Moeldoko: Nggak Cuma Nyamperin Saya, Kader Demokrat Juga Pernah Datangi Pak LBP .

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengaku, dirinya bukan satu-satunya orang yang pernah didatangi sejumlah kader Demokrat.

Moeldoko bilang, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan juga pernah didatangi mereka.

“Pak LBP juga pernah cerita sama saya, ‘oh saya juga didatangi oleh mereka-mereka’, case-nya juga sama. Tapi nggak ribut begini. Terus dibilangin jadi presiden, nggak ada itu,” papar Moeldoko saat memberikan keterangan pers di kediamannya, Jl Terusan Lembang, Jakarta, Rabu (3/2).

Moeldoko pun menyebut tudingan yang dilontarkan terhadap dirinya, hanyalah dagelan alias lucu-lucuan. Dia meminta Partai Demokrat tidak mengembangkan persepsi-persepsi yang menyesatkan, untuk menarik simpati orang lain.

“Jangan lagi nembak kanan-kiri, main pukul, orang ditembak. Pak Yasonna Laoly (Menkumham) kena. PKB, Nasdem ditembak. Apa urusannya? Ketawa semua itu,” seloroh Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu mengaku marah dengan tudingan yang dilontarkan kepadanya. “Jadi saya ingatkan, hati-hati, jangan memfitnah orang. Hati-hati, saya sudah ingatkan,” tegas Moeldoko.

“Kerjaan gue setumpuk gini, ngurusin yang nggak-nggak aja,” imbuhnya.

Moeldoko juga mengaku tak akan membicarakan hal ini dengan Presiden Jokowi. “Memang kurang kerjaan apa, presiden bicara ini? Urusan Covid-19 aja sudah nggak karu-karuan kita pusing. Ngapain mikirin yang nggak penting?” tegasnya. [OKT]

]]> .
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengaku, dirinya bukan satu-satunya orang yang pernah didatangi sejumlah kader Demokrat.

Moeldoko bilang, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan juga pernah didatangi mereka.

“Pak LBP juga pernah cerita sama saya, ‘oh saya juga didatangi oleh mereka-mereka’, case-nya juga sama. Tapi nggak ribut begini. Terus dibilangin jadi presiden, nggak ada itu,” papar Moeldoko saat memberikan keterangan pers di kediamannya, Jl Terusan Lembang, Jakarta, Rabu (3/2).

Moeldoko pun menyebut tudingan yang dilontarkan terhadap dirinya, hanyalah dagelan alias lucu-lucuan. Dia meminta Partai Demokrat tidak mengembangkan persepsi-persepsi yang menyesatkan, untuk menarik simpati orang lain.

“Jangan lagi nembak kanan-kiri, main pukul, orang ditembak. Pak Yasonna Laoly (Menkumham) kena. PKB, Nasdem ditembak. Apa urusannya? Ketawa semua itu,” seloroh Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu mengaku marah dengan tudingan yang dilontarkan kepadanya. “Jadi saya ingatkan, hati-hati, jangan memfitnah orang. Hati-hati, saya sudah ingatkan,” tegas Moeldoko.

“Kerjaan gue setumpuk gini, ngurusin yang nggak-nggak aja,” imbuhnya.

Moeldoko juga mengaku tak akan membicarakan hal ini dengan Presiden Jokowi. “Memang kurang kerjaan apa, presiden bicara ini? Urusan Covid-19 aja sudah nggak karu-karuan kita pusing. Ngapain mikirin yang nggak penting?” tegasnya. [OKT]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories

Generated by Feedzy