Menteri Yaqut: Ansor dan Banser Tak Akan Tumbang Meski Di-Bully

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kepada seluruh kader Ansor dan Banser di Indonesia untuk memiliki cita-cita besar demi kejayaan dan masa depan Indonesia.

Hal ini ditegaskan Gus Yaqut, panggilan akrabnya saat menghadiri pelantikan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Sumatera Utara Adlin Tambunan dan pengurus masa khidmat 2019-2023.

“Kepada seluruh kader Ansor di mana pun kalian berada, kalian harus selalu memiliki cita-cita besar, tidak boleh ada kader yang tidak memiliki cita-cita.  Apakah itu cita-cita ingin melihat Indonesia jaya, maju dan cita-cita besar lainnya,” tegas Menag di hadapan ribuan kader Ansor dan Banser se Sumatera Utara di Gedung Serbaguna Institut Teknologi Del (IT DEL)  Laguboti, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, Jumat (19/8). 

Dikatakan Gus Yaqut, kader Ansor dan Banser harus berjiwa besar dan tidak boleh pengecut, harus berani mengorbankan apa pun.  

“Kader tidak boleh serakah. Kader yang berjiwa besar itu pasti tidak serakah dan suka berbagi,”  sambungnya. 

Panglima tertinggi Banser ini juga mengimbau kepada seluruh kader Ansor dan Banser untuk tidak mudah sakit hati meski di-bully. 

“Kader Ansor dan Banser itu tidak mudah sakit hati. Ansor dan Banser tidak akan pernah tumbang meski di-bully  dan tidak terbang bila dipuji. Teruslah menjaga rumah ibadah karena itu adalah menjaga Indonesia.  Kalau ada yang mem-bully maafkanlah mereka atas ketidaktahuannya,” pesan Gus Yaqut. 

Pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Utara Masa periode 2019- 2023 mengusung tema ‘Moderasi Beragama Membangun Peradaban dan Kekuatan Bangsa’.

Pelantikan PW Ansor Sumut dilakukan oleh Sekjen PP GP Ansor, Abdul Rohman disaksikan Ketua Umum GP, Ansor Yaqut Cholil Qoumas, pengurus PP Ansor dan undangan yang hadir.

Gus Yaqut juga mengingatkan, kepada pengurus yang dilantik, termasuk PW Ansor di Indonesia untuk melayani dan membesarkan organisasi. 

“Ingat kalian adalah pengurus dan pengurus adalah mengurusi kader kader dan anggota. Jangan dibalik kader mengurus pengurus,” pesan Yaqut. 

“Gambaran NU masa depan adalah gambaran Ansor hari ini. Jika Ansor tidak benar saya jamin NU ke depan tidak benar. Sebagai kader Nahdlatul Ulama,  Ansor dan Banser harus on the track.  Karena NU sejak lahir diniatkan untuk kemerdekaan dan kejayaan Indonesia,”tandasnya.■
 

]]> Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kepada seluruh kader Ansor dan Banser di Indonesia untuk memiliki cita-cita besar demi kejayaan dan masa depan Indonesia.

Hal ini ditegaskan Gus Yaqut, panggilan akrabnya saat menghadiri pelantikan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Sumatera Utara Adlin Tambunan dan pengurus masa khidmat 2019-2023.

“Kepada seluruh kader Ansor di mana pun kalian berada, kalian harus selalu memiliki cita-cita besar, tidak boleh ada kader yang tidak memiliki cita-cita.  Apakah itu cita-cita ingin melihat Indonesia jaya, maju dan cita-cita besar lainnya,” tegas Menag di hadapan ribuan kader Ansor dan Banser se Sumatera Utara di Gedung Serbaguna Institut Teknologi Del (IT DEL)  Laguboti, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, Jumat (19/8). 

Dikatakan Gus Yaqut, kader Ansor dan Banser harus berjiwa besar dan tidak boleh pengecut, harus berani mengorbankan apa pun.  

“Kader tidak boleh serakah. Kader yang berjiwa besar itu pasti tidak serakah dan suka berbagi,”  sambungnya. 

Panglima tertinggi Banser ini juga mengimbau kepada seluruh kader Ansor dan Banser untuk tidak mudah sakit hati meski di-bully. 

“Kader Ansor dan Banser itu tidak mudah sakit hati. Ansor dan Banser tidak akan pernah tumbang meski di-bully  dan tidak terbang bila dipuji. Teruslah menjaga rumah ibadah karena itu adalah menjaga Indonesia.  Kalau ada yang mem-bully maafkanlah mereka atas ketidaktahuannya,” pesan Gus Yaqut. 

Pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Utara Masa periode 2019- 2023 mengusung tema ‘Moderasi Beragama Membangun Peradaban dan Kekuatan Bangsa’.

Pelantikan PW Ansor Sumut dilakukan oleh Sekjen PP GP Ansor, Abdul Rohman disaksikan Ketua Umum GP, Ansor Yaqut Cholil Qoumas, pengurus PP Ansor dan undangan yang hadir.

Gus Yaqut juga mengingatkan, kepada pengurus yang dilantik, termasuk PW Ansor di Indonesia untuk melayani dan membesarkan organisasi. 

“Ingat kalian adalah pengurus dan pengurus adalah mengurusi kader kader dan anggota. Jangan dibalik kader mengurus pengurus,” pesan Yaqut. 

“Gambaran NU masa depan adalah gambaran Ansor hari ini. Jika Ansor tidak benar saya jamin NU ke depan tidak benar. Sebagai kader Nahdlatul Ulama,  Ansor dan Banser harus on the track.  Karena NU sejak lahir diniatkan untuk kemerdekaan dan kejayaan Indonesia,”tandasnya.■
 
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories