Mentan Targetkan Cetak 2,5 Juta Petani Milenial .

Covid-19 telah berdampak tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga berdampak terhadap ketahanan ekonomi nasional. Untuk itu, Indonesia harus memiliki cadangan pangan yang memadai.

“Bicara ketahanan pangan adalah bicara kekuatan negara dan bangsa,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat berbincang pada “Ngobrol Bareng Gus Miftah” di iNews, Jumat (12/2).

Syahrul mengatakan, negara akan bermasalah apabila ketahanan pangannya bermasalah. “Kekuatan apapun yang kita miliki tidak bisa menjaga negara dengan baik kalau ketahanan pangan kita bersoal,” lanjut Syahrul.

Gubernur Sulawesi Selatan periode 2008-2018 ini meyakinkan bahwa ketersediaan 11 komoditi pangan bisa mencukupi kebutuhan di bulan Ramadhan nanti. 

“Beras, daging, telur, ayam semua aman, yang akan busuk karena cuaca kemungkinan bawang dan cabai. Kami akan antisipasi,” ujarnya.

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan sebanyak 2,5 juta petani milenial lahir dalam lima tahun ke depan. Hal ini guna mewujudkan pembangunan pertanian melalui regenerasi petani yang kini didominasi generasi usia tua. 

Akankah pertanian di Indonesia akan bangkit? Syahrul optimistis dengan ancang-ancang yang digelar pihaknya. 

Kepada Syahrul, Gus Miftah juga menyampaikan pesan. “Menanamlah maka engkau akan menyelamatkan kehidupan. Petani hanya khawatir selama musim hujan, tapi orang kota khawatir sepanjang hidupnya,” ujar pengasuh dan pendiri Pondok Pesantren Ora Aji, Yogyakarta ini. [DIT]

]]> .
Covid-19 telah berdampak tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga berdampak terhadap ketahanan ekonomi nasional. Untuk itu, Indonesia harus memiliki cadangan pangan yang memadai.

“Bicara ketahanan pangan adalah bicara kekuatan negara dan bangsa,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat berbincang pada “Ngobrol Bareng Gus Miftah” di iNews, Jumat (12/2).

Syahrul mengatakan, negara akan bermasalah apabila ketahanan pangannya bermasalah. “Kekuatan apapun yang kita miliki tidak bisa menjaga negara dengan baik kalau ketahanan pangan kita bersoal,” lanjut Syahrul.

Gubernur Sulawesi Selatan periode 2008-2018 ini meyakinkan bahwa ketersediaan 11 komoditi pangan bisa mencukupi kebutuhan di bulan Ramadhan nanti. 

“Beras, daging, telur, ayam semua aman, yang akan busuk karena cuaca kemungkinan bawang dan cabai. Kami akan antisipasi,” ujarnya.

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan sebanyak 2,5 juta petani milenial lahir dalam lima tahun ke depan. Hal ini guna mewujudkan pembangunan pertanian melalui regenerasi petani yang kini didominasi generasi usia tua. 

Akankah pertanian di Indonesia akan bangkit? Syahrul optimistis dengan ancang-ancang yang digelar pihaknya. 

Kepada Syahrul, Gus Miftah juga menyampaikan pesan. “Menanamlah maka engkau akan menyelamatkan kehidupan. Petani hanya khawatir selama musim hujan, tapi orang kota khawatir sepanjang hidupnya,” ujar pengasuh dan pendiri Pondok Pesantren Ora Aji, Yogyakarta ini. [DIT]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories