Moeldoko Pede, Program Pemberdayaan Di Desa Sumberklampok Bali Sukses

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko optimistis, program pemberdayaan untuk Reforma Agraria di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali akan berhasil dan menjadi inspirasi untuk pemberdayaan di daerah-daerah lain.

“Program pemberdayaan ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sini (Desa Sumberklampok). Jadi, saya yakin program ini akan berhasil dan menjadi inspirasi untuk daerah lain,” kata Moeldoko, pada penyerahan 21 program pemberdayaan hasil integrasi lintas kementerian, di Desa Sumberklampok, Buleleng, Bali, Selasa (21/6).

Moeldoko menegaskan, program reforma agraria bukan hanya soal bagi-bagi tanah, tapi juga pemberdayaan. Ia menyebut, Presiden Jokowi telah mengamanatkan bahwa tanah yang sudah diredistribusikan harus lebih produktif dan bisa memberikan hasil untuk kehidupan.

Moeldoko melanjutkan, Kantor Staf Presiden (KSP), yang bertugas mengawal program-program prioritas dan strategis Presiden dan Wakil Presiden, langsung bekerja melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Hingga akhirnya menetapkan Desa Sumberklampok sebagai daerah percontohan pelaksanaan program pemberdayaan untuk reforma agraria.

“Penyerahan program pemberdayaan hari ini hasil orkestrasi KSP bersama lintas kementerian. Untuk itu, program dilakukan secara terpadu. Kalau dinominalkan bisa mencapai 10 miliar rupiah,” terang Moeldoko.

Panglima TNI 2013-2015 ini juga menambahkan, program pemberdayaan di Desa Sumbeklampok adalah yang pertama, dan akan menjadi model pemberdayaan untuk reforma agraria di daerah-daerah lainnya. “Untuk itu, saya berpesan agar program-program pemberdayaan yang diberikan pemerintah bisa dimanfaatkan dengan maksimal dan harus berhasil,” pesan Moeldoko.

Penyerahan 21 program pemberdayaan di Desa Sumberklampok melibatkan Kantor Staf Presiden, Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Desa PDT, Kemenkop dan UKM, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Kementerian ATR/BPN.

Dua puluh satu program itu meliputi 11 program kegiatan di bawah kendali KKP, 4 kegiatan dari Kemenkop UKM, 5 kegiatan Kementan, 1 kegiatan Kemendes PDT, dan pemetaan sosial oleh Kementerian ATR/BPN. Wujud dari pelaksanaan program berupa pelatihan, pendampingan, dan bantuan. Beberapa di antaranya, 100 ekor sapi Bali, pembangunan sarana dan prasarana perikanan, dan pelatihan digital marketing bagi pelaku usaha mikro.

Reforma Agraria merupakan salah satu program prioritas Presiden Jokowi, sejak 2015 hingga saat ini. Sebanyak 28 juta sertifikat telah diserahkan Presiden melalui Kementerian ATR/BPN di seluruh provinsi. Harapannya ke depan untuk setiap lokasi yang sudah diredistribusikan diikuti dengan program pemberdayaan.

Untuk Desa Sumberklampok, Pemerintah telah menyerahkan 1.613 sertifikat dengan redistribusi tanah seluas 458,7 hektare. “Konflik agraria Sumberklampok ini konflik kronis, dan sudah terjadi selama 61 tahun. Tapi di pemerintahan Presiden Jokowi, konflik ini bisa diselesaikan tuntas dan dilakukan pemberdayaan,” tutup Moeldoko.■

]]> Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko optimistis, program pemberdayaan untuk Reforma Agraria di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali akan berhasil dan menjadi inspirasi untuk pemberdayaan di daerah-daerah lain.

“Program pemberdayaan ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sini (Desa Sumberklampok). Jadi, saya yakin program ini akan berhasil dan menjadi inspirasi untuk daerah lain,” kata Moeldoko, pada penyerahan 21 program pemberdayaan hasil integrasi lintas kementerian, di Desa Sumberklampok, Buleleng, Bali, Selasa (21/6).

Moeldoko menegaskan, program reforma agraria bukan hanya soal bagi-bagi tanah, tapi juga pemberdayaan. Ia menyebut, Presiden Jokowi telah mengamanatkan bahwa tanah yang sudah diredistribusikan harus lebih produktif dan bisa memberikan hasil untuk kehidupan.

Moeldoko melanjutkan, Kantor Staf Presiden (KSP), yang bertugas mengawal program-program prioritas dan strategis Presiden dan Wakil Presiden, langsung bekerja melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Hingga akhirnya menetapkan Desa Sumberklampok sebagai daerah percontohan pelaksanaan program pemberdayaan untuk reforma agraria.

“Penyerahan program pemberdayaan hari ini hasil orkestrasi KSP bersama lintas kementerian. Untuk itu, program dilakukan secara terpadu. Kalau dinominalkan bisa mencapai 10 miliar rupiah,” terang Moeldoko.

Panglima TNI 2013-2015 ini juga menambahkan, program pemberdayaan di Desa Sumbeklampok adalah yang pertama, dan akan menjadi model pemberdayaan untuk reforma agraria di daerah-daerah lainnya. “Untuk itu, saya berpesan agar program-program pemberdayaan yang diberikan pemerintah bisa dimanfaatkan dengan maksimal dan harus berhasil,” pesan Moeldoko.

Penyerahan 21 program pemberdayaan di Desa Sumberklampok melibatkan Kantor Staf Presiden, Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Desa PDT, Kemenkop dan UKM, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Kementerian ATR/BPN.

Dua puluh satu program itu meliputi 11 program kegiatan di bawah kendali KKP, 4 kegiatan dari Kemenkop UKM, 5 kegiatan Kementan, 1 kegiatan Kemendes PDT, dan pemetaan sosial oleh Kementerian ATR/BPN. Wujud dari pelaksanaan program berupa pelatihan, pendampingan, dan bantuan. Beberapa di antaranya, 100 ekor sapi Bali, pembangunan sarana dan prasarana perikanan, dan pelatihan digital marketing bagi pelaku usaha mikro.

Reforma Agraria merupakan salah satu program prioritas Presiden Jokowi, sejak 2015 hingga saat ini. Sebanyak 28 juta sertifikat telah diserahkan Presiden melalui Kementerian ATR/BPN di seluruh provinsi. Harapannya ke depan untuk setiap lokasi yang sudah diredistribusikan diikuti dengan program pemberdayaan.

Untuk Desa Sumberklampok, Pemerintah telah menyerahkan 1.613 sertifikat dengan redistribusi tanah seluas 458,7 hektare. “Konflik agraria Sumberklampok ini konflik kronis, dan sudah terjadi selama 61 tahun. Tapi di pemerintahan Presiden Jokowi, konflik ini bisa diselesaikan tuntas dan dilakukan pemberdayaan,” tutup Moeldoko.■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories