Mesin Partai Golkar Belum Bergerak Airlangga Capres 2024 Unggulan Nomor Wahid .

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar, Maman Abdurrahman menyambut baik hasil survei Kedai Kopi. Isinya menyebutkan, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di urutan pertama sebagai calon presiden (capres) 2024 potensial dari tokoh partai politik.

“Saya sebagai Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu) menegaskan, mesin partai sampai saat ini belum bekerja sama sekali (sosialiasi capres),” ujar Maman, saat bediskusi di acara rilis survei Kedai Kopi bertajuk “Peluncuran Hasil Survei Calon Pemimpin 2024: Banjir Tokoh Menuju 2024”, secara daring, kemarin.

Anggota Komisi VII DPR ini mengatakan, partainya saat ini sedang fokus melakukan konsolidasi struktur organisasi dari tingkat pusat sampai kecamatan. Soal jagoan Partai Golkar di Pilpres 2024, Maman menerangkan, sesuai hasil Musyawarah Nasional (Munas) hingga Rapat Kerja Nasional (Rakernas) disepakati akan mengusung Airlangga sebagai Capres dari Golkar.

Dikatakan, mesin partai Golkar belum bergerak untuk Pilpres 2024 karena, Airlangga saat ini sedang fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, dan menjadi garda depan membantu pemerintah melawan pandemi Covid-19.

Maman yakin, momentum ekonomi pascapandemi akan menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap kinerja partainya untuk negara. Jika ekonomi membaik, tentunya nama Airlangga pun membaik. Karena berperan membantu perekonomian negara. “Melorot atau tidak ekonomi, itu momentum kami. Bagaimana menerjemahkannya saja kepada masyarakat,” ucapnya.

Menurut Maman, tidak menutup kemungkinan Golkar akan bergabung dengan partai politik lain, termasuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang saat ini berperan sebagai oposisi pemerintah. Bagi Golkar, semua partai memiliki visi yang sama, yaitu membangun Indonesia.

Politisi PKS, Ledia Hanifa Amaliah juga mengapresiasi survei ini. Pasalnya, Kedai Kopi membagi banyak kriteria calon presiden. Termasuk tokoh capres oposisi. Bahkan, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera masuk di posisi kelima dengan elektabilitas sebesar 11,6 persen.

Meski begitu, Ledia mengatakan, PKS memiliki cara kerja sendiri untuk menentukan capres di Pilpres 2024, yaitu diputuskan melalui Majelis Syuro PKS. Soal capres, Ledia mengatakan, partainya juga memiliki banyak stok nama top yang bisa dipilih. Misalnya, Sohibul Iman hingga Ahmad Syaikhu. “Ini challenging kita, memberi ruang besar tokoh kita. Agar lebih dikenali masyarakat,” ujarnya.

Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menye butkan, Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mendapat elektabilitas tertinggi dengan angka 17,6 persen sebagai tokoh partai politik yang cocok menjadi Presiden 2024.

Di urutan kedua, muncul nama Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan persentase 15,6 persen. Kemudian diikuti Sandiaga Uno dengan angka 13,7 persen. Selanjutnya, ada nama politisi PDIP, Puan Maharani dan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar masing-masing dengan angka 9,6 persen.

Kemudian, ada Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan angka 9,0 persen. Nama lainnya yang muncul adalah Presiden PKS Ahmad Syaikhu 8,3 persen.

Survei ini, dilakukan kepada 1.260 responden yang tersebar di 34 provinsi Indonesia pada 29 Maret hingga 4 April 2021. Mayoritas responden berusia 25 sampai 40 tahun, serta memiliki pendidikan tamatan SLTA sederajat. Survei dilakukan dengan metode wawancara via telepon.  [BSH]

]]> .
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar, Maman Abdurrahman menyambut baik hasil survei Kedai Kopi. Isinya menyebutkan, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di urutan pertama sebagai calon presiden (capres) 2024 potensial dari tokoh partai politik.

“Saya sebagai Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu) menegaskan, mesin partai sampai saat ini belum bekerja sama sekali (sosialiasi capres),” ujar Maman, saat bediskusi di acara rilis survei Kedai Kopi bertajuk “Peluncuran Hasil Survei Calon Pemimpin 2024: Banjir Tokoh Menuju 2024”, secara daring, kemarin.

Anggota Komisi VII DPR ini mengatakan, partainya saat ini sedang fokus melakukan konsolidasi struktur organisasi dari tingkat pusat sampai kecamatan. Soal jagoan Partai Golkar di Pilpres 2024, Maman menerangkan, sesuai hasil Musyawarah Nasional (Munas) hingga Rapat Kerja Nasional (Rakernas) disepakati akan mengusung Airlangga sebagai Capres dari Golkar.

Dikatakan, mesin partai Golkar belum bergerak untuk Pilpres 2024 karena, Airlangga saat ini sedang fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, dan menjadi garda depan membantu pemerintah melawan pandemi Covid-19.

Maman yakin, momentum ekonomi pascapandemi akan menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap kinerja partainya untuk negara. Jika ekonomi membaik, tentunya nama Airlangga pun membaik. Karena berperan membantu perekonomian negara. “Melorot atau tidak ekonomi, itu momentum kami. Bagaimana menerjemahkannya saja kepada masyarakat,” ucapnya.

Menurut Maman, tidak menutup kemungkinan Golkar akan bergabung dengan partai politik lain, termasuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang saat ini berperan sebagai oposisi pemerintah. Bagi Golkar, semua partai memiliki visi yang sama, yaitu membangun Indonesia.

Politisi PKS, Ledia Hanifa Amaliah juga mengapresiasi survei ini. Pasalnya, Kedai Kopi membagi banyak kriteria calon presiden. Termasuk tokoh capres oposisi. Bahkan, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera masuk di posisi kelima dengan elektabilitas sebesar 11,6 persen.

Meski begitu, Ledia mengatakan, PKS memiliki cara kerja sendiri untuk menentukan capres di Pilpres 2024, yaitu diputuskan melalui Majelis Syuro PKS. Soal capres, Ledia mengatakan, partainya juga memiliki banyak stok nama top yang bisa dipilih. Misalnya, Sohibul Iman hingga Ahmad Syaikhu. “Ini challenging kita, memberi ruang besar tokoh kita. Agar lebih dikenali masyarakat,” ujarnya.

Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menye butkan, Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mendapat elektabilitas tertinggi dengan angka 17,6 persen sebagai tokoh partai politik yang cocok menjadi Presiden 2024.

Di urutan kedua, muncul nama Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan persentase 15,6 persen. Kemudian diikuti Sandiaga Uno dengan angka 13,7 persen. Selanjutnya, ada nama politisi PDIP, Puan Maharani dan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar masing-masing dengan angka 9,6 persen.

Kemudian, ada Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan angka 9,0 persen. Nama lainnya yang muncul adalah Presiden PKS Ahmad Syaikhu 8,3 persen.

Survei ini, dilakukan kepada 1.260 responden yang tersebar di 34 provinsi Indonesia pada 29 Maret hingga 4 April 2021. Mayoritas responden berusia 25 sampai 40 tahun, serta memiliki pendidikan tamatan SLTA sederajat. Survei dilakukan dengan metode wawancara via telepon.  [BSH]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories