Soekarna dan Prasetyo Edi Marsudi, Sekjen IMI Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Umum Olahraga Sepeda Motor Sadikin Aksa, Wakil Ketua Umum Olahraga Mobil Ananda Mikola, Wakil Ketua Umum Mobilitas Rifat Sungkar, Wakil Ketua Umum IT dan Digital Tengku Irvan Bahran, dan Wakil Ketua Umum Internasional dan Event Judiarto, Wabendum Rudi Salim, Komunikasi dan Media Sosial Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Joelene Marie, Dwi Nugroho, dan Hasby Zamri, Dewan Pengawas Jeffry JP serta Kombes (Pol) Syamsul Bahri.

Bamsoet melihat, seorang drifter, pembawaan Akbar sangat tenang, cool, dan calm. Hal ini membuat dirinya nyaman ikut nge-drift.

Ketua MPR ini menambahkan, berbagai prestasi mengharumkan Indonesia telah ditorehkan Akbar. Antara lain posisi tiga di World Drive Championship di Jerman tahun 2016 dan menjadi juara King of Asia di Malaysia tahun 2017.

“Kini sebagai baktinya dalam pengembangan drifting di Indonesia, Akbar Rais mendirikan sekolah balap Juragan99XAR Drift School, bersama rekannya Gilang Widya Pramana. Dari sekolah tersebut diharapkan bisa lahir para drifter handal yang bisa melebihi kemampuan Akbar Rais, sehingga bisa semakin membuat nama Indonesia bergema di berbagai kejuaraan drifting dunia,” papar Bamsoet.

Selain nge-drift, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga diajak mengendarai kendaraan Jeep Willys bersama Komandan Kodiklat TNI AD sekaligus Ketua Dewan Pembina IMI Pusat, Letjen TNI AM Putranto. Jeep Willys produksi tahun 1944 ini, merupakan salah satu kendaraan klasik yang sangat digemari para pecinta otomotif. Sebab, memiliki sejarah yang panjang karena ikut terlibat dalam Perang Dunia II.

“Jeep Willys dibuat sekitar tahun 1940-an, dirancang Karl Probst di bawah kontrak American Bantam Company. Kendaraan off road 4×4 ini terkenal dengan kekuatan dan ketangguhannya, sehingga digunakan Amerika Serikat dan sekutunya sebagai kendaraan militer dalam Perang Dunia II. Keberadaan mobil klasik seperti Jeep Willys di Indonesia adalah bagian dari kontribusi kita merawat sejarah dunia,” pungkas Bamsoet. [USU]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories