Mubes IV Kosgoro 1957 Strategis Untuk Pemenangan Golkar 2024

Organisasi sayap Partai Golkar, Kosgoro 1957, sebentar lagi akan menggelar Musyawarah Besar IV. Agenda Mubes yang rencananya akan digelar di Kota Cirebon 6-8 Maret 2021 mendatang tersebut dianggap strategis untuk memantapkan agenda Golkar menjadi pemenang pada Pemilu 2024 mendatang.

“Tentu saja ini menjadi agenda yang sangat strategis dan karena itu sedang dipersiapkan secara matang karena ini menjadi juga penentu bagaimana Golkar membangun konsolidasi kekuatannya dalam rangka menyambut Pemilu 2024 mendatang sehingga bisa keluar sebagai pemenang,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal PPK Kosgoro 1957 Arnod Sihite kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/3).

Arnod, yang juga menjabat Wakil Sekretaris SC Bidang Pemilihan dan Verifikasi ini menyebut, sampai saat ini sudah ada dua bakal calon ketua umum (ketum) Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 yang mengambil formulir pendaftaran di Kantor Sekretariat PPK Kosgoro 1957 Jl. Hang Lekiu Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Formulir pendaftaran pertama diambil Kemas Ilham Akbar atas nama bakal calon Dave Akbarshah Fikarno Laksono (Dave). Sementara formulir kedua diambil Achmad Andi Bahri yang diperuntukkan bakal calon Ahmad Doli Kurnia.

Pengambilan formulir disaksikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kosgoro 1957, DR. M Sabil Rachman dan Ketua Steering Commite (SC) Bidang Pemilihan dan Verifikasi Calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Jan Pieter Pangaribuan, MPA bersama Wakil Sekretaris SC Bidang Pemilihan dan Verifikasi Arnod Sihite serta sejumlah anggota SC Mubes IV Kosgoro 1957.

Dikatakan Arnod, masa pendaftaran bakal calon ketua umum ditetapkan dari tanggal 1 sampai dengan 5 Maret. Dengan demikian masih terbuka kesempatan bagi para kader ikut kontestasi pemilihan ketua umum dalam Mubes IV Kosgoro 1957.

“Kita masih menunggu kader-kader terbaik untuk ikut mendaftar, karena ini agenda strategis sekali lagi maka diharapkan juga para kader yang akan maju benar-benar memiliki kapasitas dan kemampuan bukan saja membuat Kosgoro 1957 makin maju dan berkembang tetapi dan terutama untuk memastikan pemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2024 nanti,” ungkapnya.

Jan Pieter Pangaribuan menambahkan, para bakal calon yang akan menjadi calon ketua umum setelah lolos verifikasi panitia, harus memenuhi beberapa syarat.

Antara lain, bersedia bekerja penuh waktu dan aktif dalam pengembangan organisasi, memiliki integritas dan loyal terhadap cita-cita perjuangan organisasi, dan solid menjaga persatuan dan kesatuan untuk kebesaran Kosgoro 1957.

“Dan tentu saja bakal calon juga wajib mengikuti Tahapan Pemilihan Ketua Umum yang diatur dalam Tata Tertib Mubes IV Kosgoro 1957. Dan syarat penting lain adalah, bersedia menandatangani dan melaksanakan pakta integritas Calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957,” tutur Jan.

Selain memilih ketum, Mubes IV Kosgoro 1957 juga punya agenda lain. Yakni, menghasilkan rekomendasi organisasi atas berbagai masalah kemasyarakatan, bangsa dan negara.

Menurut Jan, Mubes akan dibuka Ketua Dewan Kehormatan Kosgoro 1957 yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, yang didampingi Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi HR Agung Laksono serta Pelaksana Tugas Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Syamsul Bachri.

Terpisah, Sekjen PKK Kosgoro 1957 Sabil Rahman mengingatkan kembali pelaksanaan Mubes IV Kosgoro 1957 pada masa pandemi Covid-19 mempertimbangkan aspek keamanan dan kesehatan peserta.

Hal itu sudah disepakati dan disetujui oleh mayoritas peserta Muspinas Kosgoro 1957 pada tanggal 30 Januari 2021 di Jakarta dan sudah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga Kosgoro 1957.

Acara ini akan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini sesuai dengan semangat Kosgoro 1957 yang menjadi bagian dari penanganan dan pengendalian Covid-19. 

“Salah satunya dengan meminimalisir jumlah peserta, yaitu dengan dilaksanakan melalui virtual zoom dan secara fisik. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19, sehingga harus menghindari kerumunan massal,” katanya.

Yang hadir secara fisik adalah PPK Kosgoro, PDK Provinsi, unsur DPO, MPO, DPP Gerakan, PP Lembaga Tinggi Pusat, dan Perwakilan Luar Negeri. Sementara yang hadir secara virtual lewat zoom adalah PDK Kosgoro 1957 Kabupaten/Kota.

Dipastikan, mekanisme pengambilan keputusan serta penggunaan suara diatur secara terbuka dan demokratis. “Hak suara tidak hilang karena direpresentasi melalui PDK Provinsi,” tandas Sabil. [DIR]

]]> Organisasi sayap Partai Golkar, Kosgoro 1957, sebentar lagi akan menggelar Musyawarah Besar IV. Agenda Mubes yang rencananya akan digelar di Kota Cirebon 6-8 Maret 2021 mendatang tersebut dianggap strategis untuk memantapkan agenda Golkar menjadi pemenang pada Pemilu 2024 mendatang.

“Tentu saja ini menjadi agenda yang sangat strategis dan karena itu sedang dipersiapkan secara matang karena ini menjadi juga penentu bagaimana Golkar membangun konsolidasi kekuatannya dalam rangka menyambut Pemilu 2024 mendatang sehingga bisa keluar sebagai pemenang,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal PPK Kosgoro 1957 Arnod Sihite kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/3).

Arnod, yang juga menjabat Wakil Sekretaris SC Bidang Pemilihan dan Verifikasi ini menyebut, sampai saat ini sudah ada dua bakal calon ketua umum (ketum) Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 yang mengambil formulir pendaftaran di Kantor Sekretariat PPK Kosgoro 1957 Jl. Hang Lekiu Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Formulir pendaftaran pertama diambil Kemas Ilham Akbar atas nama bakal calon Dave Akbarshah Fikarno Laksono (Dave). Sementara formulir kedua diambil Achmad Andi Bahri yang diperuntukkan bakal calon Ahmad Doli Kurnia.

Pengambilan formulir disaksikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kosgoro 1957, DR. M Sabil Rachman dan Ketua Steering Commite (SC) Bidang Pemilihan dan Verifikasi Calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Jan Pieter Pangaribuan, MPA bersama Wakil Sekretaris SC Bidang Pemilihan dan Verifikasi Arnod Sihite serta sejumlah anggota SC Mubes IV Kosgoro 1957.

Dikatakan Arnod, masa pendaftaran bakal calon ketua umum ditetapkan dari tanggal 1 sampai dengan 5 Maret. Dengan demikian masih terbuka kesempatan bagi para kader ikut kontestasi pemilihan ketua umum dalam Mubes IV Kosgoro 1957.

“Kita masih menunggu kader-kader terbaik untuk ikut mendaftar, karena ini agenda strategis sekali lagi maka diharapkan juga para kader yang akan maju benar-benar memiliki kapasitas dan kemampuan bukan saja membuat Kosgoro 1957 makin maju dan berkembang tetapi dan terutama untuk memastikan pemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2024 nanti,” ungkapnya.

Jan Pieter Pangaribuan menambahkan, para bakal calon yang akan menjadi calon ketua umum setelah lolos verifikasi panitia, harus memenuhi beberapa syarat.

Antara lain, bersedia bekerja penuh waktu dan aktif dalam pengembangan organisasi, memiliki integritas dan loyal terhadap cita-cita perjuangan organisasi, dan solid menjaga persatuan dan kesatuan untuk kebesaran Kosgoro 1957.

“Dan tentu saja bakal calon juga wajib mengikuti Tahapan Pemilihan Ketua Umum yang diatur dalam Tata Tertib Mubes IV Kosgoro 1957. Dan syarat penting lain adalah, bersedia menandatangani dan melaksanakan pakta integritas Calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957,” tutur Jan.

Selain memilih ketum, Mubes IV Kosgoro 1957 juga punya agenda lain. Yakni, menghasilkan rekomendasi organisasi atas berbagai masalah kemasyarakatan, bangsa dan negara.

Menurut Jan, Mubes akan dibuka Ketua Dewan Kehormatan Kosgoro 1957 yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, yang didampingi Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi HR Agung Laksono serta Pelaksana Tugas Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Syamsul Bachri.

Terpisah, Sekjen PKK Kosgoro 1957 Sabil Rahman mengingatkan kembali pelaksanaan Mubes IV Kosgoro 1957 pada masa pandemi Covid-19 mempertimbangkan aspek keamanan dan kesehatan peserta.

Hal itu sudah disepakati dan disetujui oleh mayoritas peserta Muspinas Kosgoro 1957 pada tanggal 30 Januari 2021 di Jakarta dan sudah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga Kosgoro 1957.

Acara ini akan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini sesuai dengan semangat Kosgoro 1957 yang menjadi bagian dari penanganan dan pengendalian Covid-19. 

“Salah satunya dengan meminimalisir jumlah peserta, yaitu dengan dilaksanakan melalui virtual zoom dan secara fisik. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19, sehingga harus menghindari kerumunan massal,” katanya.

Yang hadir secara fisik adalah PPK Kosgoro, PDK Provinsi, unsur DPO, MPO, DPP Gerakan, PP Lembaga Tinggi Pusat, dan Perwakilan Luar Negeri. Sementara yang hadir secara virtual lewat zoom adalah PDK Kosgoro 1957 Kabupaten/Kota.

Dipastikan, mekanisme pengambilan keputusan serta penggunaan suara diatur secara terbuka dan demokratis. “Hak suara tidak hilang karena direpresentasi melalui PDK Provinsi,” tandas Sabil. [DIR]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories