Menteri Sandi Garap Potensi Parekraf Di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini .

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Memperekraf) Sandiaga Uno berkomitmen menggeliatkan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga. Salah satunya di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, di perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini.

Sandi mengatakan, geliat parekraf di pos lintas batas negara ini membawa berkah bagi produk-produk ekonomi kreatif dari Indonesia dibeli oleh masyarakat Papua Nugini.

“Ada pertumbuhan ekonomi di pos lintas batas negara. Terasa sekali geliat ekonomi di kawasan perbatasan yang membawa keuntungan bagi masyarakat kita yang ada di sana,” ujar Sandi dalam keterangannya, Jumat (9/7).

Selain perputaran ekonomi dari sektor ekonomi kreatif, desa-desa di sekitar perbatasan juga memiliki potensi luar biasa untuk dikunjungan wisatawan mancaneara. Desa-desa ini menjadi etalase Indonesia di mata negara tetangga.

“Saya sudah mendengar kabar desa-desa dengan pemandangan indah yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata dan juga memiliki produk ekonomi kreatif yang sangat menarik,” ungkap mantan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta itu.

Karenanya, Sandi menyatakan, pihaknya berkomitmen menggarap potensi parekraf di wilayah perbatasan. Salah satunya dengan melibatkan generasi milenial agar mereka lebih mengetahui NKRI secara utuh.

“Kita akan optimalkan potensinya untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menghadirkan kesejahteraan untuk masyarakat sekitar,” beber Sandi yang kini juga dijuluki Mas Menteri itu. [UMM]

]]> .
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Memperekraf) Sandiaga Uno berkomitmen menggeliatkan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga. Salah satunya di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, di perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini.

Sandi mengatakan, geliat parekraf di pos lintas batas negara ini membawa berkah bagi produk-produk ekonomi kreatif dari Indonesia dibeli oleh masyarakat Papua Nugini.

“Ada pertumbuhan ekonomi di pos lintas batas negara. Terasa sekali geliat ekonomi di kawasan perbatasan yang membawa keuntungan bagi masyarakat kita yang ada di sana,” ujar Sandi dalam keterangannya, Jumat (9/7).

Selain perputaran ekonomi dari sektor ekonomi kreatif, desa-desa di sekitar perbatasan juga memiliki potensi luar biasa untuk dikunjungan wisatawan mancaneara. Desa-desa ini menjadi etalase Indonesia di mata negara tetangga.

“Saya sudah mendengar kabar desa-desa dengan pemandangan indah yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata dan juga memiliki produk ekonomi kreatif yang sangat menarik,” ungkap mantan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta itu.

Karenanya, Sandi menyatakan, pihaknya berkomitmen menggarap potensi parekraf di wilayah perbatasan. Salah satunya dengan melibatkan generasi milenial agar mereka lebih mengetahui NKRI secara utuh.

“Kita akan optimalkan potensinya untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menghadirkan kesejahteraan untuk masyarakat sekitar,” beber Sandi yang kini juga dijuluki Mas Menteri itu. [UMM]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories