Nekat Selundupkan 34,25 Kg Cula Badak Senilai Rp 12,81 M, Pria Afsel Ditahan Otoritas Singapura

Otoritas Singapura menahan seorang pria Afrika Selatan bernama Gumede Sthembiso Joel (32), karena membawa 34,25 kg cula badak Afrika ke Negeri Merlion, dalam perjalanan transit menuju ke Vientiane, Laos, Kamis (6/10).

Dia dijerat pasal Undang-Undang Spesies Yang Terancam Punah (Impor dan Ekspor), karena membawa cula badak dari Johannesburg, Afrika Selatan (Afsel). Tanpa izin ekspor atau ekspor ulang, lisensi, sertifikat, atau izin tertulis yang sah dari otoritas Afsel.

Namun, Gumede yang tertangkap tangan membawa cula badak pada Selasa (4/10), merasa tidak melakukan suatu kesalahan apa pun.

Atas kasus ini, Kejaksaan Singapura akan segera menginformasikan Kedutaan Besar Afsel. Sementara uang jaminan, telah ditetapkan sebesar 40 ribu dolar Singapura atau Rp 427,24 juta. Gumede yang hingga kini tidak didampingi pengacara, akan menjalani sidang pada 27 Oktober mendatang.

Sebelumnya, Dewan Taman Nasional Singapura (NParks) mengungkap, pihak keamanan bandara dan unit K9 NParks menemukan 34 kg cula badak yang diperkirakan bernilai 1,2 juta dolar Singapura atau setara Rp 12,81 miliar dari hasil pemeriksaan terhadap dua koper di Bandara Changi.

“Ini adalah penyitaan cula badak terbesar di Singapura,” kata NParks, seperti dikutip Channel News Asia, Kamis (6/10).

Jika terbukti bersalah, Gumede dapat dikenai hukuman dua tahun penjara, denda hingga 50 ribu dolar Singapura atau Rp 533,80 juta. Bisa juga keduanya. ***

]]> Otoritas Singapura menahan seorang pria Afrika Selatan bernama Gumede Sthembiso Joel (32), karena membawa 34,25 kg cula badak Afrika ke Negeri Merlion, dalam perjalanan transit menuju ke Vientiane, Laos, Kamis (6/10).

Dia dijerat pasal Undang-Undang Spesies Yang Terancam Punah (Impor dan Ekspor), karena membawa cula badak dari Johannesburg, Afrika Selatan (Afsel). Tanpa izin ekspor atau ekspor ulang, lisensi, sertifikat, atau izin tertulis yang sah dari otoritas Afsel.

Namun, Gumede yang tertangkap tangan membawa cula badak pada Selasa (4/10), merasa tidak melakukan suatu kesalahan apa pun.

Atas kasus ini, Kejaksaan Singapura akan segera menginformasikan Kedutaan Besar Afsel. Sementara uang jaminan, telah ditetapkan sebesar 40 ribu dolar Singapura atau Rp 427,24 juta. Gumede yang hingga kini tidak didampingi pengacara, akan menjalani sidang pada 27 Oktober mendatang.

Sebelumnya, Dewan Taman Nasional Singapura (NParks) mengungkap, pihak keamanan bandara dan unit K9 NParks menemukan 34 kg cula badak yang diperkirakan bernilai 1,2 juta dolar Singapura atau setara Rp 12,81 miliar dari hasil pemeriksaan terhadap dua koper di Bandara Changi.

“Ini adalah penyitaan cula badak terbesar di Singapura,” kata NParks, seperti dikutip Channel News Asia, Kamis (6/10).

Jika terbukti bersalah, Gumede dapat dikenai hukuman dua tahun penjara, denda hingga 50 ribu dolar Singapura atau Rp 533,80 juta. Bisa juga keduanya. ***
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories