Minta Rakyat Beli Baju Baru Buat Lebaran Sri Mulyani Diledekin .

Menteri Keuangan Sri Mulyani punya cara jitu mendongkrak perekonomian yang lagi lesu karena pandemi. Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu minta rakyat tetap beli baju saat Lebaran nanti, meski mudiknya tetap dilarang. Namun, warganet menganggap usulan itu sebagai guyonan. Lha wong rakyat lagi susah, jangankan buat beli baju, untuk kebutuhan sehari-hari aja pas-pasan.

Hal itu disampaikan Sri Mulyani saat menyampaikan keterangan pers APBN Kita, Kamis lalu. Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani meminta masyarakat tetap menyambut Lebaran dengan penuh suka cita. Jangan lupa, kata dia, kegiatan belanja menjelang Lebaran seperti membeli baju baru harus tetap berjalan. Tujuannya agar kegiatan ekonomi tetap berjalan.

“Ada bagusnya juga Lebaran tetap pakai baju baru, beli baju baru supaya walaupun Zoom nanti pakai baju baru sehingga muncul aktivitas di masyarakat bisa terjadi,” kata Sri Mulyani. 

Untuk menyukseskan program belanja ini, lanjut dia, pemerintah sudah menyiapkan berbagai kebijakan seperti menyiapkan program Hari Belanja Nasional (Harbolnas) jelang Lebaran yang ongkos kirimnya disubsidi pemerintah.

Dengan program itu, masyarakat tetap  bisa belanja tanpa khawatir dengan penyebaran Covid-19. Meski tidak mudik, masyarakat masih tetap bisa bersilaturahmi dengan saling mengirimkan hadiah. 

“Walaupun tidak ketemu tapi kita masih bisa mengirimkan bingkisan kepada yang Anda sayangi di tempat asal kita dan sekarang dengan berbagai macam teknologi digital itu memungkinkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan, program Harbolnas akan bekerja sama dengan e-commerce untuk bisa mengirimkan barang sampai tujuan.

“Meskipun tidak mudik tapi bisa mengirimkan bingkisan dan nanti platform akan bekerja sama untuk mengirimkan kiriman atau bingkisan sehingga bisa sampai di kerabat keluarga, teman sebelum hari Lebaran,” imbuhnya.

 

Usulan Sri Mulyani itu jadi obrolan hangat di jagat Twitter. Macam-macam komentarnya. Ada yang setuju ada yang mengritik. Dalang nyentrik Sudjiwo Tedjo menilai usulan Sri Mulyani ini jempolan untuk membangun spirit kebangsaan.

“Setuju Bu Sri Mulyani. Tetap beli baju baru buat Lebaran tapi nggak boleh mudik. Ini bagus buat latihan tak pamer baju baru di kampung. Berbaju baru tapi hanya di kamar sendiri di rantau. Ini meditasi tingkat tinggi,” cuit @sudjiwotedjo

Tapi banyak juga yang menyindir. “Duitnya dari mana,” kicau @PresidenKopi. Akun @Cahyono_100 menilai usulan Sri Mulyani itu bagus untuk direalisasikan. “Saya mau dong bu dibelanjain,” ujarnya. “Alhamdulillaah masih bisa makan. Gak kepikir baju Lebaran,” tambahnya. 

Akun @Resty7321 heran dengan kebijakan ini. Pemerintah dianggap hanya mau enaknya saja. Mudik nggak boleh tapi disuruh belanja. 

Menurut @Anak_Pribum1 hidup rakyat saat ini lagi dihimpit banyak masalah. Untuk belanja kehidupan sehari-hari aja untuk di dapur, rakyat sudah kesulitan, akibat dampak Covid. Rakyat di suruh belanja pakaian… Mana duitnya ??” ujarnya. 

Akun @JacksQuevara malah menganggap usulan Sri Mulyani itu ngejek. “Sampean enak bu gaji gede bonus gede, lah kita,” ujarnya. “Lagi cekak begini disuruh belanja. Jeng jeng..,” ujar  @nyoiyekan. “Lagi nggak ada duit Bu…tahun ini gak beli baju lebaran,” ujar @DsSupriyady.

Senada disampaikan akun @FaruqAbaz. Kata dia, bagaimana mau belanja untuk lebaran, harga karet anjlok, harga gabah juga turun. “Piye jeng…? Mbok pakai nurani gitu loh…,” sindirnya.  “Jangan bercanda bu. Bisa beli beras saja Alhamdulillah,” timpal @blengger

Akun @Dogelkarya82 heran dengan berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah. Pemerintah ngemis ke rakyat agar belanja. Begitu terus narasinya untuk kegiatan ekonomi. “Tapi bagaimana meningkatkan daya beli masyarakat tidak dipikirkan serius. TKA membanjiri Tanah air dibela dgn bermacam alesan,” ungkapnya. [BCG]

]]> .
Menteri Keuangan Sri Mulyani punya cara jitu mendongkrak perekonomian yang lagi lesu karena pandemi. Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu minta rakyat tetap beli baju saat Lebaran nanti, meski mudiknya tetap dilarang. Namun, warganet menganggap usulan itu sebagai guyonan. Lha wong rakyat lagi susah, jangankan buat beli baju, untuk kebutuhan sehari-hari aja pas-pasan.

Hal itu disampaikan Sri Mulyani saat menyampaikan keterangan pers APBN Kita, Kamis lalu. Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani meminta masyarakat tetap menyambut Lebaran dengan penuh suka cita. Jangan lupa, kata dia, kegiatan belanja menjelang Lebaran seperti membeli baju baru harus tetap berjalan. Tujuannya agar kegiatan ekonomi tetap berjalan.

“Ada bagusnya juga Lebaran tetap pakai baju baru, beli baju baru supaya walaupun Zoom nanti pakai baju baru sehingga muncul aktivitas di masyarakat bisa terjadi,” kata Sri Mulyani. 

Untuk menyukseskan program belanja ini, lanjut dia, pemerintah sudah menyiapkan berbagai kebijakan seperti menyiapkan program Hari Belanja Nasional (Harbolnas) jelang Lebaran yang ongkos kirimnya disubsidi pemerintah.

Dengan program itu, masyarakat tetap  bisa belanja tanpa khawatir dengan penyebaran Covid-19. Meski tidak mudik, masyarakat masih tetap bisa bersilaturahmi dengan saling mengirimkan hadiah. 

“Walaupun tidak ketemu tapi kita masih bisa mengirimkan bingkisan kepada yang Anda sayangi di tempat asal kita dan sekarang dengan berbagai macam teknologi digital itu memungkinkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan, program Harbolnas akan bekerja sama dengan e-commerce untuk bisa mengirimkan barang sampai tujuan.

“Meskipun tidak mudik tapi bisa mengirimkan bingkisan dan nanti platform akan bekerja sama untuk mengirimkan kiriman atau bingkisan sehingga bisa sampai di kerabat keluarga, teman sebelum hari Lebaran,” imbuhnya.

 

Usulan Sri Mulyani itu jadi obrolan hangat di jagat Twitter. Macam-macam komentarnya. Ada yang setuju ada yang mengritik. Dalang nyentrik Sudjiwo Tedjo menilai usulan Sri Mulyani ini jempolan untuk membangun spirit kebangsaan.

“Setuju Bu Sri Mulyani. Tetap beli baju baru buat Lebaran tapi nggak boleh mudik. Ini bagus buat latihan tak pamer baju baru di kampung. Berbaju baru tapi hanya di kamar sendiri di rantau. Ini meditasi tingkat tinggi,” cuit @sudjiwotedjo. 

Tapi banyak juga yang menyindir. “Duitnya dari mana,” kicau @PresidenKopi. Akun @Cahyono_100 menilai usulan Sri Mulyani itu bagus untuk direalisasikan. “Saya mau dong bu dibelanjain,” ujarnya. “Alhamdulillaah masih bisa makan. Gak kepikir baju Lebaran,” tambahnya. 

Akun @Resty7321 heran dengan kebijakan ini. Pemerintah dianggap hanya mau enaknya saja. Mudik nggak boleh tapi disuruh belanja. 

Menurut @Anak_Pribum1 hidup rakyat saat ini lagi dihimpit banyak masalah. Untuk belanja kehidupan sehari-hari aja untuk di dapur, rakyat sudah kesulitan, akibat dampak Covid. Rakyat di suruh belanja pakaian… Mana duitnya ??” ujarnya. 

Akun @JacksQuevara malah menganggap usulan Sri Mulyani itu ngejek. “Sampean enak bu gaji gede bonus gede, lah kita,” ujarnya. “Lagi cekak begini disuruh belanja. Jeng jeng..,” ujar  @nyoiyekan. “Lagi nggak ada duit Bu…tahun ini gak beli baju lebaran,” ujar @DsSupriyady.

Senada disampaikan akun @FaruqAbaz. Kata dia, bagaimana mau belanja untuk lebaran, harga karet anjlok, harga gabah juga turun. “Piye jeng…? Mbok pakai nurani gitu loh…,” sindirnya.  “Jangan bercanda bu. Bisa beli beras saja Alhamdulillah,” timpal @blengger. 

Akun @Dogelkarya82 heran dengan berbagai kebijakan yang dilakukan pemerintah. Pemerintah ngemis ke rakyat agar belanja. Begitu terus narasinya untuk kegiatan ekonomi. “Tapi bagaimana meningkatkan daya beli masyarakat tidak dipikirkan serius. TKA membanjiri Tanah air dibela dgn bermacam alesan,” ungkapnya. [BCG]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories